Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

DUKUNGAN KESEHATAN JIWA DAN PSIKOSOSIAL DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA KADER KESEHATAN DAN MASYARAKAT MELALUI ZOOM MEETING Tanti Suryawantie; Iin Patimah; Santi; Desti; Siti Rahmalia; Fitriana, Fitriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/ddk.v2i01.44

Abstract

Health cadres are members of the community whose role is to assist health workers in health services. For the case of the Covid-19 pandemic, especially health cadres who are needed to assist the community in handling mental and psychosocial health in the community. In addition to health cadres, the general public also plays a role in helping cadres and health workers to improve the mental health of the community. One of the efforts is to increase knowledge through health counseling about mental health during the COVID-19 pandemic. Health counseling was carried out boldly in their respective homes with zoom media on July 18, 2021. There were 24 participants who took part in the health education, consisting of 14 health cadres and 10 the general public. Beforethe counseling was carried out, pre-test and post-test were carried out by distributing questionnaires on google forms to participants to determine the level of knowledge of the participants about the material to be and after being delivered. This community service activity succeeded in increasing the knowledge of health cadres and the community about psychosocial mental health support with the value of good knowledge being 36% from 18%, and knowledge being 64% from 45%. After this community service is held, it is hoped that the participants can become promoters in mental health efforts in the community during the Covid-19 pandemic so that they can remain mentally healthy in dealing with all the problems that occur during this COVID-19 pandemic.
Analisis finansial kue tradisional aceh di Desa Cot Batee Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen (Studi Kasus: UD. Bungong Jaroe) rahmalia, siti; Elfiana, Elfiana; Hakim, Syahirman
Jurnal Sains Pertanian Vol. 7 No. 1: February 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v7i1.1763

Abstract

Provinsi Aceh merupakan salah satu Provinsi penghasil berbagai jenis kue tradisional. Dari berbagai jenis makanan tradisional tersebut, diantaranya adalah kue karah, kipang beras, kembang loyang, kue sepit, dan kue tradisonal lainnya. Salah satu daerah yang memproduksi kue tradisional di Kabupaten Bireuen adalah Kecamatan Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; 1) Kondisi finansial pada usaha kue tradisional di Desa Cot Batee Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen, 2) Kelayakan usaha kue tradisional di Desa Cot Batee Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen. Data yang dikumpulkan di lapangan dan ditabulasikan kemudian dipindahkan ke dalam bentuk tabel berdasarkan kebutuhan analisis. Metode pengujian dapat dilakukan menggunakan : Pendapatan, Biaya, NPV, IRR, PBP, dan Net B/C Rasio. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan, maka di peroleh kesimpulan dari hasil perhitungan analisis kelayakan financial Usaha Kue Tradisional Aceh di Desa Cot Batee Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen menunjukkan bahwa nilai NPV sebesar Rp.115.610.984, Net B/C sebesar 2,39, IRR sebesar 83,2% dan PBP tercapai setelah Usaha Kue Tradisional dijalankan selama 1 Tahun 11 Bulan 26 hari. Sementara itu, perhitungan Profitabiliy ratio (PR) menunjukkan angka sebesar 1,39 sedangkan pehitungan Gross benefit cost ratio (Gross B/C) menunjukkan angka 1,024. Keseluruhan perhitungan tersebut menunjukkan bahwa usaha kue Tradisional Aceh di Desa Cot Batee Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen layak dijalankan
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Alat Pelindung Diri (APD) Oleh Tenaga Kesehatan dan Keluarga Pasien Dalam Tatalaksana Pasien Tb Di Rumah Sakit: Literature Review Fitriyanti, Desi; Herniza, Herniza; Rahmalia, Siti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51614

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan yang cukup besar di rumah sakit, terutama bagi tenaga kesehatan dan keluarga pasien yang sering berinteraksi dengan penderita. Salah satu cara penting untuk mencegah penularan penyakit ini adalah dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Namun, tingkat kepatuhan dalam penggunaan APD masih berbeda-beda antara satu individu dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai faktor yang memengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan dan keluarga pasien dalam menggunakan APD selama perawatan pasien TB di rumah sakit. Kajian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan naratif berdasarkan tujuh artikel yang terbit antara tahun 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, ketersediaan APD, budaya keselamatan di rumah sakit, dan dukungan keluarga. Beberapa hambatan yang sering muncul antara lain keterbatasan fasilitas, ketidaknyamanan saat memakai APD, dan adanya stigma terhadap TB. Untuk meningkatkan kepatuhan, perlu dilakukan edukasi yang berkelanjutan, pengawasan yang konsisten, serta pembentukan budaya keselamatan di tempat kerja. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan dalam penggunaan APD merupakan langkah penting untuk mencegah penularan TB di rumah sakit. Kata kunci: kepatuhan, alat pelindung diri, tenaga kesehatan, keluarga pasien, tuberkulosis