Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Binamulia Hukum

Penyelesaian Sengketa Batas Laut Antara Indonesia dan Malaysia Dalam Perspektif Hukum Internasional Ummi Yusnita
Binamulia Hukum Vol. 7 No. 1 (2018): Binamulia Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37893/jbh.v7i1.317

Abstract

Penulisan penelitian ini dilatarbelakangi terjadinya sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia dan masih banyak potensi kemungkinan timbulnya sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini mengkaji penyebab munculnya permasalahan dalam penentuan delimitasi laut antara Indonesia dan Malaysia, dan alternatif penyelesaian sengketa yang paling tepat digunakan dalam penyelesaian sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu dengan melakukan studi kepustakaan. Pendekatan masalah dilakukan secara yuridis normatif untuk mengetahui bagaimana peraturan-peraturan secara normatif mengenai hukum laut Internasional, terutama yang berkaitan dengan masalah perbatasan (delimitasi) laut antar negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan dalam penentuan delimitasi adalah adanya perbedaan konsep dalam penentuan batas laut antara Indonesia dan Malaysia, inkonsistensi Malaysia terhadap aturan KHL 1982, dan kurangnya perhatian Pemerintah Indonesia terhadap laut dan pulau-pulau kecil khususnya yang terletak pada wilayah perbatasan. Penyelesaian sengketa yang dianggap tepat dalam sengketa batas laut antara Indonesia dan Malaysia adalah negosiasi dan jika melalui negosiasi tidak berhasil, maka langkah selanjutnya adalah dengan membawa sengketa tersebut ke Mahkamah Hukum Laut Internasional.
Prisoner Exchange in the Russian-Ukraine Conflict: A Juridical Analysis Under International Law Kasyfil'Aziz, Muhammad; Yusnita, Ummi
Binamulia Hukum Vol. 13 No. 2 (2024): Binamulia Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37893/jbh.v13i2.938

Abstract

The background of this research is rooted in the ongoing conflict between Russia and Ukraine, which has resulted in significant casualties on both sides, affecting both military personnel and civilians. The conflict has also led to the capture of numerous prisoners of war by each side. Given these circumstances, the potential for a prisoner exchange agreement between the two nations has become increasingly relevant. This research analyzes the principles of international law governing prisoner exchanges during active conflicts. Employing normative legal research methods, this study reviews the application of various international laws and conventions, specifically focusing on the Geneva Conventions of 1949. The findings of this research suggest that while the Geneva Conventions’ provisions on prisoner exchange remain applicable, their implementation in the current conflict is hindered by a lack of trust between the two countries. This distrust may necessitate reliance on extradition frameworks to address humanitarian law violations.