Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MAHASISWA MENGGUNAKAN MODUL TEORI GRAF DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Eliska Juliangkary; Sri Yuliyanti
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.167 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i1.245

Abstract

Masalah yang dihadapi mahasiswa terjadi pada soal-soal pemecahan masalah yang berkaitan antara penerapan matriks dan graf dengan kehidupan sehari-hari. Mahasiswa masih kurang paham bagaimana contoh penggunaan matriks dan graf dalam kehidupan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menerapkan Pembelajaran Berbasis Masalah. Model ini adalah salah satu pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir dan pemecahan masalah adalah pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran ini menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah. Mahasiswa tidak hanya mencatat dan menghafal materi, namun mahasiswa aktif berpikir dan akhirnya dapat membuat kesimpulan. Sehingga dalam proses belajar mengajar peneliti akan menggunakan  Modul Teori Graf dengan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika pada materi Matriks dan Graf di Kelas B Semester VI. Dengan demikian penelitian ini termasuk penelitian deskriptif untuk melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi, yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami dan disimpulkan
PROFIL GURU DITINJAU DARI PERMASALAHAN MATEMATIKA YANG DIKEMBANGKAN: TERMASUK RICH TASKS ATAU BUKAN? Eliska Juliangkary; Baiq Rika Ayu Febrilia
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.656 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i3.500

Abstract

Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk mendeskripsikan profil guru matematika terhadap masalah matematika berbobot (rich rask). Penelitian ini berlokasi di MTs Negeri 2 Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode survei yang diberikan kepada 7 orang guru, di mana 2 diantaranya merupakan guru laki-laki dan lainnya guru perempuan. Ketujuh guru ini aktif dalam kegiatan MGMP Matematika Kota Mataram. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan untuk melihat profil guru MGMP Matematika terhadap masalah matematika berbobot (Rich Task)  selanjutnya digunakan sebagai analisis didaktik. Data diperoleh dari hasil pekerjaan guru pada LKG yang telah disiapkan oleh peneliti yaitu untuk merancang rich task (sebelum guru memperoleh materi tentang  rich task). Profil guru MGMP Matematika Kota Mataram terhadap masalah matematika berbobot (Rich Task) dengan menggunakan indikator berikut: (1) Berangkat dari suatu permasalaha 85,7%. (2) Memberikan dan menyelesaikan masalah, membuat konjektur 85,7%. (3) Bekerja diberbagai level 100%. (4) Memperluas pengetahuan atau mengaplikasikan pengetahuan pada konteks yang baru 57,1%. (5) Menyediakan metode yang berbeda 42,9%. (6) Menawarkan kesempatan untuk memperluas kemampuan/keterampilan pemecahan masalah siswa 42,9%. (7) Memperdalam dan memperluas pengetahuan konten matematika 57,1%. (8) Memiliki potensi untuk mengungkapkan prinsip-prinsip yang mendasari atau membuat hubungan antara beberapa area/subjek pada matematika 57,1%. (9) Menyertakan konteks yang menarik 71,4%. (10) Memberikan kesempatan untuk mengamati orang lain menjadi matematis atau peran matematika dalam pengaturan budaya 57,1%. Dari tujuh permasalahan matematika yang dikembangkan oleh guru hanya ada satu permasalahan matematika yang memenuhi semua indikator rich task
Mapping the Integration of Computational Thinking in Mathematics Education: A Scopus-Based Bibliometric Analysis (2015–2025) Eliska Juliangkary; Suparta, I Nengah; Ardana, I Made; Mahayukti, Gusti Ayu
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2025): J-MPM
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i2.17471

Abstract

This study presents a comprehensive bibliometric analysis of research on Computational Thinking (CT) in mathematics education, based on Scopus-indexed publications from 2015 to 2025. CT—encompassing higher-order cognitive skills such as decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking—has gained increasing relevance in 21st-century mathematics instruction. The study aims to map the development of research in this domain by analyzing seven key aspects: publication trends, author productivity, institutional productivity, journal productivity, international collaboration patterns, co-word relationships, and thematic evolution. A total of 165 English-language journal articles were analyzed using RStudio in conjunction with the Bibliometrix package. The results indicate a rapid annual publication growth rate of 23.11%, reflecting heightened global interest in the topic. Most publications resulted from collaborative research, with notable international partnerships, particularly involving Southeast Asian countries such as Indonesia. Frequently occurring keywords included "computational thinking," "students," and "engineering education," highlighting the emphasis on student-centered and interdisciplinary approaches. The co-word network and thematic mapping revealed strong linkages between CT and STEM education, project-based learning, curriculum development, and educational equity. Digital tools, including Scratch, robotics, and gamified learning platforms, shape the research landscape. However, persistent challenges remain, including limited teacher preparedness and unequal access to resources. This study contributes to educational innovation by illustrating how CT transforms mathematics pedagogy into a more contextual, technology-integrated, and collaborative practice. The findings are intended to inform educators, policymakers, and researchers in advancing curriculum reform and strategic research planning to enhance CT implementation across diverse educational contexts.