Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Role of School Leadership in Parental Involvment in Accelerated Christian Education Curriculum Chandry, Cindy; Tung, Khoe Yao
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.425

Abstract

Peran orang tua juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan anak secara akademis di sekolah. Pada prakteknya, masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa pendidikan anak merupakan tugas sekolah, sehingga salah satu tugas pemimpin sekolah adalah untuk meningkatkan keterlibatan orang tua di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti dampak keterlibatan orang tua pada sekolah XYZ yang menggunakan kurikulum A.C.E, cara pemimpin meningkatkan keterlibatan orang tua, serta tantangan-tantangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif studi kasus dengan melibatkan 12 partisipan dari pemimpin sekolah, guru kelas, dan orang tua. Penelitian menemukan bahwa keterlibatan orang tua memengaruhi karakter siswa yang secara tidak langsung berhubungan dengan pencapaian akademik siswa, dan pemimpin sekolah memegang peranan penting dalam keterlibatan orang tua dengan menyediakan lingkungan yang kondusif dan secara konsisten mengomunikasikan visi pada orang tua. Tantangan dalam keterlibatan orang tua mencakup inisiatif dan kesibukan orang tua, serta keterbatasan pemimpin.
Impact of Servant Leadership, Self-Efficacy and Work Stress on Teachers’ Performance at Christian School Listyani, Laras; Tung, Khoe Yao
Jurnal Paedagogy Vol 11, No 4 (2024): Jurnal Paedagogy (October 2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i4.13021

Abstract

This study aims to analyze the effect of servant leadership, self-efficacy, and work stress on teachers’ performance. Aside from that, the study will also investigate if work stress can mediate the effect of servant leadership and self-efficacy on teachers’ performance. The approach used in this study is a quantitative approach, to confirm relationships between the variables. This is done by using a 36-person sample and a questionnaire modified from a number of other research. Data was collected by giving questionnaires to the teachers of a Christian High School and Middle School in Bandung. Then, the data was processed using Partial Least Square Structural Equation Modelling, by testing the validity and reliability first, and then testing the hypothesis. The result of this research shows that servant leadership has a positive effect on performance, although not significant. Meanwhile, self-efficacy has significant positive effect on performance. Work stress can affect performance negatively, although it wasn’t found to be significant in this study. For the mediation effect, work stress can mediate the positive effect of servant leadership and self-efficacy on performance, but not significantly. So in order to maintain or increase the quality of school, teachers need to have high self-efficacy level, and the school can help with that by mentoring and coaching, or other methods.
Improving Student Self-Leadership Based on Steve Murrell Discipleship Method in the Elementary School in Jakarta Khoe Yao Tung
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i2.307

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kepemimpinan diri siswa. Berdasarkan penerapan metode Steven Murrell untuk mempengaruhi siswa berusia 10-11 tahun untuk meningkatkan karakter, kerohanian, dan mentalitas mereka. Peneliti menemukan pemuridan yang diajarkan Tuhan Yesus mengarah pada proses kepemimpinan seseorang, yaitu proses kepemimpinan diri yang didasari oleh rasa takut akan Tuhan dan menggenapi rencana-Nya dalam kehidupan siswa. Untuk itu, peneliti menggabungkan metode pemuridan yang diterapkan oleh Steve Murrell dalam bukunya Wikichurch yang menerapkan empat nilai (4E) pemuridan, yaitu: Relational (Engage), Spiritual (Establish), Intensional (Equip), Missional (Empowering) dalam proses pembelajaran agama Kristen yang diintegrasikan dengan pelajaran pendidikan karakter sebagai upaya meningkatkan kepemimpinan diri anak sejak dini di Sekolah Dasar di Jakarta. Dalam prosesnya, guru membimbing siswa untuk memahami keputusan-keputusan tentang tindakan siswa yang umumnya dipengaruhi oleh emosi dalam diri mereka. Penelitian ini bersamaan dengan observasi yang disusun dalam refleksi peneliti berdasarkan kejadian-kejadian yang dianggap penting juga diamati berdasarkan dokumen yang terlampir. Setiap siklus dilakukan dengan memikirkan dan merencanakan tindakan selanjutnya yang dianggap penting. Proyek yang diberikan kepada mahasiswa berupa aplikasi nyata dari tugas dan panggilan seorang Kristen dalam beberapa tahapan yang penulis yakini sebagai bagian dari proses kepemimpinan diri. Dalam prosesnya, peneliti memanfaatkan kegagalan sebagai alat batu loncatan untuk guru mengarahkan kepemimpinan diri siswa (Equip, Empowering). Berdasarkan pengamatan peneliti, penerapan metode Steve Murrell telah meningkatkan karakter kepemimpinan diri siswa dalam motivasi belajar, pola perilaku yang lebih baik, dan kedisiplinan.
The Implementation of transformational Leadership and Teacher Work Engagement on Increasing Number of Students: Transformational Leadership, Principal, Teacher Work Engagement, Student Enrollment. Manueke, Jessica Mellyta Lidya; Tung, Khoe Yao
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.905

Abstract

The purpose of this study is to identify and describe the implementation of the roles of principals and teachers in increasing the number of school students in the coming year. Additionally, it aims to provide suggestions and ideas to schools, principals, and teachers on maximizing school promotion to increase the number of elementary school students. This research uses a qualitative study involving 11 participants at School House. Data triangulation was analyzed using coding (Strauss, 1990). The principal has implemented a transformational leadership style effectively in developing the school but has not been consistent due to limited infrastructure and resources, including facilities and teachers. This inconsistency is partly because teacher work engagement has not been the principal's main focus in efforts to increase the number of students at SD School House. The results of the study show that the increase in the number of students in the school is due to the implementation of transformational leadership in school operations.
Peran Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Montessori untuk Membentuk Karakter Murid di Cinnamon Montessori School Jakarta Agustin, Lydia; Tung, Khoe Yao
EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Vol 5, No 2 (2024): Pendidikan Agama Kristen dan Kepemimpinan - Desember 2024
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/edulead.v5i2.238

Abstract

The Montessori curriculum is increasingly developing in Indonesia, particularly addressing early childhood education and kindergarten. The success of the curriculum is significantly influenced by the teaching staff led by the principal. The appropriateness of the principal's leadership model is crucial for the teachers to effectively implement the Montessori curriculum for their students. The aim of this study is to explore the role of transformational leadership of a principal in initiating changes, both in teacher readiness and the ultimate outcome, which is the character formation of students, within the context of teaching and learning activities at Cinnamon Montessori School in Jakarta. The research was conducted qualitatively. Data for this study were obtained through the participation of 11 teachers, 10 parents, and 1 principal, using interview and observation techniques, and data analysis was performed using the coding method (Strauss and Corbin, 1989). The results of the study indicate that the transformational leadership role of the Principal at Cinnamon Montessori School has an impact on the character formation of students, which is acknowledged by the parents.AbstrakKurikulum Montessori semakin berkembang di Indonesia untuk menjawab khususnya pada pendidikan anak usia dini maupun TK. Keberhasilan  Kurikulum tentu diperankan oleh tenaga pengajar yang dipimpin kepala sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan transformasional seorang kepala sekolah dalam menginisiasi perubahan, baik dalam kesiapan guru maupun hasil akhirnya, yaitu pembentukan karakter siswa, dalam konteks kegiatan belajar mengajar di Sekolah Montessori Cinnamon Jakarta. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif. Data untuk penelitian ini diperoleh melalui partisipasi 11 guru, 10 orangtua siswa, dan 1 kepala sekolah, dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan analisis data dilakukan dengan metode coding (Strauss dan Corbin, 1989). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan transformasional yang diemban oleh Kepala Sekolah di Sekolah Montessori Cinnamon memberikan dampak perubahan dalam pembentukan karakter siswa, yang diakui oleh orangtua siswa.
SERVANT LEADERSHIP LEARNING STRATEGY IMPLEMENTATION FOR SPIRITUAL FORMATION OF HIGH SCHOOL STUDENTS AT THE ATHALIA SCHOOL Sanga, Victor Sumua; Khoe Yao Tung
Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 6 No. 1 (2024): Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen (Vol.6, No.1, December 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Moriah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55076/didache.v6i1.217

Abstract

Strong leadership is crucial for success in the 21st century. However, student leadership development has yet to be consistently implemented for all students. Servant leadership is considered the best model for high school students, but research on this model is limited in that context. Previous studies focused on servant leadership's contribution to spirituality but were confined to theological education. Further research is needed to provide servant leadership training in a broader student context. Athalia High School aims to develop servant leaders and requires sufficient data on the impact of servant leadership strategies on students' spiritual formation to realize the school's vision. This qualitative phenomenological study addresses these challenges. Eight students participating in the spiritual formation project within the servant leadership program at Athalia High School were interviewed using purposive sampling. The study reveals that servant leadership learning facilitates students' spiritual formation, with four common themes emerging: self-awareness, meaningful routines, life changes, and challenges in spiritual formation. These findings emphasize the importance of implementing servant leadership principles to foster students' spiritual growth and leadership abilities.   Kepemimpinan kuat merupakan kebutuhan untuk berhasil di abad ke-21. Sayangnya, pengembangan kepemimpinan murid belum dilakukan reguler, untuk semua murid tanpa kecuali. Meski ahli meneguhkan bahwa model kepemimpinan terbaik untuk dikembangkan bagi para murid di sekolah menengah adalah servant leadership, namun penelitian model kepemimpinan ini juga masih sangat kurang di jenjang tersebut. Penelitian servant leadership yang berkontribusi bagi spiritualitas memang pernah dilakukan sebelumnya karena kesadaran akan saling pengaruh positif antara kepemimpinan dan spiritualitas, namun implementasinya masih terbatas pada pendidikan teologi. Penelitian selanjutnya membutuhkan pelatihan servant leadership untuk pendidikan menengah dalam konteks murid yang lebih luas. SMA Athalia membentuk muridnya secara reguler untuk mampu memimpin dengan cara dan prinsip servant leader. Namun SMA Athalia membutuhkan data yang cukup sejauh mana implementasi strategi pembelajaran servant leadership yang diterapkan dapat membangun formasi spiritual murid sehingga dapat mewujudkan visi sekolah. Penelitian kualitatif fenomenologi ini dirancang untuk berkontribusi bagi kendala-kendala di atas. Sumber data penelitian ditentukan dengan purposive sampling yang dihimpun melalui wawancara kepada delapan murid SMA Athalia yang memilih formasi spiritual dalam proyek penerapan karakter servant leadership. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran servant leadership memfasilitasi murid mengalami formasi spiritual. Ada empat tema umum yang dialami: kesadaran diri, rutinitas bermakna, perubahan hidup, dan tantangan formasi spiritual.
THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP AND WORKPLACE SPIRITUALITY ON TEACHER PERFORMANCE WITH WORK MOTIVATION AS A MEDIATOR AT XYZ ELEMENTARY SCHOOL IN KUPANG CITY [PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN SPIRITUALITAS KERJA TERHADAP KINERJA GURU DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI MEDIATOR DI SEKOLAH DASAR DI KOTA KUPANG] Pian, Rutsri Marlinda; Tung, Khoe Yao
Polyglot Vol 21 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v21i1.8627

Abstract

This research is a quantitative study aimed at examining the influence of transformational leadership and workplace spirituality on teacher performance with work motivation as a mediator at XYZ Elementary School in Kupang City. This study involved 35 teachers working at the school, with data collected through an online questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using the statistical method Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), including path analysis and mediation effect testing. The results of the study indicate that 1) there is no positive and significant influence of transformational leadership on teacher performance, 2) there is no positive and significant influence of transformational leadership on work motivation, 3) there is a positive and significant influence of workplace spirituality on teacher performance, 4) there is a positive and significant influence of workplace spirituality on work motivation, 5) there is a positive and significant influence of work motivation on teacher performance, 6) there is no positive and significant influence of transformational leadership on teacher performance mediated by work motivation, and 7) there is no positive and significant influence of workplace spirituality on teacher performance mediated by work motivation. Abstrak bahasa Indonesia Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan mengkaji pengaruh kepemimpinan transformasional dan workplace spirituality terhadap kinerja guru dengan motivasi kerja sebagai mediator di SD XYZ Kota Kupang. Penelitian ini melibatkan 35 guru yang bekerja di sekolah tersebut, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan secara online dan telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), yaitu analisis jalur dan uji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru, 2) tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan transformasional terhadap motivasi kerja, 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan workplace spirituality terhadap kinerja guru, 4) terdapat pengaruh positif dan signifikan workplace spirituality terhadap motivasi kerja, 5) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja guru, 6) tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru yang dimediasi oleh motivasi kerja, dan 7) tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan workplace spirituality terhadap kinerja guru yang dimediasi oleh motivasi kerja.  
Pengaruh Kepemimpinan Gembala, Kecerdasan Emosional dan Perilaku Kerja Inovatif terhadap Keterikatan Kerja Guru di SMA XYZ Manado Indra, Indra; Tung, Khoe Yao
EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Vol 5, No 1 (2024): Christian Education and Christian Leadership (June 2024)
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/edulead.v5i1.195

Abstract

The primary objectives of this study is to acquire an  in-depth comprehension of how shepherd leadership, emotional intelligence, innovative work behavior impact the work engagement of educators within educational institutions.  The study analyze the existing shepherd leadership, emotional intelligence, innovative work behavior and work engagement in order to determine their potential relationship.  The research was conducted on 59 full time teachers at XYZ High School in Manado using quantitative methods with linear regression analysis in data processing.  A survey instrument is employed for data gathering purposes, and the outcomes will be utilized to explore the correlation among the variables. The results indicate a correlation between  emotional intelligence and innovative work behavior with teacher work engagement. However, correlation shepherd leadership between innovative work behavior and work engagement the positive correlation is not as significant.  This indicates that in tzhe research context, the influence of shepherd leadership on teachers' work engagement is constrained.AbstrakTujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang bagaimana kepemimpinan gembala, kecerdasan emosional dan perilaku kerja inovatif mempengaruhi keterlibatan kerja para pendidik dalam lembaga pendidikan. Pada akhirnya, penelitian ini akan mengidentifikasi korelasi antara aspek-aspek tersebut. Studi ini dilakukan terhadap 59 guru penuh waktu di SMA XYZ di Manado dengan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kecerdasan emosional, perilaku kerja inovatif, dan keterlibatan kerja.  Namun, hubungan positif ini tidak terlihat dalam variabel kepemimpinan gembala terhadap perilaku kerja inovatif maupun keterikatan kerja.  Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan gembala tidak berpengaruh terhadap keterlibatan kerja guru. Namun, korelasi kepemimpinan gembala antara perilaku kerja inovatif dan keterlibatan kerja memiliki korelasi positif yang tidak begitu signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa dalam konteks penelitian ini, pengaruh kepemimpinan gembala terhadap keterlibatan kerja guru dibatasi.
Navigating the Symbiotic Relationship between Churches and Parachurch Organizations in Indonesian context Sonata, Valeria; Khoe Yao Tung
Jurnal Apokalupsis Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Apokalupsis
Publisher : STT Internasional Harvest Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52849/apokalupsis.v15i2.184

Abstract

 The presence of parachurch organizations has become an integral aspect of Christian ministry and community development, functioning as complementary entities that support the effectiveness of the church’s mission. However, the relationship between churches and parachurch organizations is not always harmonious, often marked by tensions and misunderstandings. This article explores the dynamics of the church-parachurch relationship by examining themes of synergy, theological challenges, financial management, and professionalism in service delivery. Utilizing a qualitative research methodology with phenomenological and theological approaches, the study investigates three key themes of synergy and tension: Theological Considerations and Financial Management, Professionalism and Collaborative Strategies, and Customer and Human Resource Management. The findings identify critical issues related to governance, funding, and service orientation within parachurch organizations. The study highlights the importance of fostering harmony and professionalism in church-parachurch relationships to enhance the effectiveness and societal impact of ministry in the Indonesian context.
The Role Of Transformational Leadership In Developing Teacher Pedagogic Competence In XYZ School North Jakarta Yosjaya, Briyan; Tung, Khoe Yao
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.7811

Abstract

Kepala sekolah memiliki peran penting untuk terlaksananya sebuah pendidikan yang bermutu dalam sebuah sekolah. Hal ini dikarenakan kepala sekolah menjadi pemimpin tertinggi dan memiliki tangggung jawab dalam kualitas pembelajaran dan perkembangan kompetensi guru di sekolah. Akan tetapi, kondisi tersebut belum terlaksana dengan baik di sekolah XYZ Jakarta Utara. Para guru hanya berfokus kepada pengajaran mereka yang berpusat pada guru dan belum maksimal dalam mengembangkan kompetensi pedagogik mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus. Tempat penelitian di lakukan di Sekolah XYZ Jakarta Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah dalam melakukan sebuah perubahan sangat mereka harapkan. Kepala sekolah beserta segenap pimpinan sekolah perlu mengupayakan peningkatan kompetensi pedagogik guru supaya dapat mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan.