Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PELATIHAN BATIK GAMBIR SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KEARIFAN LOKAL DI DESA MAHOLIDA PAKPAK BHARAT Rahmad Bahagia Siregar; Rimbawati Rimbawati; Zulkifli Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.944-953

Abstract

Desa MAHOLIDA berasal dari singkatan MALUM, OLIH dan MERSADA, merupakan sebuah desa hasil pemekaran pada tanggal 31 Agustus 2005. Desa MAHOLIDA adalah salah satu desa yang berada didaerah Pemerintahan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat. Jumlah penduduk desa MAHOLIDA berdasarkan profil desa tahun 2018 sebesar 807 jiwa. Menurut sumber data BPS tahun 2018 jumlah KK Miskin di Desa MAHOLIDA mencapai 15%. Berdasarkan survei lapangan yang telah dilakukan oleh tim, desa ini memiliki komoditas yang beraneka ragam, seperti: tanaman pangan (padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar), buah-buahan (durian, petai dan jengkol) serta perkebunan (kakao, karet, sawit, gambir dan kopi). Dimana produksi gambir mencapai 9 ton/tahun. Selama ini gambir hanya diolah sacara tradisional untuk di keringkan lalu di jual dengan harga Rp 20.000 – 60.000/kg. Diketahui bahwa gambir dapat digunakan sebagai pewarna kain maupun sutra, hal ini menjadi dasar dilakukannya pengembangan gambir sebagai pewarna alami batik. Setelah program dilaksanakan, dari 20 orang peserta terdapat 15 orang yang memiliki hasil sangat baik, dimana dapat di bagi dalam 3 kategori: 5 orang sangat baik dalam sisi pembuatan pola, 5 orang sangat baik dalam pencantingan dan 5 orang sangat baik dalam pewarnaan. Namun kegiatan ini perlu di tingkatkan lagi durasi penyelengaraannya sehingga hasilnya lebih baik lagi. Dengan berakhirnya program diharapakan desa MAHOLIDA akan tumbuh sebagai pilot project pengembangan kearifan lokal berupa batik dengan bahan pewarna alami dari gambir
PENERAPAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA PADA OBJEK WISATA KAMPUNG SAWAH GUNA MENGURANGI BIAYA PEMBELIAN ENERGI LISTRIK Rimbawati Rimbawati; Zulkifli Siregar; Mohammad Yusri; Muhammad Al Qamari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.145-151

Abstract

This community service program aims to implement a Solar Power Plant (PLTS) to provide electrical energy in tourist areas called rice field tourism, in order to reduce the cost of purchasing electrical energy for managers. Besides, it is also a means of education for visitors to introduce green energy in the future. The design of PLTS is adjusted to the requirements of the load that will be served at the tourist attraction. Before carrying out development, the Team first conducted outreach to local residents to introduce technology in rural areas. After the rotating program for managing tourism objects, in this case BUMDes Johar Mandiri, was given training in the operation, maintenance / maintenance of the solar power generation system, so that after the program it was able to solve the troubleshooting that occurred both in the generation system, control and distribution system. The resulting capacity of the Solar Power Plant in this Sawah Tour is 3500 WP which is used to meet all lighting needs. With this program, managers can reduce costs by Rp. 3,000,000 / month for electricity needs.
PENINGKATAN EKOMONI MASYARAKAT DESA PEMATANG JOHAR MELALUI USAHA BATIK SAWAH Rimbawati Rimbawati; Zulkifli Siregar; Mohammad Yusri; Muhammad Al qamari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.934-943

Abstract

Salah satu daerah lumbung padi di Kabupaten Deli Serdang adalah Desa Pematang Johar. Desa  ini memiliki populasi penduduk 16000 jiwa/4000 KK yang tersebar pada 9 dusun, terletak ± 25 km di sisi timur  Kota Medan. Desa ini sangat strategis mengingat jaraknya yang cukup dekat dengan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. Hasil wawancara dengan Kepala Desa Pematang Johar bapak Sudarman, S.Pd diketahui bahwa luas area persawahan di daerah ini ± 2500 Ha, sehingga mampu menyadiakan pemandangan hamparan sawah sejauh mata memandang. Potensi tersebut menjadi inspirasi dalam pengembangan batik sawah yang digagas oleh seorang wirausaha muda yang sudah menekuni batik selama 8 tahun, namu memiliki keterbatasan peralatan. Berdasarkan hal tersebut, pelaksanaan Program Pengembangan Desa Mitra ini di fokuskan pada pengembangann home industri batik pada 3 dusun di Pematang Johar. Ada 3 hal penting yang dilakukan: 1) melakukan pelatihan untuk pemuala sebanyak 20 orang dan nenengah 30 orang, 2) pemberian peralatan produksi, 3) pendampingan dalam manajemen. Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim bersama mitra terjadi peningkatan produksi sebesar 300 % setelah program dilaksanakan. Walaupun kondisi pandemi, sehingga mampu menambah pendapatan para pembatik dari 1,5 juta/bln menjadi 4-5 juta/bln.
Kajian Penataan Jalur Pedestarian Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan Sebagai Akses Utama Kampus UMSU Zulkifli Siregar
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) / Journal MESIL (Machine Electro Civil) Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Mesil (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v1i1.65

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk membuat suatu kajian terhadap penataan jalur pedestrian di jalan Kapten Muktar Basri Medan secara kualitatif dengan berlandaskan pada teori “urban design” (perancangan kawasan). Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek yang mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi jalur pedestrian pada kawasan jalan Kapten Mukhtar Basri Medan sebagai akses utama menuju kampus UMSU. Melalui penelitian ini dihasilkan suatu konsep penataan jalur pedestrian yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki yang berada di kawasan jalan Kapten Mukhtar Basri Medan ditinjau dari penggunaan dimensi jalur pedestrian, pemilihan jenis material dan kelengkapan elemen street furniture (perabot jalan). Data primer yang dibutuhkan bagi penelitian ini adalah kondisi existing dari jalan Kapten Mukhtar Basri Medan berupa peta tata guna lahan kawasan penelitian, dimensi ruas jalan beserta elemen pendukungnya dan data yang berkenaan dengan jumlah pengguna jalan berdasarkan aktivitasnya. Data existing kawasan penelitian digambarkan dengan menggunakan aplikasi software CAD ke dalam bentuk block plan sehingga dapat menginformasikan fungsi peruntukkan dari masing-masing bangunan yang mempanguruhi aktifitas pengguna jalan di kawasan tersebut. Software CAD juga digunakan untuk menggambarkan potongan jalan Kapten Mukhtar Basri untuk beberapa segmen sehingga dapat menjelaskan data berupa detail, ukuran dan penggunaan jenis material dari penggal jalan. Temuan-temuan dari data primer akan dianalisis dan menghubungkannya dengan data sekunder dari hasil kajian teori perencanaan “urban design” yang relevan, sehingga temuan dan analisa menjadi dasar untuk menentukan konsep penataan jalur pedestrian di jalan Kapten Mukhtar Basri Medan sebagai upaya memberikan kemananan dan kenyamanan bagi pejalan kaki di kawasan tersebut 
Analisis Ruas Jalan Lintas Sumatera Kota Tebing Tinggi Dan Kisaran Sebagai Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Zulkifli Siregar; Irma Dewi
Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil) / Journal MESIL (Machine Electro Civil) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal MESIL (Mesin Elektro Sipil)
Publisher : Cered Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jm.v1i2.88

Abstract

Jalan raya di Indonesia masih tempat yang mematikan bagi pengguna jalan. Negara Indonesia menganggap hampir 92,0% terjadinya kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia, 5,0% faktor kendaraan,  3,0% faktor infrastruktur jalan dan lingkungan. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Lintas Sumatera antara Kota Tebing Tinggi dan Kisaran  dan penentuan titik rawan (black spot) kecelakaan lalu lintas  merupakan bagian dari rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu terdiri dari bagaimana mengetahui faktor-faktor utama yang menyebabkan  terjadinya kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan lintas Sumatera Kota Tebing Tinggi dan Kisaran. Bagaimana mengidentifikasi titik rawan kecelakaan lalu lintas dan mengklasifikasikan panjang ruas jalan yang frekuensi kecelakaan lalu lintasnya cukup tinggi. Metode Uji-t diperoleh beberapa hasil sebagai berikut: faktor pengemudi sebesar 55,3%, faktor kendaraan sebesar 13,3%, faktor jalan sebesar 20,3%, faktor lingkungan sebesar 11%. Dalam hal ini tidak ditemukan perbedaan yang cukup signifikan terhadap jumlah angka kecelakaan dan faktor penyebab kecelakaan pada lokasi yang rawan dengan tipikal kecelakaan sejenis di ruas jalan tersebut. metode APW (Accident Point Weightage) dan Metode Frekuensi maka dalam rentang kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir diperoleh hasil berupa kawasan-kawasan yang menjadi titik rawan (black spot) pada ruas jalan lintas Sumatera antara Kota Tebing Tinggi - Kisaran, Selain itu metode APW juga menghasilkan daerah black site dengan rincian Tingkat keparahan kecelakaan lalu lintas terjadi pada tahun 2014 dengan nilai APW 152,2 ruas (km) 140-146 tepatnya berada pada ruas jalan Desa Sei Balai. Data ini dihasilkan melalui metode APW yang dapat menganalisis dan mengidentifikasi lokasi-lokasi rawan kecelakaan black spot dan black site. Hasil analisa daerah rawan kecelakaan terbesar yang terjadi pada kurun waktu tahun 2014 dengan jumlah kecelakaan sebanyak 34 kasus terjadi di Desa Sei Balai. Dengan metode Frekuensi didapatkan hasil perhitungan adanya lokasi rawan  kecelakaan di daerah tersebut dengan jumlah kecelakaan 10  per lokasi
Pengembangan Budidaya Pepaya Jenis California Untuk Meningkatkan Ekonomi Di Desa Nagori Rabuhit Kabupaten Simalungun Rahmad Syukur Siregar; Sudirman Lubis; Zulkifli Siregar
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v1i1.46

Abstract

Dalam membangun ekenomi masyarakat pada dasarnya bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara menmyeluruh agar lebih baik dari keadaan sebelumnya. Pembangunan masyarakat selalu dikaitkan dengan masalah kemiskinan, yang dialami oleh sebagian masyarakat. Saat ini kemiskinan bukan hanya menjadi masalah Indonesia tapi sudah menjadi masalah dunia. Negara Indonesia identik dengan kemiskinan warga negaranya, namum di dalamnya negara Indonesia menginginkan negaranya ini berkembang dan maju. Masalah kemiskinan di Indonesia ditandai oleh rendahnya mutu kehidupan masyarakat yang ditunjukan oleh indeks pembangunan masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi semakin meningkatnya masyarakat miskin maka, salah satu upaya pemerintah melalui KKN-PPM ini adalah membuka peluang seluas-luasnya membantu masyarakat dengan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya manusia yang cukup handal.Salah satu upaya yang dilakukan dalam membangkitkan eknomi adalah memanfaatkan perkarangan rumah atau belakang rumah masyarakan untuk budidaya jenis California. Strategi pemberdayaan meliputi strategi manajamen dan teknologi. Untuk merealisasikan rencana hibah KKN-PPM ini maka metode yang dilakukan adalah mengunjungi kelompok masyarakat yang akan dibina, membentuk binaan berupa budidaya papaya jenis California dengan kualitas baik yang siap dipanen dan di pasarkan
Pemberdayaan Kelompok Pembatik Sebagai Upaya Pengembangan Kearifan Lokal Di Desa Perjaga Pakpak Bharat Marah Doly Nasution; Ismail Hanif Batubara; Zulkifli Siregar; Rimbawati Rimbawati
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2021): Juni
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v2i2.286

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka Program Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UMSU. Pengabdian ini dilaksanakan di Kabupaten Pakpak Bharat pada tanggal 26-27 Juli 2021. Adapun Peserta Kegiatan ini adalah Masyarakat Desa Perjaga dan beberapa anggota dari kecamatan yang dilibatkan untuk melestarikan kearifan local yakni gambir. Pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab salah satu ketidaktahuan masyarakat setempat akan fungsi gambir sebagai pewarna alami dalam membatik. Peralatan membatik yang tidak ada, pengetahuan yang minim sama sekali tentang membatik merupakan dua hal yang melatarbelakangi pengabdian ini. Pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar. Hampir 90 % indicator yang digunakan untuk mengukur kemampuan peserta dalam membatik telah berhasil dilaksanakan, walaupun masih terdapat beberapa peserta yang memang sama sekali tidak mampu pada bagian-bagian membatik seperti proses pewarnaan dan mengukir kain dengan seksama. Setelah selesai pengabdian ini kami berharap masyarakat setempat sudah mampu membatik dan memanfaatkan getah gambir sebagai pewarna alami sebagai bagian dari melestraikan kebudayaan local. 
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM DI DESA PEMATANG JOHAR MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMATIS Rimbawati Rimbawati; Zulkifli Siregar; Mohammad Yusri; Muhammad Al qamari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i8.2764-2773

Abstract

Desa Pematang Johar merupakan wilayah yang cukup berkembang di Kabupaten deli Serdang. Masyarakatnya yang majemuk menjadikan desa ini mampu mengembangkan potensi dari berbagai bidang, baik pertanian, industri kreatif serta UMKM yang bergerak dalam bidang makanan ringan berupa keripik singkong, keripik tempe dan bakery. Para pelaku UMKM tersebut mayoritas terkendala kurangnya alat pendukung produksi karena masih menggunkan yang manual. Berkaitan dengan hal tersebut maka fokus pelaksanaan program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) pada tahun ke 3 ini adalah mengembangkan UMKM yang ada di Desa Pematang Johar. Guna meningkatkan produktivitas usaha, maka Tim bersama mahasiswa merancang kebutuhan peralatan produksi berupa mesin perajang singkong otomatis berikut renovasi tungku serta ruang produksi, perajang tempe otomatis, mixer otomatis kapasitas 35 Ltr serta oven otomatis berukuran 130 x 60 x70 cm dengan bahan bakar Gas. Berdasarkan informasi dari para pelaku UMKM pasca program dilaksanakan terjadi peningkatan produksi sebesar 250 % untuk setiap produk. Hal ini menunjukkan pendapatan para pelaku UMKM juga mengalami peningkatan secara signifikan. 
Pemanfaatan Ex-Bantaran Rel Kereta Api Dan Jembatan Layang Untuk Sarana Publik Yang Kreatif Zulkifli Siregar; Andri Andri
HEXAGON Vol 7, No 1 (2022): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v7i1.8076

Abstract

This research study was conducted in the underpass of the flyover in the corridor of Jalan Ampera Medan. The purpose and objective is to provide a scientific concept related to the arrangement of the space under the flyover which is not currently well managed and tends to cause vandalism in the space. just linearly below it. Utilization of the structural elements of the flyover and its environment can provide attractiveness and be used as a medium of information to convey moral messages through creativity and well-managed works. Thus the space under the flyover which was initially unproductive will turn into an interest point for the surrounding environment. Furthermore, space and area that have been well-organized will certainly give birth to an economic revival through the support of a well-planned and correct management system. The initial material needed for this research is the condition of the existing linear space under the flyover of the Ampera Medan road corridor. Observations to the research location were carried out to determine and map the conditions of land use, the shape of the flyover construction structure that will be used as a point of interest and the potentials of the surrounding environment that can be used as support for creative and innovative public space planning. Primary materials taken from the field will be described into a CAD application so that they become site plan products and base materials. Furthermore, the site plan is also used in the analysis process and relates it to other secondary materials.
IMPLEMENTASI ARSITEKTUR AREA KANAL SEBAGAI TAMAN EDUKASI DAN RUANG PUBLIK MASYARAKAT DI KECAMATAN MEDAN JOHOR Rimbawati Rimbawati; Zulkifli Siregar; Sri Asfiati; Arfis A
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2787-2793

Abstract

Kebutuhan akan ruang terbuka hijau sebagai sarana berdiskusi, bermain dan berolahraga merupakan sebuah kebutuhan bagi masyarakat di perkotaan. Pengelolaan taman tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi dapat juga dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat seperti yang dilakukan oleh sebuah komunitas WAPESEK (Warga Peduli Sekitar) di kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor. Komunitas ini mengelola hutan kanal secara swadaya untuk menambah keasrian tempat tersebut. Dari wawancara diketahui bahwa secara hukum status hutan kanal adalah milik Balai Wilayah Sungai, namun lokasi tersebut terlantar sehingga di manfaatkan orang-orang tidak bertanggungjawab sebagai tempat berkumpul dan melakukan kegiatan yang bersifat negatif.  Berkaitan dengan hal tersebut Tim pengabdian melakukan penataan dengan terlebih dahulu membuat desain lanskap sebagai acuan pengembangan sehingga tidak terkesan kumuh.  Dari desain tersebut tim juga mengimplementasikan langsung dilapangan melalui penanaman kelapa hibridaa jenis pandan wangi yang diharapkan dapat memberikan dampak terhadap plestarian lingkungan, khususnya hutan kota yang dapat digunakan sebagai arena berdiskusi, bermain dan berolahraga bagi warga sekita Pangkalan Masyhur. Desain yang asri dengan menempatkan berbagai vegetasi tanaman sekaligus menjadi tempat eduksi bagi anak-anak yang sedang tumbuh. Selain itu tim juga menambah fasilitas bermain anak berupa ayunan 2 sisi, sehingga saat orang tua mereka berolahraga anak-anak bisa bermain di alam terbuka.