Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap kualitas interior telur ayam ras. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi rongga udara, indeks putih telur (IPT), nilai Haugh Unit (HU), indeks kuning telur (IKT), dan nilai pH. Telur ayam ras segar disimpan pada suhu ruang (±27°C) dan dianalisis setiap 5 hari selama periode 20 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap kualitas telur ayam ras. Semakin lama telur disimpan, nilai IPT, HU, dan IKT cenderung menurun, sedangkan ukuran rongga udara dan nilai pH meningkat. Berdasarkan hasil tersebut, telur yang disimpan pada suhu ruang sebaiknya tidak lebih dari 7 hari agar tetap memiliki kualitas yang baik.