Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Membangun Kesadaran Pengrajin Kulit Terhadap Pencegahan Risiko Keluhan Muskuloskeletal Dengan Menerapkan Latihan di Tempat Kerja Fadma Putri; Atik Swandari; Cakra Waritsu; Ifa Gerhanawati; Nurul Fa'jri Romadhona; Ridho Syahid Efendi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7522

Abstract

Abstrak Karakteristik kondisi kerja pada pengerajin kulit adalah duduk bersila dengan bantal duduk di hadapan meja kerja. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan dengan mobilitas yang rendah. Kondisi kerja demikian dapat memicu terjadinya penyakit akibat kerja seperti keluhan otot yang biasa dikenal dengan musculoskeletal disorders. Dibutuhkan strategi untuk menguatkan kesadaran dan antusias para pengrajin dalam melaksanakan Latihan ditempat kerja sehingga pencegahan keluhan muskuloskeletal dapat diwujudkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pengetahuan tentang pentingknya kesadaran terhadap resiko keluham muskuloskeletal dan penerapan Latihan ditempat kerja sebagai upaya mencegah keluhan musculoskeletal. Sasaran kegiatan ini adalah pengrajin kulit di UD. Nanan, Peliatan, Ubud, Gianyar, Bali. program ini diikuti sebanyak 15 pengrajin yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan. Metode yang digunakan dalam edukasi meliputi metode ceramah, demonstrasi dan pemberian brosur yang berisi edukasi tentang postur sehat dan panduan latihan yang harus dilakukan secara rutin oleh pengrajin disela aktivitas kerja. Dari hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kuesioner, didapatkan hasil yang posistif dan antusias dari peserta pengabdian yang terlihat dari presentase jawaban positif pada setiap item pertanyaan diatas 50%. Kata Kunci: Keluhan Muskuloskeletal, Latihan, Pencegahan, Prilaku Sehat
Membangun Kesadaran Pengrajin Kulit Terhadap Pencegahan Risiko Keluhan Muskuloskeletal Dengan Menerapkan Latihan di Tempat Kerja Fadma Putri; Atik Swandari; Cakra Waritsu; Ifa Gerhanawati; Nurul Fa'jri Romadhona; Ridho Syahid Efendi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7522

Abstract

Abstrak Karakteristik kondisi kerja pada pengerajin kulit adalah duduk bersila dengan bantal duduk di hadapan meja kerja. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan dengan mobilitas yang rendah. Kondisi kerja demikian dapat memicu terjadinya penyakit akibat kerja seperti keluhan otot yang biasa dikenal dengan musculoskeletal disorders. Dibutuhkan strategi untuk menguatkan kesadaran dan antusias para pengrajin dalam melaksanakan Latihan ditempat kerja sehingga pencegahan keluhan muskuloskeletal dapat diwujudkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pengetahuan tentang pentingknya kesadaran terhadap resiko keluham muskuloskeletal dan penerapan Latihan ditempat kerja sebagai upaya mencegah keluhan musculoskeletal. Sasaran kegiatan ini adalah pengrajin kulit di UD. Nanan, Peliatan, Ubud, Gianyar, Bali. program ini diikuti sebanyak 15 pengrajin yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan. Metode yang digunakan dalam edukasi meliputi metode ceramah, demonstrasi dan pemberian brosur yang berisi edukasi tentang postur sehat dan panduan latihan yang harus dilakukan secara rutin oleh pengrajin disela aktivitas kerja. Dari hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kuesioner, didapatkan hasil yang posistif dan antusias dari peserta pengabdian yang terlihat dari presentase jawaban positif pada setiap item pertanyaan diatas 50%. Kata Kunci: Keluhan Muskuloskeletal, Latihan, Pencegahan, Prilaku Sehat
Pelatihan senam postur bagi pekerja imigran Indonesia di PCIM Malaysia Khabib Abdullah; Atik Swandari; Nor Fadhilah Mochamad; Nur Mukarromah; Indah Nuraini
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra Vol 5 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Nusa Putra & Persatuan Insinyur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/abdiputra.v5i1.341

Abstract

Warga Muhammadiyah di PCIM (Pimpinan cabang Malaysia) sebagian besar beranggotakan pekerja imigran dari Indonesia yang bekerja di sektor industri. Sebanyak 14 pekerja mengalami nyeri punggung bawah. Keluhan nyeri punggung bawah memang banyak dialami oleh masyarakat pekerja akibat duduk statis dalam waktu yang lama. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan latihan senam postur yang sudah teruji dalam menurunkan keluhan nyeri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pada anggota PCIM tentang keluhan nyeri punggung bawah dan meningkatkan keterampilan mereka dalam melakukan senam postur untuk mencegah dan mengobati keluhan nyeri punggung bawah. Metode kegiatan adalah dengan penyuluhan dan mengajarkan keterampilan secara langsung. Hasil PKM ini adalah terjadi peningkatan pemahaman mitra terhadap patofisiologi nyeri punggung bawah sebesar 95% anggota, dan peningkatan keterampilan melakukan senam postur sebesar 80% anggota
PENGARUH SENAM BAYI TERHADAP KECEPATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA BAYI USIA 5 BULAN Atik Swandari
Jurnal Insan Cendekia Vol 2 No 1 (2015): JIC: Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Banyaknya anak yang tumbuh kembangnya kurang optimal/ mengalami keterlambatan tumbuh kembang karena kurangnya stimulasi, Sehingga diperlukan stimulasi untuk mengoptimalisasikan tumbuh kembang anak, salah satunya adalah senam bayi. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh senam bayi terhadap kecepatan kemampuan motorik kasar pada bayi usia 5 tahun. Design : two group post test design. Subyek: 18 bayi dibagi secara random menjadi 2 kelompok yaitu 9 bayi dengan perlakuan senam bayi selama satu bulan, pagi dan sore selama 10-15 menit dan 9 bayi tanpa perlakuan senam bayi. Pengukuran : kemampuan motorik kasar usia 5 bulan. Analisis : Mannwhitney. Hasil : terdapat pengaruh senam bayi terhadap kecepatan kemampuan motorik kasar serta terdapat perbedaan kecepatan kemampuan motorik kasar antara kelompok perlakuan dan tanpa perlakuan (p=0,000) P < 0,05. Kesimpulan : terdapat pengaruh senam bayi terhadap kecepatan kemampuan motorik kasar serta terdapat perbedaan kecepatan kemampuan motorik kasar antara kelompok perlakuan dan kelompok tanpa perlakuan (p=0,000) P < 0,05.Kata Kunci : senam bayi, kemampuan motorik kasar, bayi usia 5 bulan
PENGARUH PEMBERIAN TACTILE STIMULATION TERHADAP PENURUNAN GANGGUAN SENSORIK DAN PERILAKU PADA ANAK DI YAYASAN PENDIDIKAN AUTIS MUTIARA HATI SURABAYA Abdullah, Khabib; Ichlasul Amalia Romadhona; Atik Swandari
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.332

Abstract

Background: Children with developmental disabilities often experience sensory and behavioral disorders that impact social, emotional, and academic abilities. Physiotherapy plays a crucial role in providing Tactile Stimulation, a structured tactile stimulation that stimulates the sensory and motor nervous systems, to support sensory integration, emotional regulation, and improved adaptive behavior. This study aimed to determine the effect of Tactile Stimulation on reducing sensory and behavioral disorders in children at Autism Education Foundation of Mutiara Hati, Surabaya Branch. Research Methods: This study was a field experiment with a one-group pretest-posttest design. A sample of 12 children was selected based on inclusion and exclusion criteria from a pool of 38 children with sensory and behavioral disorders. The intervention, in the form of Tactile Stimulation, was administered in six sessions over two weeks, each lasting 30 minutes. Measurements were conducted using the Short Sensory Profile (SSP) questionnaire for sensory aspects, and teacher interviews were conducted to evaluate behavioral changes. Normality was tested using the Shapiro-Wilk test, and hypothesis testing used the Wilcoxon test with a significance level of p<0.05. Results: The statistical test results showed no statistically significant effect between the pretest and posttest (p>0.05). However, clinically, 8 of the 12 children showed a decrease in SSP scores (66.7%), and teacher interviews indicated positive changes in behavior, such as increased calmness, focus, and ability to follow instructions. Conclusion: Tactile Stimulation did not have a statistically significant effect, but showed a positive clinical impact on the majority of children.