Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Orangtua tentang Deteksi Tumbuh Kembang Balita Menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan Ni Komang Ayu Resiyanthi; Niken Ayu Sari; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Putu Ayu Parwati; Ni Luh Gede Intan Saraswati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran perkembangan anak sejak dini sangat penting untuk dilakukan agar gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dihindari. Beradsarkan data, Provinsi Bali memiliki proporsi terbesar dengan alasan utama orang tua tidak pernah ditimbang berat badan dalam 12 bulan pada anakumur 0-59 bulan terakhir adalah karena sibuk/repot yaitu sebesar 29,4 %, data proporsi alas an utama tidak pernah diukur panjang atau tinggi badan dalam 12 bulan terakhir pada anak umur 0-59 bulan di Provinsi Bali adalah karena tidak ada tempat pengukuran (56.5%). Instrumen pengukuan dengan KPSP diharapkan dapat menjadi solusi sehingga orangtua dapat melakukan pengukuran secara mandiri Metode pengabdian ini dilakukan secara langsung dengan mendatangi pelaksanaan Posyandu di banjar Margabingung dan melakukan sosialisasi secara langsung kepada orangtua terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang KPSP. Hal itu ditunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan orangtua baik setelah diberikan pendidikan kesehatan, dari 20 responeden terdapat 19 orang (95%) dalam kategori pengetahuan yang baik dan 1 orang (5%) dala kategori cukup. Terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan KPSP terhadap peningkatan pemahaman dan pengetahuan orangtua tentang deteksi tumbuh kembang balita.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Melaya Ni Made Nia Septarini; Ni Komang Ayu Resiyanthi; I Dewa Agung Ketut Sudarsana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4314

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Desa Melaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 79 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi serta lembar observasi status stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup (51,9%), dan sebagian besar balita tidak mengalami stunting (78,5%). Hasil uji statistik menggunakan korelasi spearman rank diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) dan r = -0,724, yang menunjukkan adanya hubungan terbalik yang kuat dan signifikan antara pengetahuan ibu mengenai gizi dengan kejadian stunting yang artinya semakin baik pengetahuan ibu maka semakin rendah risiko balita mengalami stunting. Edukasi gizi memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman ibu sehingga mampu menurunkan risiko kejadian stunting pada balita, sehingga upaya peningkatan pengetahuan gizi perlu menjadi bagian dari intervensi pencegahan stunting di masyarakat.