Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Orangtua tentang Deteksi Tumbuh Kembang Balita Menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan Ni Komang Ayu Resiyanthi; Niken Ayu Sari; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Putu Ayu Parwati; Ni Luh Gede Intan Saraswati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran perkembangan anak sejak dini sangat penting untuk dilakukan agar gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dihindari. Beradsarkan data, Provinsi Bali memiliki proporsi terbesar dengan alasan utama orang tua tidak pernah ditimbang berat badan dalam 12 bulan pada anakumur 0-59 bulan terakhir adalah karena sibuk/repot yaitu sebesar 29,4 %, data proporsi alas an utama tidak pernah diukur panjang atau tinggi badan dalam 12 bulan terakhir pada anak umur 0-59 bulan di Provinsi Bali adalah karena tidak ada tempat pengukuran (56.5%). Instrumen pengukuan dengan KPSP diharapkan dapat menjadi solusi sehingga orangtua dapat melakukan pengukuran secara mandiri Metode pengabdian ini dilakukan secara langsung dengan mendatangi pelaksanaan Posyandu di banjar Margabingung dan melakukan sosialisasi secara langsung kepada orangtua terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang KPSP. Hal itu ditunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan orangtua baik setelah diberikan pendidikan kesehatan, dari 20 responeden terdapat 19 orang (95%) dalam kategori pengetahuan yang baik dan 1 orang (5%) dala kategori cukup. Terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan KPSP terhadap peningkatan pemahaman dan pengetahuan orangtua tentang deteksi tumbuh kembang balita.
CORRELATIONS BETWEEN FERRITIN LEVELS AND CREATININE IN PEDIATRIC THALASSEMIA PATIENTS PRODIA CILEGON Diah Prihatiningsih Prihatiningsih; Ulfianjani; Ni Komang Ayu Resiyanthi
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i1.14

Abstract

Thalassemia is a blood disorder that is passed down genetically from parents to their children. The body cannot form normal red blood cells resulting in them being damaged easily and having a short life of less than 120 days and anemia, requiring continuous blood transfusions to maintain hemoglobin levels in the body. A history of repeated blood transfusions can cause excess iron in the body which is characterized by an increase in serum ferritin levels which can cause damage to kidney function by looking at creatinine levels. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between ferritin and creatinine levels in children with thalassemia. This study used a quantitative method with a cross sectional approach. The sampling technique used in this study was the total sampling technique. The sample used was 12 samples. Data processing in this study used the Shapiro-Wilk Normality test and the Pearson Correlation test in bivariate analysis. The results of the analysis of this study indicate that there is no significant relationship between the ferritin and creatinine levels in children with thalassemia where the value of Sig. 0.212 > 0.05 (p> 0.05), and shows a significant negative correlation of -0.389. This study in thalassemia children had high ferrtin levels but creatinine levels were still within normal limits.
HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA ANAK DI SD NEGERI 5 PENATIH Ni Kadek Novi Maharani; Ni Komang Ayu Resiyanthi; M.Adreng Pamungkas
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i2.1022

Abstract

Penggunaan smartphone yang berlebihan pada anak usia sekolah berpotensi mengganggu kualitas tidur akibat paparan cahaya biru yang memengaruhi ritme sirkadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan durasi penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada siswa SD Negeri 5 Penatih. Penelitian kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional melibatkan 85 siswa kelas IV–VI yang dipilih melalui stratified random sampling. Durasi penggunaan smartphone dikategorikan menjadi rendah, sedang , dan tinggi, sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis menggunakan uji Rank Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara durasi penggunaan smartphone dan kualitas tidur (p < 0,05; r = 0,637). Mayoritas siswa memiliki kualitas tidur buruk. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian durasi penggunaan smartphone untuk mendukung pola tidur sehat anak usia sekolah.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI 1 KEROBOKAN KAJA Ni Nyoman Sutrisnawati; Ni Komang Ayu Resiyanthi; Hendro Wahyudi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i2.1027

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar. Peningkatan penggunaan gadget dapat mempengaruhi pola interaksi sosial anak dengan teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan deskriptif korelasional. Sampel pada penelitian ini yaitu 81 siswa kelas V dan VI yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi karakteristik dan analisis bivariat dengan uji Rank Spearman untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai korelasi p-value = 0,001 atau <0,05 dengan nilai r = 0,633, yang menunjukkan korelasi kuat dengan arah positif antara penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan tingkat interaksi sosial anak usia sekolah dasar. Pentingnya peran orang tua dalam pengaturan dan pendampingan anak menggunakan gadget untuk mendukung interaksi sosial anak.