Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Membentuk Karakter Enterperneurship Untuk Mahasiswa Dalam Mata Kuliah Kewirausahaan Khurin In'Ratnasari; Ahmad Mizan Rosyadi Abdul Jalil Mannan; M Bustanul Ulum
Al-tsaman : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1 No 1 (2019): November
Publisher : INAIFAS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia tingkat pengangguran terus mengalami kenaikan. Terutama jumlah lulusan mahasiswa yang semakin hari semakin banyak. Dalam data BPS tahun 2017 di lansir dari depok pos permasalahan utama pembangunan ekonomi di Indonesia adalah tingginya angka pengangguran dan lambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tercatat pada bulan November 2017 saja, tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 5,50% sedangkan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini atau di triwulan ke III tumbuh sebesar 5,03% jumlah tersebut telah naik dari tahun 2014 sebesar 4,79% yang mana itu merupakan presentase terendah dari 6 tahun terakhir. Peran perguruan tinggi sangat penting dalam membangun karakter generasi bangsa. Salah satu hal yang dapat ditawarkan sebagai solusi efektif adalah membentuk mahasiswa yang berkarakter entrepreneur. Hal ini penting karena dapat secara efektif mengurangi tingkat lulusan pencari kerja sekaligus meningkatkan lulusan pencetak kerja; dan dapat berkontribusi terhadap kemakmuran bangsa. Karakter entrepreneur yang diharapkan adalah karakter yang bisa mencetak usaha produktif dan inovatif. Entrepreneur yang secara konsisten selalu kreatif dan inovatif dalam melihat danmenciptakan peluang, serta mampu merealisasikan peluang itu menjadi sesuatu yang lebih berharga di bidang agraris, bidang perikanan, bidang perindustrian, bidang peternakan dan bidang jasa.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Sosial Dalam Bermasyarakat Khurin In'Ratnasari; Yovita Dyah Permatasari; Mar’atus Sholihah
FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Vol 11 No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : STAIFAS-Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/falasifa.v11i2.422

Abstract

Islamic religious education is very important for shaping character, especially in social society. In today's era, students tend not to care about society, therefore forming a good character is very important, especially in the social community in Islamic religious education itself, it teaches us that we are required to have good character as taught by the Prophet Muhammad; Allah SWT said, which means "and indeed you (Muhammad) have a noble character". Because of this, it can be concluded that the Prophet Muhammad, was sent to earth to improve the character of all human beings. Thus, the character of education from an Islamic point of view is needed, especially in Islamic educational institutions. So, from various problems related to morals which are ideally able to realize character education, especially in social society in an Islamic perspective in the form of mutual care. courtesy to parents. sense of responsibility and care for fellow human beings.
Efektivitas Pembelajaran Daring Terhadap Mata Pelajaran Matematika Pada Siswa SD Kelas IV Khurin In'Ratnasari
Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : Program Studi PGMI, IAI Al-Falah As-Sunniyyah Kencong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/au.v2i2.561

Abstract

Corona pandemic virus disease 2019 ( covid-19 ). conventional has disrupted the learning processThen required analysis of how this pandemic have a direct impact on the outcome of. student learningAlthough online learning can be implemented as a substitute for conventional, is learning but the changes have the direct effect on the outcome which has not known. student learningThe study aimed to identify the effectiveness of online learning during the pandemic and change the overall student learning in one class.This research to discovering whether online learning mathematics work for primary school student.Methods used aadalah qualitative compare in value all students in the first half with the odd in the same lessons, where in the first half of normal 1 learning to be carried out , while in the first half of the even online to be carried out .Data collection technique using interviews and documentation .The interviews and the purpose of comparing the students to study analyzed the results of the quantitative uses the technique .The research results show that of the 38 fourth grade students , about 97 % 37 students has experienced a fall in the value of the end of the semester .An example of this was caused by loss of learning activities face to face between teachers and their students , reduced review teacher supervision in the teaching process long distance learning students at the time , so that the thing is hinder the implementation of explanation and a dialogue between students and teachers.
Peran Ganda Istri Dalam Keluarga (Studi Kasus Istri Petani di Desa Jombang Kecamatan Jombang) Khurin In'Ratnasari; Akhmad Zaeni
Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 1 No 1 (2020): Mei
Publisher : Mabahits : Jurnal Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.118 KB) | DOI: 10.36835/mabahits.v1i1.334

Abstract

The purpose of this paper is to identify the dual role of women in the era of globalization, this study uses descriptive qualitative methods, the findings of this discussion are that women play a major role as domestic workers, but over time there has been a shift from the beginning. domestic shifts to the public, some of the reasons for women to work in the public sector in relation to economic (economic) values ​​in the family, as well as to utilize their function as fully human without discrimination for women Keywords: Women, Multiple Roles, Family
Pengaruh Penggunaan Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Khurin In'Ratnasari; Mar’atus Sholihah; Dhevin M.Q Agus Puspita W
Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 01 (2023): April
Publisher : Program Studi PGMI, IAI Al-Falah As-Sunniyyah Kencong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/au.v5i01.1357

Abstract

Ice Breaking is an activity carried out to break something that is hard or rigid. In the learning process, Ice Breaking means an activity carried out in the learning process that aims to melt a tense or boring atmosphere. The use of a variety of techniques and methods is very necessary in current learning. A teacher must be able to make all students feel comfortable during the learning process. It is intended that the objectives of learning can be achieved. Learning objectives can be achieved if students can understand what material is conveyed by the teacher. One important component in learning is how someone's learning interest in something. Mathematics is a subject that is generally considered a difficult subject to understand. The low interest in student learning in mathematics has become a common thing in society. Interest means someone's interest in doing something. So interest in learning is a student's interest in a particular matter or subject. This research uses quantitative methods with the type of research used, namely research Paired Sample T-Test. To determine the number of samples, researchers used techniques Purposive Sample that is, sampling must be based on certain characteristics, traits or characteristics which are the main characteristics of the population, the subjects taken must really be the subjects that contain the most characteristics found in the population. The results of this study say that there is an effect of usingIce Breaking Happy Feelings can Concentration or Attention in Learning and there is interest and motivation in learning
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KONSELING KLASIKAL MENGGUNAKAN TEKNIK SMALL GROUP DISCUSSIONUNTUK MENINGKATKAN SELF CONTROL SISWA DI MA IRSYADUN NASI’IN KASIYAN Khurin In'Ratnasari; puji maulana; Zilmi Armanda Putri
Journal of Education Counseling Vol 4 No 01 (2024): Desember
Publisher : Universitas Al-Falah As-Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jec.v4i01.1858

Abstract

Masa remaja merupakan masa dimana seseorang mengalami peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, dari aspek psikologis, dan sosial. Maka dari itu masih banyak remaja yang masih labil dan belum bisa mengontrol dirinya dalam hal yang positif, penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang muncul di MA Irsyadun Nasi’in Kasiyan yaitu siswa masih kurang mampu mengendalikan dirinya kedalam hal yang positif utamanya pada aspek konsentrasi belajar dan kedisiplinan belajar. Sehingga dengan adanya penelitian ini sebagai bentuk upaya guru BK untuk mengatasi permasalahan terkait selfcontrol yang ada di MA Irsyadun Nasi’in, Utamanya pada kelas XI IPS. Fokus penelitian ini adalah Bagaimana Implementasi Bimbingan Konseling Klasikal Menggunakan Teknik small group Discussion Untuk Meningkatkan Self Control Siswa? Dan Sub fokus penelitian ini meliputi : Bagaimana Perencanaan Bimbingan Konseling Klasikal Menggunakan Teknik small group discussion untuk meningkatkan self control siswa? bagaimana pelaksanaanbimbingan konseling klasikal menggunakan Teknik small group discussion untuk meningkatkan self control siswa?, dan bagaimana evaluasi dari bimbingan konseling klasikal menggunakan teknik small grub discussion untuk meningkatkan self controlsiswa? Penelitianinimenggunakanpendekatankualitatif deskriptif, Teknik pemilihan subyek atau sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yakni pemilihan sampel/subyek berdasarkan pada kriteria tertentu.Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan pada tahap uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Adapun dalam penelitian ini didapati sebuah kesimpulan bahwa pelaksanaan bimbingan klasikal menggunakan teknik small grup discussion melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Yang pertama yaitu proses Perencanaan bimbingan yakni dilakukan dengan mengajukan jadwal kelas dan membuat RPL, yang kedua yaitu tahap pelaksanaan yang diawali dengan pendahuluan atau mengucapkan salam, kemudian kegiatan inti yang diawali dengan guru BK menyampaikan materi sesuai RPL setelah itu memasuki proses diskusi, dan yang terakhir adalah kegiatan evaluasi proses dan evaluasi hasil.Dengan menerapakan Bimbingan Klasikal Menggunakan Teknik Small group Discussion dapat disimpulkan bahwa kegiatan Bimbingan Klasikal dapat meningkatkan self control siswa, yang mana hal ini dibuktikan dengan adanya nilai sikap dan pengetahuan yang meningkat.