Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Digitalisasi Koperasi pada KSPPS Surya Amanah Ummah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta Dadan Hamdani; Udin Hidayat
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 2 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan digitalisasi koperasi pada KSPPS Surya Amanah Ummah di Kabupaten Sleman, Yogyakarta bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggota koperasi dalam mengadopsi teknologi digital. KSPPS Surya Amanah Ummah sebagai lembaga keuangan berbasis syariah dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pelayanan kepada anggota melalui penerapan teknologi informasi. Pelatihan ini dirancang untuk menyediakan pemahaman dan keterampilan praktis dalam penggunaan perangkat lunak keuangan digital, manajemen data, dan strategi pemasaran online. Metode pelatihan melibatkan sesi praktik langsung dan pemaparan teori yang terintegrasi dengan studi kasus dari koperasi-koperasi yang telah berhasil mengimplementasikan digitalisasi. Peserta pelatihan terdiri dari pengurus dan anggota KSPPS Surya Amanah Ummah yang berminat memperluas wawasan dan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing koperasi. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional KSPPS Surya Amanah Ummah, memperluas aksesibilitas layanan kepada anggota koperasi, serta meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan tantangan digitalisasi dalam konteks koperasi syariah. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya mendukung pertumbuhan KSPPS Surya Amanah Ummah secara internal, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal melalui peningkatan kinerja dan keberlanjutan koperasi. Pelatihan digitalisasi koperasi pada KSPPS Surya Amanah Ummah merupakan langkah yang tepat dalam menghadapi era digitalisasi yang semakin berkembang. Dengan adanya digitalisasi, koperasi dapat meningkatkan efisiensi operasional, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anggota, serta bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, penting bagi koperasi untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan melakukan transformasi digital secara menyeluruh.
Peningkatan Efisiensi Praktik Koperasi KSU Tandangsari Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Non-Development Dadan Hamdani
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 2 (2026): E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ecd.v7i2.393

Abstract

KSU Tandangsari di Kabupaten Sumedang merupakan koperasi berskala besar yang mengelola lima unit usaha strategis: susu segar, pakan ternak, jasa sapi perah, simpan pinjam, serta pelayanan kesehatan hewan dan inseminasi buatan. Dengan melayani 1.883 anggota dan didukung oleh 74 karyawan, koperasi ini menghadapi tantangan operasional yang kompleks. Meskipun telah memiliki Standard Operating Procedure (SOP) administrasi, koperasi masih terjebak dalam inefisiensi akibat ketergantungan pada pencatatan manual (paper-based) dan fenomena data silos yang menghambat integrasi informasi antar unit. Program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk mendongkrak efisiensi tata kelola informasi melalui pendekatan teknologi informasi non-development berbasis Sistem Informasi Manajemen (SIM). Metode pelaksanaan dilakukan secara linier-objektif melalui tiga tahapan utama: (1) Audit sistem berjalan (As-Is analysis) untuk memetakan alur sirkulasi data; (2) Perancangan solusi no-code melalui otomatisasi formula spreadsheet (VLOOKUP, INDEX-MATCH, SUMIFS) dan migrasi ke cloud storage terpusat; serta (3) Re-assembling dokumen SOP Digital Terpadu untuk keberlanjutan program.Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kecepatan rekapitulasi data harian dan akurasi pelaporan omzet. Penggunaan Role-Based Access Control (RBAC) pada cloud repository berhasil memangkas birokrasi pemindahan data fisik dan meningkatkan keamanan informasi. Secara konseptual, keberhasilan ini membuktikan bahwa efektivitas sistem informasi tidak selalu ditentukan oleh pembangunan perangkat lunak kustom yang mahal, melainkan oleh keselarasan antara instrumen operasional dengan kapasitas literasi digital SDM. Program ini memberikan model keberlanjutan bagi koperasi lain dalam melakukan transformasi digital secara efisien dan mandiri.