Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemasaran Politik Bupati Bima Terpilih Pada Pilkada Kabupaten Bima Tahun 2015 Nurfitriani, Nurfitriani; Hamrun, Hamrun; Taufik, Ahmad
JPPUMA Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Vol 5, No 2 (2017): JPPUMA Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.944 KB) | DOI: 10.31289/jppuma.v5i2.1227

Abstract

Pemasaran politik merupakan hal yang sangat penting dilakukan dalam suatu pemilihan karena dapat membantu efektifitas penyusunan produk politik, serta dapat menyampaikan produk politik tersebut secara luas kepada masyarakat. Pemasaran politik akan membawa manfaat baik itu bagi partai politik ataupun kandidat pasangan calon karena dengan adanya pemasaran politik hubungan mereka dengan pemilih akan terbangun dan secara tidak langsung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang merupakan konsumen politik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif sehingga dapat menjelaskan obyek penelitian di kantor Bupati Bima dan kantor  KPU Kabupaten Bima. Data dan informasi  yang dibutuhkan dalam penelitian ini diperoleh dari informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi langsung dilokasi penelitian dan wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis melalui reduksi data yaitu merangkum dan fokus pada hal yang penting kemudian dilakukan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemasaran politik yang dilakukan oleh Bupati Bima terpilih belum efektif karena ada beberapa permasalahan yang di anggap sebagai faktor penghambat pada saat melakukan pemasaran politik.
EKSISTENSI NILAI LOKAL DALAM INOVASI PEMERINTAH DAERAH STUDI KASUS : PROGRAM BRIGADE SIAGA BENCANA (BSB) DI KABUPATEN BANTAENG Mansur, Ahmad Nitozi; Taufik, Ahmad; Nurmaeta, St.
Gorontalo Journal of Government and Political Studies Vol 3, No 1 (2020): Gorontalo Journal of Government and Political Studies
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.396 KB) | DOI: 10.32662/gjgops.v3i1.740

Abstract

This article aims to describe the innovation of Bantaeng Local Government in the Disaster Preparedness Brigade program (BSB) and investigating the existence of local wisdom values on the program. The informants in this research included the Head of Innovation and Development Subdivision of the Regional Development Planning Board, the Head of Culture Division of the Education and Culture Office, Doctors assigned by the Health Office to the program, Traditional leaders and people who have benefited from the program. The data analysis includes data reduction, data display and conclusion drawing. The techniques of data collection used were in-depth interviews, direct observation, literature review and documentation. The results of this research indicate: (1) that integrated services of the BSB innovation program in Bantaeng Regency equalize health services between those who live in urban areas and in remote villages, (2) Decentralization  (3) Cooperation involving three government agencies and foreign parties, (4) Involvement of community members, and (5) Use of information and communication technology. Furthermore, the local values existing on the local government innovation in the BSB program in Bantaeng Regency include (1) Honesty, (2) Obedience, (3) Intellectual Value and (4) Tenacity.Artikel ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang inovasi pemerintah daerah dalam program Brigade Siaga Bencana (BSB) serta mengetahui eksistensi nilai lokal pada inovasi pemerintah dalam program BSB tersebut. Informan dalam artikel ini ialah Kasubag Inovasi dan Pengembangan Bappeda, Kabag Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dokter yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan pada program BSB, Pemangku adat, serta masyarakat yang pernah merasakan manfaat dari program BSB tersebut. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi langsung, kajian pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengindikasikan: (1) Bahwa layanan terintegrasi program inovasi Brigade Siaga Bencana di Kabupaten Bantaeng menyetarakan pelayanan kesehatan antara yang tinggal di perkotaan dan di pelosok Desa, (2) Desentralisasi (3) Pemanfaatan kerjasama yang melibatkan tiga instansi pemerintah serta pihak asing, (4) Pelibatan anggota masyarakat, dan (5) Pemanfaatan Teknologi komunikasi dan informasi. Kemudian, eksistensi nilai-nilai lokal pada inovasi pemerintah daerah dalam program inovasi Brigade Siaga Bencana di Kabupaten Bantaeng terlaksana berdasarkan nilai yang ditemukan, yaitu: (1) Nilai Kejujuran, (2) Nilai Kepatutan, (3) Nilai Cendekia dan (4) Nilai Keteguhan.
Implementasi Good Forest Governance dalam Pengelolaan Hutan Lindung di Kabupaten Bantaeng Taufik, Ahmad; Hamrun, Hamrun; Harakan, Ahmad
Jurnal Analisis Sosial Politik Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Analisis Sosial Politik
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jasp.v1i1.2

Abstract

This article explores the implementation of good forest governance in the management of protection forest in Bantaeng and processes as well as the management stages of protected forest areas in order to utilize and continuity stay awake. This study used a qualitative approach to explainingd main problems discussed by descriptive method. The results of this study found that implementation of forest management in Bantaeng get support from the local government as a form of implementation of good forest governance in the management of protection forest areas include the Strengthening national policy, and as well as the establishment and strengthening of community institutions. While the processes and management stages that lead to cooperation between forum rembuk hutan desa with LSM Balang held village discussions about village forest management for welfare enhancement in Labbo, Pattaneteang and Campaga. Artikel ini mengeksplorasi implementasi good forest governance dalam pengelolaan hutan lindung di Kabupaten Bantaeng dan proses serta tahapan pengelolaan kawasan hutan lindung agar pemanfaatan dan kelestariannya tetap terjaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan secara metode deskriptif permasalahan pokok yang dibahas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan pengelolaan hutan di Kabupaten Bantaeng memperoleh dukungan dari pemerintah daerah sebagai wujud pelaksanaan good forest governance dalam pengelolaan hutan lindung dukungan tersebut meliputi Penguatan kebijakan pemerintah pusat, dan pembentukan serta penguatan lembaga kemasyarakatan. Sedangkan proses dan tahapan pengelolaan yang mengarah pada kerjasama forum rembuk hutan desa dengan LSM Balang menggelar diskusi kampung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa pengelolaan hutan desa di Labbo, Pattaneteang dan Campaga.
IMPLEMENTASI PROGRAM USAHA RAKYAT DALAM PENGEMBANGAN PERAJIN PERAHU PINISI DI KECAMATAN BONTOBAHARI KABUPATEN BULUKUMBA Ahmad Taufik; Jaelan Usman; Abdul Mahsyar
JPPM: Journal of Public Policy and Management Vol 2, No 1 (2020): JPPM: Journal of Public Policy and Management
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jppm.v2i1.3597

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pencapaian tujuan program peningkatan kapasitas dan kemampuan dasar masyarakat dan mengetahui strategi pelaksanaan peningkatan kapasitas dan kapabilitas para perajin perahu Pinisi melalui jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas dan kemampuan dasar masyarakat dalam pengembangan pengetahuan, pelatihan, dan pengembangan kelembagaan sudah terlaksana, namun belum optimal. Pembinaan pengembangan perajin perahu dikontrol dan dikendalikan berdasarkan kebijakan pemerintah daerah. Namun, usaha pembinaan ini tidak banyak berpengaruh pada efektivitas usaha indstri kecil, utamanya jika dilihat dari kemampuan produksi dan kemampuan pengembangan bidang permodalan. Pelaksanaan pembinaan kapasitas dan kapabilitas usaha industri pembuatan perahu Pinisi di Tanah Beru dinilai kurang memadai, perhatian pemerintah dalam mengakomodasi distribusi produksi, pemasaran, dan modal tidak banyak menyentuh harapan pelaku industri kecil.
Inovasi Pelayanan Kesehatan Melalui Brigade Siaga Bencana Di Kabupaten Bantaeng Hamrun Hamrun; Nurul Khamisah Rahim; Ahmad Taufik
Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.461 KB) | DOI: 10.37058/jipp.v6i1.2200

Abstract

Tujuan penelitian ini dalam rangka untuk untuk mengeksplorasi peranan Bappeda Kabupaten Malang saat masa Musrenbang di tingkat Kecamatan Kepanjen. Seperti yang khalayak ketahui, dalam tugas dan fungsinya, Bappeda dituntut untuk berperan secara aktif, efektif, dan efisien dalam membentuk kerangka pembangunan di daerah yang kuat  untuk dapat mewujudkan keberhasilan pembangunan. Maka dapat dikatakan peran Bappeda sangat strategis dalam  hal menentukan arah kebijakan pemerintah daerah dalam bidang perencanaan pembangunan sesuai amanat UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Oleh karenanya, peranan ini sangat penting karena Musrenbang merupakan forum publik, banyak pemangku kepentingan berkumpul untuk menyusun rencana pembangunan di daerahnya. Pemangku kepentingan adalah pihak langsung atau tidak langsung yang mendapatkan manfaat dampak dari perencanaan dan pelaksanaan pembangunan diantaranya yaitu Perangkat Daerah, Pemerintah Desa/Kelurahan, perwakilan dari organisasi masyarakat, anggota DPRD, dan pemangku kepentingan lainnya.
Political Participation of Disability Communities in Makassar Mayor Election 2018 Rafika Abrianti; Nuryanti Mustari; Fatmawati; Ahmad Taufik
Journal of Government and Political Issues Vol. 1 No. 1 (2021): July
Publisher : Mengeja Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.158 KB) | DOI: 10.53341/jgpi.v1i1.5

Abstract

This study aims to determine the political participation of people with disabilities in the general election of the mayor of Makassar in 2018 and to determine the factors supporting and inhibiting political participation of people with disabilities in the election of the mayor of Makassar. The type of research is descriptive qualitative, which describes the political participation of people with disabilities in the general election of the mayor of Makassar in 2018 descriptively. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. In this study, there were ten primary informants. Data analysis techniques by analyzing the results of the processed data are interpreted in the form of narration. While the validation of the data using triangulation. The results showed that the participation of people with disabilities in the Makassar mayoral election in 2018 was quite good because their participation was increasing from year to year. The supporting factors of political participation are the community environment and political awareness, and the completeness of the ballot. At the same time, the inhibiting factor is the lack of relevant data regarding the number of people with disabilities who take part in the election.
Home Care Dottoro’ta As a Development Program Smart City in Makassar City, Indonesia Wahdania Suardi; Titin Purwaningsih; Ihyani Malik; Ahmad Taufik
Journal of Government and Civil Society Vol 6, No 2 (2022): Journal of Government and Civil Society (October)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jgcs.v6i2.4104

Abstract

The purpose of this article is to see the extent to which the Dottoro’ta home care is carried out as part of the smart city development program in Makassar City. The method used is a descriptive-qualitative approach which carries a literature study and uses the VOSviewer application in supporting dottoro’ta assembled research mapping. The result of this study is that the relationship between smart cities and technology is a support for the presence of Home Care Dottoro’ta in Makassar City. This is the latest innovation implemented in Makassar City. The home care service program or dottoro’ta is the first health service in Makassar that serves patients at the patient’s home, by calling service 112 and connected to the home care service or dottorot’ta. Services that are on standby and handled by professional health workers, help with adequate medical measures, administration of medicines according to the patient’s illness ambulance service refers to the hospital. By providing 48 units of Home Care cars complete with medical equipment placed in 46 Public Health Centers (PUSKESMAS) and health offices in Makassar City, it is a fairly helpful first step even though it is not optimal in facilities and infrastructure, especially makassar city has 16 sub-districts and related to Dottoro’ta is closely related to implementation, home care services, health service innovation, smart city, doctors and the best price. Tujuan artikel ini adalah untuk melihat sejauh mana terlaksananta home care Dottoro’ta sebagai bagian dari program pengembangan smart city di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif yang mana mengusung sebuah studi pustaka dan menggunakan aplikasi VOSviewer dalam mendukung pemetaan riset terakit Dottoro’ta. Hasil dari penelitian ini ialah keterkaitan smart city dengan tekhnologi menjadi pendukung hadirnya Home Care Dottoro’ta di Kota Makassar. Hal ini menjadi inovasi terbaru yang dilaksanakan di Kota Makassar. Program layanan home care atau dottoro’ta merupakan layanan kesehatan pertama di Makassar yang melayani pasien di rumah pasien, dengan menelpon ke layanan 112 dan dihubungkan pada layanan home care atau dottorot’ta. Layanan yang siaga dan ditangani oleh petugas kesehatan professional, pertolongan dengan tindakan medis memadai, pemberian obat obatan sesuai dengan penyakit pasien pelayanan mobil ambulance merujuk ke Rumah Sakit. Dengan menyediakan 48 unit mobil Home Care lengkap dengan perlatan medis yang di tempatkan di 46 Public Health Centers (PUSKESMAS) dan dinas kesehatan Kota makassar, menjadi langkah awal yang cukup membantu meskipun belum maksimal dalam sarana dan prasarana, terlebih kota makassar memiliki 16 kecamatan dan terkait dengan Dottoro’ta sangat erat kaitannya dengan, implementasi, layanan home care, inovasi layanan kesehatan, smart city, dokter dan harga terbaik.
Exploring Paradiplomacy Pathways: Local Government and Foreign Direct Investment Corporation Partnerships for Sustainable Development Ahmad Harakan; Ahmad Taufik
Journal of Government and Politics (JGOP) Vol 5, No 1 (2023): JULI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jgop.v5i1.15505

Abstract

The present article delineates the collaboration between the Government of East Luwu Regency (Local Government) and PT. Vale Indonesia, Tbk, (Corporation) as a case in point of executing paradiplomacy to achieve sustainable development objectives. The findings of the qualitative research reveal that PT. Vale Indonesia, Tbk., has made a noteworthy contribution to the growth of the local economy and the development of infrastructure through its strategic partnership. Meanwhile, the government of East Luwu Regency has ensured adherence to the principles of sustainable development. The present investigation also highlights the primary obstacles encountered in the execution of paradiplomacy, such as ensuring a fair allocation of advantages and involving the community in the decision-making procedures. The present study substantiates the significance of paradiplomacy as a tactical instrument for attaining sustainable development and highlights the possibility of collaboration between subnational governments and transnational corporations in accomplishing this objective.
Strategi Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa yang Berkelanjutan Nurmita Sari; Hafiz Elfiansya Parawu; Ahmad Taufik
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 10, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v10i2.15459

Abstract

Community participation in village development is essential to achieve sustainable and inclusive development. When communities are actively involved in the development process, they feel ownership and responsibility for the results achieved. This research aims to analyse strategies to increase community participation in the development of Ilan Batu Uru Village, West Walenrang Sub-district, Luwu Regency. The research method used in this research is a qualitative research method, which is a form of research that aims to understand and describe phenomena about strategies to increase community participation in village development by analysing behaviour, perceptions, interests, motivations, actions, by presenting data in a description in the form of words or language. The results show that the strategy of increasing community participation in increasing community participation is good enough. However, it needs to be improved to be more optimal, this can be seen from the aspects of planning, implementation and supervision.