Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Smart AC Remote : Pengontrol Suhu Air Conditioner Otomatis Berbasis Internet of Thing Berdasarkan Suhu Aktual Ruangan Arif Widodo; A. Nur Afika; Nur Kholis; Lilik Anifah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p681-688

Abstract

Air Conditioner (AC) merupakan perangkat elektronik yang dapat mengatur suhu suatu ruangan, namun masih menggunakan remote control sebagai pengendalinya. Dengan berkembangnya teknologi, sistem pemantau dan pengendali suhu ruangan jarak jauh menjadi salah satu solusi untuk mengendalikan suhu ruangan menjadi lebih efektif. Smart AC remote merupakan sistem pemantau dan pengendali yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi Internet of things (IoT) aplikasi Blynk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan pengguna agar tidak perlu terlalu sering untuk mengatur suhu remote AC karena smart AC remote dapat mengontrol suhu AC secara otomatis. Cara kerja alat ini pengguna hanya perlu sekali untuk mengatur suhu yang diinginkan melalui slider aplikasi Blynk kemudian smart AC remote akan menyesuaikan secara otomatis. Saat sensor suhu mendeteksi suhu lebih tinggi dari yang diinginkan, maka remote akan menurunkan setting suhu AC. Begitupun sebaliknya, jika sensor suhu mendeteksi suhu lebih rendah dari yang diinginkan, maka remote akan menaikkan setting suhu AC. Hasil pengujian dari penelitian ini adalah alat berhasil menyesuaikan/mendekati suhu yang diinginkan oleh pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Alat ini membutuhkan beberapa komponen berupa Remot AC biasa, sensor DHT11, NodeMCU V3 ESP8266, Optocoupler dan resistor 220 ohm. Kata Kunci: AC, Internet of thing, smart AC remote, suhu
Sistem Monitoring Pasien Isolasi Mandiri Covid-19 Berbasis Internet of Things Arif Widodo; Zain Bahaul Anwar; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p689-697

Abstract

Munculnya penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membuat banyak yang terkena penyakit ini membuat terbatasnya fasilitas rumah sakit sebagai tempat isolasi, mulai dari yang bergejala ringan hingga tidak bergejala seperti Happy Hipoxia (pneumonia berat) membuat kadar saturasi oksigen, detak jantung, serta suhu badan akan terjadi perubahan yang abnormal, hal ini membuat pemerintah menyarankan agar yang bergejala ringan untuk isolasi mandiri. Sehingga penelitian ini membuat sistem yang dapat memonitoring pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri agar beban rumah sakit tidak semakin bertambah. Dengan menggunkan mikrokontroler ESP32 sebagai perangkat IoT (Internet of Things) data seperti SpO2 (Oxygen Saturation), heartrate, serta suhu badan sebagai paramater monitoring dapat di kirim ke server ThingSpeak. Pada penelitian ini didapatkan hasil pengukuran dari 10 subyek yang diukur. Didapatkan error pembacaan nilai SpO2 dari yang terendah 0,11% dan tertinggi 1,20%. Kemudian nilai heartrate error pembacaan terendah 0,89% dan tertinggi 1,54%. Kemudian nilai suhu badan didapatkan error pembacaan terendah 0,19% dan tertinggi 2,78%. Serta interval pengiriman data dari smartphone ke server ThingSpeak didapat sebesar <20 detik. Sehingga Sistem ini dapat digunakan dengan baik oleh pasien yang sedang malakukan isolasi mandiri karena memiliki error SpO2 yang rendah, tidak melebihi standar akurasi SpO2 sebesar ≤4%. Kata Kunci : ESP32, IoT ThingSpeak, MAX30102, DS18B20, Bluetooth.
Analisis Hubung Singkat Pada Sistem Distribusi 20 KV PT. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Distrik Ledok Menggunakan Etap 12.6.0 Feri Rohman Syah; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p699-706

Abstract

Analisis hubung singkat ialah suatu hal yang penting dan perlu diperhitungkan terlebuh dahulu dalam menyusun perencanaan atau memperbarui suatu sistem tenaga listrik. Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat meningkatkan sistem keandalannya apabila terjadi gangguan arus hubung singkat 3 fasa pada bus PDB-ST-154. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Arus hubung singkat dalam sistem tenaga listrik PT. PERTAMINA EP ASSET 4 FIELD CEPU DISTRIK LEDOK menjadi subjek pada penelitian ini. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan simulasi ETAP Power Station versi 12.6.0 dan akan mensimulasikan gangguan pada bus yang dekat dengan beban listrik yaitu bus PDB-ST-154. Hasil simulasi ini digunakan untuk menentukan kesesuaian kapasitas sakelar pemutus tenaga (circuit breaker) yang digunakan pada sistem distribusi 20 kV PT. PERTAMINA EP ASSET 4 Field Cepu. Analisis menggunakan ETAP Power Station yang dijadikan sebagai indikator kesesuaian besar kapasitas sakelar pemutus tenaga ini berupa gangguan arus puncak terbesar pada setiap jenis gangguan berdasarkan kesimetrisannya. Gangguan yang terjadi pada bus PDB-ST-154 membuat tegangan yang ada di bus PDB-ST-KWS mengalami kenaikan yaitu 0,4 V menjadi 0,44 V dan penurunan tegangan pada bus PDB-ST-229 yaitu dari 0,4 V menjadi 0,35 V. Untuk trafo KWS-1 yang terhubung terhadap bus PDB-ST-KWS tegangan sekunder dilakukan tap changer menjadi 0.418 V untuk mendapatkan nilai tegangan pada bus PDB-ST-KWS sebesar 0,4 V sedangkan pada Trafo ST-229 yang terhubung dengan bus PDB-ST-229 di lakukan tap changer tegangan sekundernya hingga 0,418 V untuk mendapatkan nilai tegangan normalnya kembali yaitu 0.4 V Kata kunci : Arus hubung singkat, ETAP 12.6.0, Kapasitas sakelar pemutus tenaga (Circuit Breaker),Tap changer transformator
Sistem Monitoring Kualitas Air Pada Sistem Akuaponik Berbasis IoT Arif Widodo; Risma Alfia; Nurhayati Nurhayati; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p707-714

Abstract

Sistem akuaponik bertujuan untuk menghemat lahan tanam sekaligus membentuk pengairan yang terhubung secara langsung sehingga membentuk kehidupan dalam simbiosis mutualisme antara tanaman dan ekosistem air. Oleh karena itu, kualitas air pada sistem akuaponik harus terjaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk memonitor kualitas air yang ada pada sistem akuaponik yang meliputi empat parameter, antara lain suhu air, pH air, Total Padatan Terlarut (TDS), dan tingkat kekeruhan air untuk dapat ditampilkan pada Web Server dan aplikasi Telegram. Melalui teknologi IoT, maka monitoring akan lebih mudah dilakukan karena pengamatan tidak perlu dilakukan secara langsung. Parameter tersebut akan ditampilkan pada Web Server dan aplikasi Telegram yang telah terhubung oleh sistem IoT pada prototipe sistem monitoring akuaponik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif dengan instrumen pengumpulan data yang diperoleh dari dari software VNC Viewer dan mikrokontroler Raspberry 3 Model B. Komponen lain yang digunakan untuk mengukur parameter yang diperlukan antara lain, DS18B20, PH-4502C, SEN0244, SEN0189, dan Arduino Pro Mini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mampu mengukur parameter pada kualitas air dan dapat mengirimkan data ke Web Server maupun aplikasi Telegram dengan nilai akurasi pada suhu air sebesar 98,63%; pH air sebesar 98,36%; dan Total Padatan Terlarut (TDS) sebesar 99,70%. Untuk tingkat kekeruhan air tidak memiliki nilai akurasi disebabkan oleh tidak adanya alat pembanding pada penelitian ini. Kata Kunci: Akuaponik, Web Server, IoT, Telegram, VNC Viewer
Sistem Monitoring Ketinggian Cairan Infus Dan Suhu Pada Pasien Covid-19 Berbasis IoT ESP8266 Dan Firebase Faris Dawwas; Lilik Anifah; Nur Kholis; Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p741-747

Abstract

Perkembangan dan kemajuan teknologi saat ini meningkatkan kreasi manusia dalam menciptakan perangkat ataupun sistem yang dapat membantu kinerja manusia dalam melakukan pekerjaan agar lebih praktis dan efisien. Pemanfaatan teknologi yang tepat guna di era sekarang ini sangat diperlukan terutama dalam dunia medis. Kondisi rumah sakit yang luas, ditambah juga dengan kondisi darurat saat pandemi sekarang yang tidak hanya pasien dengan penyakit yang sudah umum tetapi juga pasien yang terkena virus COVID-19. Tujuan pembuatan alat ini untuk membantu para tenaga medis dalam menangani pasein COVID-19 dengan contactless untuk mengurangi penyebaran virus ke tenaga medis. Pada penelitian ini dengan metode kuantitatif komparatif dengan pengambilan data dari sensor MLX90614 sebagai pembacaan suhu badan dan sensor XKC-Y25-V sebagai pembacaan ketinggian cairan infus adapun ESP8266 sebagai pengolahan data yang diterima dari sensor dan Friebase sebagai penampil data dari sensor. Alat ini bekerja dengan pembacaan suhu badan pada pasien dan ketinggian cairan infus yang nantinya jika suhu dan cairan melebihi batas yang sudah ditentukan maka akan mengirimkan data tersebut ke Firebase. Pada penelitian ini menggunakan 5 subjek untuk pengujian alat. Didapatkan hasil pembacaan error nilai suhu terendah 0,99% dan nilai tertinggi mencapai 1,8%, serta interval pengiriman data dari sensor ke server sebesar satu menit. Kata Kunci: ESP8266, MLX90614, XKC-Y25-V, Firebase
Rancang Bangun Inkubator Penetasan Otomatis Guna Penyetabilan Suhu Dan Keberhasilan Penetasan Maksimal Berbasis Arduino Uno Dan Sensor DHT 11 Saiful Makit Masrukin; Achmad Imam Agung; Nur Kholis; Muhammad Syariffuddien Zuhrie
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p1-7

Abstract

Penetasan telur merupakan proses perkembangan telur hingga menetas menghasilkan anak unggas. Proses penetasan terbagi dua yaitu proses penetasan alami (menggunakan indukan), dan proses penetasan buatan ( menggunakan mesin tetas). Jika hanya mengandalkan penetasan alami persentase keberhasilan telur yang menetas hanya sekitar 41,67% - 63,89%. Kegagalan ini dapat disebabkan karena beberapa kondisi, 1.lingkungan yang tidak stabil dan dapat mengakibatkan embrio didalam telur tidak berkembang dengan sempurna 2. umur indukan dan 3.bobot tetas yang mengakibatkan ketebalan cangkang yang mempengaruhi kelembapan dan kurangnya panas suhu . Untuk itu dibuatlah mesin penetas telur otomatis dengan pengontrolan suhu dan kelembaban yang dikontrol langsung oleh Arduino uno dengan menggunakan sensor DHT11. Tujuan dari penelitian ini agar dapat menetaskan telur dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Mesin penetas telur otomatis ini menggunakan lampu pijar sebagai penghasil suhu dikontrol langsung oleh Arduino uno. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen mesin inkubator terhadap pengaruh penetasan telur serta rekayasa desain. Hasil penelitian menunjukan rancang bangun mesin penetas telur otomatis menggunakan mikrokontroler Arduino uno. Dengan pengujian yang dilakukan menggunakan telur ayam pada set point suhu : 37° – 38°C dengan kebehasilan lebih dari 90%. Kata Kunci : Mesin inkubator, Arduino uno, Sensor DHT 11
Sistem Monitoring Level Ketinggian Air Pada Tandon Rumah Tangga Berbasis Iot (Internet Of Things) Aruna Karunika Rindra; Arif Widodo; Farid Baskoro; Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p17-22

Abstract

Sistem pengisian air pada bak penampungan atau tandon air masih membutuhkan pengawasan penuh. Dimana pompa air harus dihidupkan ketika tandon air mulai kosong dan sebaliknya pompa air harus dimatikan jika tandon air mulai penuh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe yang mampu memantau tingkat ketinggian air pada tandon rumah tangga berbasis IOT . Dengan merancang sistem pemantauan tingkat ketinggian air pada tandon dengan sensor ultrasonik HC-SR04 berupa inputan yang mengukur ketinggian udara dan NodeMCU sebagai mikrokontroler. Aplikasi Blynkmemberikan output notifikasi, hasil monitoring, dan juga bisa mengontrol pompa melalui smartphone. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dapat bekerja dengan baik sesuai yang diharapkan yaitu ketika air pada batas 20% maka aplikasi B ylnk akan mengirimkan notifikasi kepada smartphone sehingga pengguna dapat menentukan untuk menggunakan atau mengisi air tandon pada batas 20% dengan cara menekan tombol ON pada aplikasi Bylnk , relay otomatis pada prototipe menyala dan pompa air akan mengisi udara pada tandon sampai pengguna menginginkan tandon sudah terisi sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci : Blynk, IoT, NodeMCU, Sensor Ultrasonic, Sistem Monitoring Sistem pengisian air pada bak penampungan atau tandon air masih membutuhkan pengawasan penuh. Dimana pompa air harus dihidupkan ketika tandon air mulai kosong dan juga sebaliknya pompa air harus dimatikan jika tandon air mulai penuh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe yang mampu memonitoring level ketinggian air pada tandon rumah tangga berbasis IOT. Dengan merancang sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dengan sensor ultrasonik HC-SR04 berupa inputan yang mengukur ketinggian air dan NodeMCU sebagai mikrokontroler. Aplikasi Blynkmemberikan output notifikasi, hasil monitoring, dan juga bisa mengontrol pompa melalui smartphone. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring level ketinggian air pada tandon dapat bekerja dengan baik sesuai yang diharapkan yaitu ketika air pada batas 20% maka aplikasi B ylnk akan mengirimkan notifikasi kepada smartphone sehingga pengguna dapat menentukan untuk menggunakan atau mengisi air tandon pada batas 20% dengan cara menekan tombol ON pada aplikasi Bylnk , relay otomatis pada prototipe menyala dan pompa air akan mengisi udara pada tandon sampai pengguna menginginkan tandon sudah terisi sesuai dengan kebutuhan. Kata Kunci : Blynk, IoT, NodeMCU, Sensor Ultrasonic, Sistem Monitoring
Prototype Smart Fire System Menggunakan Solenoid Valve dan Kamera ESP32-CAM Berbasis IoT Dimas Kusuma Putra; Farid Baskoro; Nur Kholis; Arif Widodo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p8-16

Abstract

Kebakaran adalah musibah yang dapat menimbulkan kerugian besar seperti barang, kerusakan lingkungan dan parahnya lagi dapat merenggut nyawa. Kebakaran dapat diketahui jika terlihat api yang sudah mulai membesar dan terdapat gas asap yang keluar. Diperlukan penangan yang cepat dan tepat agar api tidak menyebar dan dapat dipadamkan. Dengan berkembanganya teknologi, sistem pemantau dan pengendali api dan gas asap ruangan jarak jauh menjadi salah satu solusi untuk memadamkan api. Smart Fire System merupakan sistem pemantau dan pengendali jarak jauh yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan memadamkan api secara otomatis dan manual. Cara kerja alat ini bisa dilakukan secara automatis atau manual, saat bekerja secara otomatis sensor MQ-2 dan Flame Sensor akan mendeteksi gas dan api pada ruangan jika terdapat gas pada PPM yang sudah ditentukan dan terdapat api maka Solenoid Valve akan aktif yang akan membuka saluran air dan mengambil gambar pada ruangan tersebut. Data sensor dan gambar dapat ditampilkan melalui smartphone sehingga dapat dipantau. Jika secara manual smartphone dapat mengendalikan Solenoid Valve dan dapat mengambil gambar pada ruangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif, alat ini membutuhkan beberapa komponen berupa Arduino UNO, ESP32-Cam, MQ-2, KY-026, Buzzer dan Solenoid Valve. Kata Kunci: ESP32Cam, Arduino UNO, Internet of thing, PPM
Rancang Bangun Alat Monitoring Daya Listrik Berbasis IoT Menggunakan Firebase dan Aplikasi James William Jokanan; Arif Widodo; Nur Kholis; Lusia Rakhmawati
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p47-55

Abstract

Listrik merupakan kebutuhan pokok manusia. semua lingkungan kehidupan manusia membutuhkan listrik. Konsumsi listrik manusia semakin lama semakin besar seperti lampu, kulkas televisi dan peralatan listrik lainnya. Pemakaian listrik biasanya terjadi pemborosan karna sering tidak tepat, kurangnya kesadaran masyarakat dan tidak efektif. Dengan adanya Revolusi Industri 4.0 untuk mempermudah pekerjaan manusia salah satunya adalah Internet of Things (IoT), dengan adanya Iot dapat memantau atau monitoring daya listrik yang biasa digunakan, biasanya konsumen ingin mengetahui daya yang telah dipakai tiap harinya. Untuk itu penelitian ini fokus untuk membuat sistem monitoring penggunaan daya listrik peralatan rumah tangga. Sistem ini menggunakan sensor PZEM-004t yaitu sebuah sensor tegangan dan arus listrik ac. Sistem ini dilengkapi pula dengan relay yang dapat memutuskan aliran arus listrik pada sensor. Sistem ini berbasis google database yang dapat dioperasikan dan dipantau melalui aplikasi android yang telah dibuat. Hasil pengukuran ini meliputi data Tegangan, Arus dan Daya Listrik menggunakan NodeMcu, sensor tegangan dan arus, data tegangan dan arus akan di baca sensor kemudian dikirimkan oleh NodeMcu ke google database. Data yang sudah tersimpan pada database akan dibaca oleh aplikasi monitoring daya listrik pada android. Sistem ini juga terdapat pesan notifikasi apabila pemakaian arus dan daya listrik telah lebih dari yang diinginkan. Pengujian dilakukan dengan memasang beberapa beban listrik pada sensor lalu membandingkan hasil nilai sensor dengan alat pengukur tegangan dan arus yang telah dikalibrasi. Kata kunci : monitoring, mikrokontroller, database, aplikasi, notifikasi, pzem-004t
Pengaruh Jumlah Sudu Turbin Air Terhadap Kinerja Generator Pembangkit Listrik Tenaga Air Yudhistira Awang Dewangga; Nur Kholis; Farid Baskoro; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n1.p71-76

Abstract

Tingkat kebutuhan akan sumber daya listrik pada saat ini sangat tinggi, kondisi geografis Indonesia memiliki banyak sungai dan air terjun dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga air. Untuk meningkatkan kinerja pembangkit maka pemilihan penggunaan jenis turbin yang tepat serta komposisi jumlah sudu pada runner generator yang sesuai dengan aliran debit air serta tinggi jatuh air membuat turbin dapat bekerja lebih efektif. Oleh karena itu, tujuan penulisan penelitian.ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah sudu turbin dan efisiensi sistem pada generator pembangkit listrik tenaga air. Variabel yang digunakan dalam penelitian adalah jenis sudu, debit aliran air, katup bukaan, geometris bilah sudu, diameter turbin serta sudut keluaran nozzle. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review yang dilakukan dengan cara mengumpulkan referensi melalui jurnal dan referensi lainnya yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian yang didapatkan menujukkan bahwa jumlah sudu berbanding lurus dengan daya yang dihasilkan oleh generator listrik tenaga air, namun jumlah sudu tidak selalu mempengaruhi output dari generator, jumlah sudu yang sesuai dengan variabel yang dipergunakan secara optimallah yang mempengaruhi efisiensi sistem untuk mendapat daya yang optimal pada generator. Kata Kunci: Pembangkit Listrik Tenaga Air, Jumlah Sudu.Turbin, Generator