Articles
Simulasi Sistem Monitor Ketinggian Air Pada Bendungan Air Dengan Fuzzy-PID Menggunakan Matlab
Muhammad Firza Arie Perdana;
Endryansyah Endryansyah;
Nur Kholis;
Bambang Suprianto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 1 (2022): JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jte.v11n1.p56-62
Bendungan merupakan salah satu bangunan terpenting yang sering digunakan pada setiap peradaban manusia dimana fungsi utamanya yaitu menghentikan lajur air. Dengan semakin berkembangnya jaman, debit air yang tidak terkontrol dapat menimbukan beberapa dampak negative yang utama yaitu banjir. Digunakannya pengendali fuzzy-PID, diharapkan pengendalian debit air pada bendungan akan lebih terkendali. Selain itu bendungan mampu memberikan manfaat kepada lingkungan disekitarnya seperti menyalurkan air menuju perumahan maupun industri yang berada jauh dari aliran air tersebut. Tujuan penulisan artikel ini adalah memberikan bukti apabila dengan plant yang telah ada, kemudian menggunakan pengendali fuzzy-PID mampu mendekati hasil yang diinginkan dan apakah hasil berikut lebih baik daripada menggunakan pengendali PID ataupun fuzzy. Simulasi yang digunakan pada artikel ini yaitu matlab dimana membantu perhitungan yang akan dilakukan. Simulasi yang telah dilakukan menggunakan hybrid fuzzy-PID memberikan pada setpoint 10 yaitu waktu naik : 2.3452 detik, waktu tunak : 32.502 detik, nilai steady state : 10.1447, dan Error Steady State : 1.447 %. Untuk setpoint 12 yaitu waktu naik : 2.2173 detik, waktu tunak : 11.7274 detik, Nilai steady state : 12.147, dan Error Steady State :1.225 %. Dan pada setpoint 14 yaitu waktu naik : 2.2074 detik, waktu tunak : 13.0122 detik, nilai steady state : 14.1473, dan Error Steady State : 1.056 %. Kata Kunci: Matlab, Fuzzy-PID, Ketinggian Air
Rancang Bangun Kartesian Robot Untuk Mencetak Gambar Pada Pancake
Agil Juninto Putra Maulana;
Arif Widodo;
Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jte.v10n3.p749-756
Perkembangan teknologi sekarang ini berguna untuk mendukung kegiatan manusia mulai dari IoT, smartphone dan 3D Printing. Revolusi Industri pada dewasa ini sangat berkembang pesat yaitu 3D printing salah satunya adalah teknologi merakit suatu produk dengan cara yang cepat dan berintegrasi dan teknologi itu yaitu CAD (Computer Aided Design). Tujuan dari penelitian ini adalah ingin merancang 3D printing food yaitu kartesian robot untuk mencetak pancake. Kartesian robot adalah konfigurasi robot yang dapat bergerak berdasarkan 3 sumbu dasar x,y dan z. Penelitian ini menggunakan metode pertama mendesain mekanik 3 dimensi dengan menggunakan aplikasi Sketchup, hardware yang digunakan menggunakan shield RAMPS 1.4 dan software yang digunakan untuk mendesain dan mengkonvert gambar ke format G-code menggunakan aplikasi inkscape, aplikasi untuk mencetak menggunakan aplikasi pronterface. Hasil penelitian ini kartesian robot pancake dapat mencetak gambar seperti lingkaran, kotak dan bintang tingkat presisi pada kartesian robot pancake ini memiliki persentase error 2,91% dengan kesalahan mencetak 0,3 cm. Robot ini dapat bekerja mencetak gambar meskipun terdapat error tidak mempengaruhi hasil gambar. Tujuannya adalah gambar yang dicetak dapat mencetak semirip mungkin dengan aslinya. Kata kunci : RAMPS 1.4, 3D Printing Food, Inkscape, Pronterface, G-code.
Monitoring Penggunaan Daya Baterai pada Sistem Alat Water Level Control Berbasis IoT
Tedy Muhammadhy;
Unit Three Kartini;
Endryansyah Endryansyah;
Nur Kholis
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 5 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/inajet.v5n1.p11-19
Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern kebutuhan listrik sudah menjadi kebutuhan pokok yang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya semakin banyak. Cara mengatasi penghematan penggunaan energi listrik yaitu dengan menggunakan energi alternatif solar cell. Dalam penelitian ini dirancang sebuah alat yang dikontrol oleh mikrokontroller esp32 yang dapat mengontrol ketinggian air dengan motor DC yang menggunakan energi alternatif matahari, dan juga dapat dimonitoring secara jarak jauh dengan internet melalui smartphone. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perbandingan monitoring penggunaan arus dan tegangan battery dan solar cell pada intensitas cahaya matahari yang berbeda selama enam jam pada sistem alat water level control. Tingginya intensitas matahari digunakan sebagai parameter dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah mengukur arus dan tegangan secara manual pada input solar cell dan membandingkan hasil penggunaan arus dan tegangan battery yang dibandingkan secara telemetri dan manual menggunakan multimeter. Untuk mengetahui intensitas cahaya pada setiap jam digunakan lux meter. Hasilnya diperoleh intensitas cahaya tertinggi pada pukul 11.00 WIB yaitu 102700 lux dengan daya maksimal solar cell 20.76 Watt dan intensitas cahaya terendah pada pukul 14.00 WIB yaitu 2483 lux dengan daya rendah solar cell 6.35 Watt. Dengan nilai error perbandingan pada tegangan modul battery dan pembacaan tegangan secara manual adalah 0.20%. Sedangkan nilai error rata-rata tegangan 0.024 dan nilai error rata-rata arus 0.0065 menggunakan IoT dan tanpa menggunakan IoT berdasarkan perhitungan secara MSE. Kata kunci : Tingkat Ketinggian Air, Sell Surya, IoT, Energi Alternatif
Rancang Bangun PLTS Portable Untuk Supply Mobile Charger Berbasis Internet of Things
Hanifah Kusumastuti;
Endryansyah Endryansyah;
Nur Kholis
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 5 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/inajet.v5n1.p20-28
Diperlukan proses charging pada penggunaan ponsel yang praktis agar ponsel tidak mati karena kehabisan daya pada baterai dan ponsel dapat terus digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun PLTS portable yang mudah dibawa atau dipindah tempat dan dapat digunakan untuk supply mobile charger pada proses charging baterai ponsel berbasis Internet of Things dengan aplikasi Blynk sebagai interface serta ESP8266 dan ATmega328P sebagai mikrokontroler. Metode yang digunakan adalah jenis pendekatan eksperimen dengan pengumpulan data dilakukan melalui pengujian tanpa beban dengan mengukur tegangan dan arus yang dibangkitkan oleh pembangkit surya, dan pengujian berbeban dengan mengukur tegangan accu pada saat pengisian accu, mengukur beban AC pada kondisi charging rangkaian terhubung dengan panel surya, dan mengukur beban AC pada kondisi discharging rangkaian hanya menggunakan accu sebagai suplai energi. Pada pengujian tanpa beban diperoleh hasil output tegangan dan arus sebesar 14.77V dan 1.55A. Pada pengujian pengisian accu diperoleh penambahan tegangan accu sebesar 0.72V. Pada pengujian accu kondisi charging, nilai tegangan accu sebesar 12.78V – 12.71V dengan penambahan baterai ponsel sebesar 32%. Pada pengujian accu kondisi discharging, nilai tegangan accu mengalami penurunan sebesar 0.03V saat diberi beban 0.7A dengan penambahan baterai ponsel sebesar 32%. Rancang bangun PLTS portable bekerja secara efektif untuk digunakan sebagai supply mobile charger pada proses charging baterai ponsel saat berada diluar ruangan atau di fasilitas umum. Kata kunci: Blynk, Internet of things, Mobile charger, PLTS portable
Rancang Bangun Alat Monitoring Gangguan Pada Panel Surya Menggunakan NodeMCU Berbasis Website
Ragil Ardhiansyah;
Endryansyah Endryansyah;
Nur Kholis
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 5 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/inajet.v5n1.p29-38
Panel surya merupakan penghasil energi listrik yang bergantung pada tingkat intensitas cahaya matahari yang jatuh pada panel surya, penyerapan sinar matahari mudah dipengaruhi terhadap gangguan dari faktor eksternal. Penurunan efisiensi panel surya yang disebabkan oleh gangguan eksternal seperti cuaca maupun panel tertutup oleh benda. Penempatan panel surya selalu yang berada diatas dan di tempat yang luas membuat panel surya tidak dapat dipantau setiap saat, maka diperlukannya pemantauan atau monitoring dalam jarak jauh untuk mengetahui kondisi pada panel surya. Penurunan efisiensi panel surya yang disebabkan oleh gangguan eksternal seperti cuaca maupun panel tertutup oleh benda. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat monitoring gangguan pada panel surya menggunakan mikrokontroler nodemcu esp8266 berbasis website yang dapat memantau panel dimanapun, kapanpun dan secara realtime. Alat monitoring ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi panel surya dengan mendeteksi gangguan pada panel surya yang dapat menurunkan efisiensi panel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Aturan menentukan gangguan panel surya terdiri dari beberapa hubungan antara efisiensi panel surya, suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya. Hasil dari penelitian ini alat monitoring gangguan pada panel surya menggunakan nodemcu berbasis website terbukti efektif meningkatkan efisiensi panel surya dalam monitoring gangguan pada panel PV, peningkatan efisiensi panel surya hingga mencapai 7,5%. Keyword : renewable energi solar cell, Internet of think (IoT), gangguan, Website
Monitoring Level Air Pada Tambak Udang Dengan Sensor Ultrasonic Berbasis Internet Of Things (IoT)
Akbar Tahir Kalbii;
Unit Three Kartini;
Nur Kholis;
Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jte.v11n3.p433-439
Untuk memonitoring permukaan tinggi air yaitu water level control dan penggunaan alternatif ini dapat menerapkan beberapa metode, tahanan geser, kawat resistansi, dan sensor ultrasonik. Penggunaan metode kawat resistansi, berikut adanya senyawa pada air bisa mengakibatkan perhitungan resistivitas yang berubah. Kekurangan kawat resistansi bisa korosi diakibatkan logam ditaruh dalam air saat proses pengukuran tinggi air dan bisa terjadi error pada hasil yang diakibatkan adanya dasar air yang berubah dangkal, sama dengan metode tahanan geser. Beda saat yang di gunakan adalah sensor ultrasonik, yang di peruntukan mengukur tinggi level air tanpa harus memasukan alat ke dalam air yang bisa mendapatkan hasil dengan metode eksperimen yang menghasilkan keakuratan dan daya tahan alat.pada eksperimen ini bertujuan juga menguji real team pada alat dan pada aplikasi monitoring otomatis dengan menggunakan blynk, Kerja sensor ultrasonik memanfaatkan kecepatan rambatan gelombang ultrasonik diudara yang baik di gunakan sebagai pengukur tinggi air pada tambak udang dengan menggunakan teknik sensor ultrasonic dengan perhitungan persentase error yang terjadi dengan rata-rata 0,1% dan teruji keakuratan real time pada alat ini. Dengan demikian pertimbangan tersebut dibuat dan di uji alat automatic water level control berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor ultrasonik dengan metode eksperimen memanfaatkan energi dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk energi yang cocok dipakai karena alat ini akan di tempatkan di luar ruangan yaitu di tambak udang. Kata kunci: Arduino IDE, Esp-32wroom-32, Internet of Things (IoT), Sensor Ultrasonik, Solar sel
Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Dengan Pendeteksi Hujan Pada Instalasi Hidroponik NFT Tanpa Atap Berbasis Telegram BOT
Andika Dwi Wibowo;
Nur Kholis;
Farid Baskoro;
Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jte.v11n3.p471-480
Penelitian ini bertujuan membuat sebuah rancang bangun sistem kontrol dan memantau parameter nutrisi hidroponik serta dapat meminimalkan tercampurnya air hujan dengan air nutrisi pada instalasi hidroponik tanpa atap. Metode penelitian dilakukan mulai dengan study literatur dilanjutkan dengan perancangan hardware dan software, kemudian melakukan percobaan alat dan pengujian alat, yang terakhir melakukan analisis hasil dan pembahasan. Pada penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan NodeMCU ESP8266 serta menggunakan Bot API pada aplikasi Telegram sebagai sistem interface pengguna. Sistem dilengkapi dengan pendeteksi hujan yang dapat membuka kran output dari instalasi serta mematikan pompa utama pada hidroponik tanpa atap saat terjadi hujan. Dengan begitu air hujan yang masuk dan mengalir pada instalasi dapat terbuang dan tidak bercampur dengan air nutrisi hidroponik. Sistem mampu menjaga dan mempertahankan tingkat kadar nutrisi hidroponik dengan menambah dan mencampur air nutrisi jika air nutrsi berkurang dari bibir bak penampungan nutrisi. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi dari penggunaan nutrisi hidroponik. Dari pengujian pada penelitian ini didapatkan hasil pembacaan pada sensor TDS memiliki nilai eror rata-rata sebesar 2.77 %. Pembacaan suhu air memiliki nilai eror rata-rata sebesar 1.50 %. Sedangkan hasil uji pembacaan pH air memiliki nilai eror rata-rata 1.74 %. Sistem monitoring berbasis Telegram Bot yang digunakan memiliki respon waktu pengiriman rata-rata tertinngi 84,5 detik dan respon waktu pengiriman tercepat 5,3 detik. Kata kunci : Hidroponiik NFT, Sensor TDS, Sensor pH, Sensor Hujan, Telegram BOT
Perancangan Pembangkit Hybrid (Solar Cell-Thermoelectric Generator(TEG)) Berbasis Internet of Things (IoT)
Achmad Reggal Readyansyah;
Subuh Isnur Haryudo;
Achmad Imam Agung;
Nur Kholis
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jte.v11n3.p454-462
Solar Cell sebagai pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) diharapkan mampu mengatasi kebutuhan energi yang terus meningkat. Namun, kemampuan Solar Cell dalam menyerap energi dari radiasi cahaya Matahari terbatas hanya sebagian saja, sisanya berubah menjadi panas. Panas ini membuat efisiensi Solar Cell lama-kelamaan menjadi berkurang. Metode yang digunakan menggunakan metode eksperimen dengan pengembangan monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Tujuan penelitian untuk merancang sebuah pembangkit hybrid antara Solar Cell dan Thermoelectric Generator (TEG) yang dimana memanfaatkan menyerapan panas sisa yang tidak dapat diserap Solar Cell guna meningkatkan efisiensi dalam penyerapan energi. Didapatkan hasil bahwa pembangkit hybrid ini dapat bekerja dengan baik karena pada pengujian data antara multimeter dan sensor saat Solar Cell sebelum di hybrid tanpa beban mendapatkan nilai tegangan sebesar 13,37 V serta Arus 0,8 A dengan tingkat error pengujian sebesar 1,65 % serta pengujian data setelah di hybrid dengan Thermoelectric Generator (TEG) tanpa beban mendapatkan tegangan sebesar 14,67 V dan arus sebesar 1,4 A dan nilai error sebesar 2,04 %. Pembangkit hybrid ini juga efisien karena pada pengujian efisiensi Solar Cell saat sebelum dan sesudah di hybrid dengan Thermoelectric Generator (TEG) terdapat perbedaan sebesar 1,7 % lebih tinggi saat di hybrid. Pembangkit hybrid ini dapat diaplikasikan pada pemasangan Solar Cell berdaya rendah di perumahan maupun pemasangan Solar Cell berdaya tinggi di lingkungan yang panas guna memanfaatkan kinerja alat yang mampu meningkatkan efisiensi penyerapan energi. Kata Kunci : Energi Hybrid, IoT, Solar Cell, Thermoelectric Generator (TEG)
Perbandingan Efektivitas Alat Penentu Golongan Darah Manusia Berdasarkan Akurasi Modul
Mumtazusysyifa Maimunah;
Nur Kholis;
Nurhayati Nurhayati;
Farid Baskoro
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 12 No 1 (2023): JANUARI 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jte.v12n1.p1-8
Golongan darah manusia saat ini lebih mudah ditentukan dengan diproduksinya alat penentu golongan darah elektronik. Perancangan prototipe penentu golongan darah sudah banyak dilakukan dalam berbagai penelitian. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis perbandingan dan efektivitas alat penentu golongan darah manusia berdasarkan akurasi modul yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Literatur Review yang dilakukan dengan cara mengumpulkan referensi melalui buku, jurnal, dan pustaka lainnya yang relevan dengan penelitian. Dari hasil review yang telah dilakukan menunjukkan bahwa efektivitas yang dimiliki oleh setiap modul yang digunakan (seperti penggunaan tipe arduino, LED, sensor LDR, fotodioda, tipe modul wifi dan modul kamera yang dipasang) berbeda. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam review 8 jurnal nasional dan internasional, hasil akurasi terbaik sebesar 98% dengan judul Determination of Human Blood Type Using Image Processing Techniques yang memberikan tingkat kesamaan yang tinggi berdasarkan komparasi terhadap pengujian langsung secara medis. Pada penelitian tersebut menggunakan modul Arduino Duemilanove ATmega 328, Arduino Ethernet Shield, dan LDR. Kata Kunci: Alat Penentu Golongan Darah, Akurasi Modul, Efektifitas Modul
MAKNA TRADISI SESAJEN DALAM ACARA EWOH
Nur Kholis
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 13 No 2 (2022): Widya Genitri: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36417/widyagenitri.v13i2.489
Makna yang terkandung di dalam sesajen dalam setiap acara ewoh di masyarakat Desa Latsari adalah sebagai adat untuk penghormatan terhadap roh leluhur. Dalam penelitian ini berusaha untuk menjelaskan akan adanya beberapa proses dalam pelaksanaan tradisi sesajen serta mengungkap makna yang terkandung di dalam sesajen dalam segala bentuk acara ewoh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sedangkan dalam teknik analisis menggunakan teknik analisis structural Levi-Strauus. Hasil yang didapatkan dalam proses penelitian ini adalah menyajikan bentuk sesajen yang digunakan dalam melakukan tradisi serta bagaimana upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam mempersembahkan sesajen. Banyak kegiatan yang dapat dikatakan semua menggunakan sesajen sebagai tanda perwujudan rasa syukur masyarakat dan hormat terhadap Tuhan dan setiap ritual ini memiliki makna sebagai rasa penenang dan ketentraman hidup masyarakat.