Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Presensi Dosen dan Mahasiswa Dengan Radio Frequency Identification (RFID) Berbasis Raspberry PI Agus Triyono; Farindika Metandi
Just TI (Jurnal Sains Terapan Teknologi Informasi) Vol 13, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/justti.v13i2.622

Abstract

Pemanfaatan RFID saat ini sangat bermanfaat terutama dalam bidang pendidikan. RFID dapat digunakan dalam dunia Pendidikan yaitu dalam proses presensi belajar mengajar. Beberapa perguruan tinggi menggunakan RFID sebagai presensi untuk kehadiran dosen dan mahasiswa secara bersamaan sebagai syarat terselenggaranya proses belajar mengajar dan terbukti efektif dan efisien. Namun demikian teknologi yang dipergunakan masih menggunakan serial port dengan protocol RS485 multidrop sebagai komunikasi antara client dan servernya. Dalam journal ini dikembangkan dengan metode presensi yang sama namun dengan teknologi komunikasi yang berbeda yaitu menggunakan raspberry pi sebagai client agar dapat berkomunikasi menggunakan protocol TCP/IP yang sangat dan efisien serta berbiaya rendah,
Pelatihan Penggunaan Sistem Aplikasi Layanan Prima Desa Suka Rahmat, Teluk Pandan, Kutai Timur Noor Alam Hadiwijaya; Muhammad Farman Andrijasa; Bambang Cahyono; Ahmad Rofiq Hakim; Irwansyah Irwansyah; Agus Triyono
Jurnal ETAM Vol. 2 No. 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v2i2.285

Abstract

Permasalahan utama desa Suka Rahmat adalah profil desa dan potensi yang dimiliki desa Suka Rahmat belum terpublikasi secara terstruktur selain itu proses pelayanan kepada masyarakat masih dilakukan secara konvensional, keberadaan teknologi informasi sebagai garda terdepan dalam optimalisasi pemberian layanan prima kepada masyarakat belum termaksimalkan. guna mengatasi permasalahan tersebut, tim mengembangkan website desa Suka Rahmat serta mengembangkan sistem aplikasi pelayanan prima untuk kemudikan memberikan pelatihan kepada staf desa, ketua RT serta warga masyarakat Suka Rahmat untuk proses penggunaan kedua aplikasi tersebut. dampak dari diimplementasikanya kedua aplikasi tersebut maka diperoleh manfaat, Masyarakat lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan dan tidak harus datang ke kantor desa untuk pendapatkan pelayanan, Waktu pelayanan menjadi lebih pendek dan tidak ada lagi penumpukan antrian, Warga desa Suka Rahmat yang membutuhkan surat pengantar ataupun surat keterangan bisa dilakukan dimana saja karena sistem berbasis online, serta Implementasi protokol Kesehatan sebagai antisipasi dari penyebaran pandemic Covid-19 dapat lebih maksimal.
MQTT Rancang bangun Server Message Queuing Telemetry Transport ( MQTT) Internet of Things ( IoT) Berbasis Eclipse irwansyah irwansyah; Wahyuni Eka Sari; Agus Triyono; Yhunike Widiya Pratama; Muhammad Bagus; Bintang Tmur; susanna susanna
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 8 No 1 (2025): Januari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v8i1.7403

Abstract

The design of a Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) server for the Internet of Things (IoT) utilizes Eclipse Mosquitto as the core server software. The process begins with installation and basic configuration, including port setup, authentication, and encryption to ensure secure communication. Further customization is implemented to meet specific project requirements, such as configuring connection protocols, access permissions, quality of service (QoS) levels, and message retention policies. Integration with other Eclipse platforms, such as Eclipse Paho, supports the development of MQTT clients for IoT devices, enabling bidirectional communication between the server and devices. Additional tools like Eclipse Vert.x or Eclipse Hono may also be utilized to enhance device management and enable more complex message processing. Testing results indicate that the MQTT server implemented on a Raspberry Pi 3 B+ successfully received and transmitted data. The ESP32 device also achieved successful data communication via the MQTT server. The system can be accessed across different networks, offering flexible communication without reliance on the same local network. This implementation demonstrates the reliability of MQTT as a robust solution for IoT communication.
Implementasi Sistem Komunikasi Otomatis untuk Data Logger Sensor Salinitas di Sungai Wain Balikpapan dengan Solusi Reverse SSH Tunnel pada Lingkungan CGNAT Agus Triyono; Fajerin Biabdillah
PoliGrid Vol. 7 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/poligrid.v7i1.197

Abstract

Pemantauan salinitas di kawasan konservasi Sungai Wain, Balikpapan, memerlukan saluran komunikasi data yang tetap hidup walau perangkat dipasang jauh dari infrastruktur jaringan tetap. Persoalan muncul saat data logger kami sambungkan lewat modem 4G LTE: operator seluler di Indonesia umumnya menerapkan Carrier Grade NAT (CGNAT) sehingga Raspberry Pi di lapangan tidak memperoleh alamat IP publik. Akibatnya port forwarding tidak bisa diandalkan dan akses balik dari pusat kendali jadi terhambat. Penelitian ini merancang dan menguji solusi reverse SSH tunnel berbasis autossh yang dijaga oleh systemd, kemudian mengukur perilaku sistem di lab dengan SIM komersial yang berada di balik CGNAT. Selama 24 jam pengujian, sistem berhasil mengirim 1.440 titik data tanpa kehilangan paket, uptime tunnel tercatat 99,5%, dan rata-rata waktu pemulihan setelah pemutusan jaringan berada di kisaran 6 sampai 9 detik. Akses SSH balik (port 2222 di server pusat) terbukti stabil dengan latensi rata-rata 150 ms. Konsumsi daya komputasi tetap rendah, ~5% CPU saat idle dan ~15% saat transfer file. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa pendekatan tunneling berbasis perangkat lunak bebas terbukti layak menjadi pengganti VPN komersial atau paket IP publik statis untuk proyek monitoring lingkungan skala menengah-kecil di Indonesia.
Penerapan Alat Pengering Terasi Udang Rebon Menggunakan Metode Research And Development Rizka Tri Wulandari Putri; Agus Triyono; Arsan Kumala Jaya
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 4 No. 3 (2026): Februari 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i3.781

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan dan penerapan alat pengering terasi udang rebon otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 dengan metode Research and Development (R&D). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi proses pengeringan dan menjaga higienitas produk yang selama ini masih dilakukan secara tradisional dan bergantung pada kondisi cuaca. Alat yang dikembangkan dilengkapi dengan sensor DHT22 untuk membaca suhu dan kelembaban, elemen pemanas 300W sebagai sumber panas, serta kipas DC 12V untuk menjaga sirkulasi udara di dalam box pengering. Sistem bekerja secara otomatis dengan mengatur pemanas dan kipas melalui relay berdasarkan data sensor, sehingga suhu dan kelembaban tetap stabil selama proses pengeringan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu mengurangi waktu pengeringan dari ±3–4 hari (metode tradisional) menjadi ±8 jam, dengan hasil yang lebih bersih dan konsisten. Penggunaan alat ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas produk terasi udang rebon secara efisien, higienis, dan berkelanjutan. Kata Kunci: pengering terasi, udang rebon, ESP32, DHT22, R&D, otomatisasi, IoT
Pengembangan Management Energi Dengan Solar Panel Yang di Terapkan Pada Tempat Sampah Aulia Rahmah; Agus Triyono; Karyo Budi Utomo
JURNAL VOKASI TEKNIK Vol 4 No 02 (2026): July ISSUE | JUVOTEK JURNAL
Publisher : CV MEDAN TEKNO SOLUSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study designs a solar panel to support the operation of an automatic waste segregation system. The primary focus is to develop an efficient and reliable solar panel. The methods include literature review, energy requirement analysis, design, and performance testing of the solar panel. The results indicate that the developed solar panel effectively supports the system's operation. Developing a reliable and efficient solar panel is essential for a self-sustaining waste management system and provides additional insights into renewable energy usage in waste management.
Implementasi Internet of Things dalam Pemantauan Kondisi Burung Kacer Rizka Upa’ Mallisa’; Agus Triyono; Irwansyah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 4 (2026): Agustus, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/f2sn4432

Abstract

Abstrak - Pemeliharaan burung kacer memerlukan pemantauan kondisi lingkungan yang meliputi suhu, kelembapan, kualitas udara, serta ketersediaan air minum agar kesehatan burung tetap terjaga. Metode pemantauan manual sering menimbulkan keterlambatan dalam memperoleh informasi sehingga berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesejahteraan burung. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memonitor kondisi lingkungan kandang burung kacer secara real-time. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, dengan sensor DHT22 untuk mengukur suhu dengan kelembapan, sensor MQ-135 untuk memantau kualitas udara, serta water level sensor untuk mendeteksi ketinggian air minum. Hasil pembacaan sensor dikirim secara terus-menerus ke Firebase Realtime Database dan ditampilkan melalui website monitoring agar dapat diakses dari jarak jauh. Selain pemantauan data, sistem juga dilengkapi aktuator seperti kipas pendingin dan pompa air mini DC yang bekerja berdasarkan nilai sensor guna membantu menjaga stabilitas lingkungan kandang. Pemantauan parameter-parameter tersebut dilakukan secara real-time karena fluktuasi lingkungan kandang berpengaruh langsung terhadap kondisi kesehatan, tingkat stres, dan kualitas suara burung kacer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat beroperasi secara stabil dan responsif  dalam memantau habitat secara akurat, sehingga membantu pemilik dalam menjaga kondisi burung kacer tetap prima dan meminimalkan risiko kematian akibat stres lingkungan. Kata kunci : Burung Kacer; IoT; Firebase; Website; Abstract – The maintenance of vultures requires monitoring environmental conditions including temperature, humidity, air quality, and the availability of drinking water to keep birds healthy. Manual monitoring methods often cause delays in obtaining information, thus potentially disturbing the comfort and well-being of birds. Based on these problems, this study designed and implemented an Internet of Things (IoT)-based monitoring system capable of monitoring the environmental conditions of the birdhouse in real-time. The system uses the ESP32 microcontroller as its primary controller, with a DHT22 sensor to measure temperatur with humidity, an MQ-135 sensor to monitor air quality, and a water level sensor to detect drinking water level. Sensor readout results are sent continuously to the Firebase Realtime Database and displayed via the monitor website to be accessible remotely. In addition to data monitoring, the system also features actuators such as cooling fans and DC mini water pumps that work based on sensor values to help maintain stability in the enclosure environment. Real-time monitoring of these parameters is done because the fluctuations in the cage environment directly affect the health condition, stress level, and sound quality of the vultures. Tests showed that the system could operate in a stable and responsive manner in monitoring habitats accurately, thus helping owners in maintaining primal conditions and minimizing the risk of death from environmental stress. Keywords: Mackerel; IoT; Firebase; Website;