Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Effects of Using E-Leaflet and Lecture Methods on Maternal Knowledge Regarding Stunting Prevention in Toddlers Dini Ariani; Hani Septiani; Yanti Srinayanti
Genius Journal Vol. 5 No. 1 (2024): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v5i1.329

Abstract

Objective: The objective of this research is to assess the impact of utilizing e-leaflets and lecture methods on the knowledge of mothers with toddlers in stunting prevention. Method: A quasi-experimental approach with a pre-test/post-test two-group research design was employed. The participants in this study consisted of 40 mothers of toddlers, and data collection was done using a questionnaire. Result: The significance value (2-tailed) was found to be 0.0043, which is less than 0.05. This leads to the conclusion that there is a significant disparity in knowledge before and after providing the e-leaflet and lecture. Conclusion: The research highlights a significant disparity in knowledge acquisition following the distribution of e-leaflets and lectures among mothers of toddlers.
Edukasi dan Pelatihan Kader Tentang Penggunaan Alat Pengukuran Tekanan Darah Untuk Pencegahan Hipertensi jajuk kusumawaty kusumawaty; Dedi Supriadi; Yanti Srinayanti; Lilis Lismayanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5988

Abstract

Seseorang dikatakan hipertensi bila memiliki tekanan darah sistolik >140 mmHg atau tekanan darah diastolik >90 mmHg, pada pemeriksaan yang berulang. Salah satu upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi adalah dengan cara rutin mengecek tekanan darah. Tujuan kegiatan pengabdian masyrakat ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan kader mengenai hipertensi, juga menambah kemampuan kader dalam pengukuran tekanan darah. Metode: identifikasi jumlah kader dan mengumpulkan kader yang diperlukan, identifikasi pengetahuan kader dengan pre-test, edukasi dengan metode ceramah dan tanya jawab, pelatihan penggunaan alat pengukuran tekanan darah, evaluasi dengan memberikan post-test dan mengamati kegiatan. Hasil: Kader yang mengikuti kegiatan berjumlah 8 orang, rata-rata pengetahuan kader sebelum dilakukan edukasi adalah pengetahuan cukup dan rata-rata pengetahuan kader setelah dilakukan edukasi adalah pengetahuan baik. Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan kader mengenai hipertensi, dan kader menjadi bisa menggunakan alat pengukuran tekanan darah.