Mikyal Oktarina
Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN ANAK DALAM KANDUNGAN MENURUT PERSPEKIF ISLAM Mikyal Oktarina; Rahmadon Rahmadon
Serambi Tarbawi Vol 7, No 2 (2019): Serambi Tarbawi
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.631 KB) | DOI: 10.32672/tarbawi.v7i2.1801

Abstract

Pendidikan adalah upaya terus menerus yang dilakukan oleh orang dewasa  untuk membimbing, mengarahkan dan mengembangkan potensi fitrah anak yang sudah ada sejak lahir. Islam mengajarkan kita bahwasanya sejak memilih pasangan harus yang shaleh shalehah, Hal tersebut sebagai pertanda bahwa begitu pentingnya menyiapkan keturunan yang shaleh shalehah sebagai penerus generasi yang memperjuangkan Islam. Berdasarkan hasil penelitian anak dalam kandungan sudah dapat di didik walau sebatas pendidikan tidak langsung yakni pendidikan yang dilakukan melalui ibu yang mengandung, dengan cara ibu menjaga kesehatannya dengan nutrisi yang seimbang, membiasakan berakhlak al-karimah, senantiasa membaca, mendengarkan ayat-ayat Al Quran. Anak dalam kandungan sudah dapat di didik dengan tiga tahapan, periode pertama dalam kandungan pasti bermula dari adanya kehidupan (al-hayat). Kedua, setelah berbentuk segumpal daging (mudghah) Allah SWT meniupkan ruh kepadanya. Ruh inilah yang menjadi titik mula dan sekaligus awal mula bergeraknya motor kehidupan psikis manusia. Ketiga, aspek penting bagi janin yaitu aspek agama yang sudah dibawa anak sejak lahir (fitrah) yang  sudah siap untuk dikembangkan dalam kehidupan nyata. Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mendidik anak dalam kandungan yaitu seperti metode do’a, metode ibadah, metode  membaca dan menghafal  ayat-ayat Al Quran, metode dzikir dan metode dialog dengan mengajak keterlibatan secara intensif dengan janin yang ada dalam kandungan dengan sang ibu dan seluruh anggota keluarga.
KESENJANGAN ANTARA PRESTASI AKADEMIK DAN INTEGRITAS DI DUNIA PENDIDIKAN: KESADARAN ETIS SEBAGAI PENGGERAK TRANSFORMASI PERILAKU MAHASISWA Syafrizal; Mikyal Oktarina; Ilham Hidayatullah; Fitrah Nabila Dista; Nurliza Zuhra
Journal of Education and Learning Sciences Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Gerasi Insan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56404/jels.v6i1.302

Abstract

Academic achievement has long been positioned as a primary indicator of success in higher education. However, an excessive orientation toward academic attainment risks obscuring the fundamental purpose of education, namely the formation of student integrity and moral responsibility. Academic realities reveal a growing misalignment between academic performance and ethical conduct, as reflected in various forms of academic dishonesty and the erosion of integrity within higher education institutions. This article aims to conceptually examine the role of ethical awareness as a driving force for the transformation of student behavior in the context of higher education. This study is constructed through a literature-based approach employing critical analysis of ethical theories, character education, and academic values relevant to contemporary higher education. The discussion emphasizes ethical awareness as an internalized moral consciousness that guides students in ethical decision-making, the internalization of academic honesty, and the integration of intellectual achievement with social responsibility. The article underscores the urgency of mainstreaming ethical awareness within curricula, pedagogical practices, and academic culture as a foundational framework for fostering sustainable student integrity. Accordingly, higher education is expected not only to produce academically accomplished graduates but also individuals who demonstrate strong character, integrity, and ethical sensitivity in both academic and social spheres