This Author published in this journals
All Journal JTM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

MENURUNKAN DEVIASI TARGET PRODUKSI CLINKER AKIBAT PENGGANTIAN HAMMER DI PLANT TUBAN 2 PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk. DENGAN MENGGUNAKAN METODE PDCA DAN SEVEN TOOLS Setyawan Adi Siswanto; Abdul Wahab; Artono Raharjo
Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2015): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.875 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan perfomance Clinker Crusher dengan menekan frekuensi penggantian Hammer Clinker Crusher hanya satu tahun sekali sehingga target produksi dapat tercapai bahkan melebihi target RKAP yang ditetapkan perusahan. Sumber data diambil dari laporan produksi Seksi Perencanaan Bahan dan Produksi dan laporan harian Seksi Pemeliharaan Mesin Kiln & Coal Mill 1-2 PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk. Adapun metode yang akan digunakan dalam penelititan ini adalah menggunakan metode plan, do, check, action atau yang sering disebut PDCA, serta menggunakan Seven Tools. Adapun langkah-langkahnya antara lain mengumpulkan data dan identifikasi masalah, menganalisa penyebab, menguji dan menentukan penyebab dominan, membuat rencana dan melaksanakan perbaikan, meneliti hasil, membuat standar baru, serta mengumpulkan data baru dan menentukan rencana berikutnya. Berdasarkan penerapan metode PDCA dan Seven Tools yang dilakukan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa performance Clinker Crusher Tuban 2 meningkat sehingga deviasi target produksi clinker dapat ditekan dan frekuensi penggantian Hammer Clinker Crusher hanya setahun sekali yang sebelumnya 6 kali dalam setahun. Untuk langkah perbaikannya pun disarankan dapat diimplementasikan pada Clinker Crusher yang lain yang mempunyai tipe alat yang sama di Plant Tuban 1 & Plant Tuban 3 PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk.
ANALISA PENGARUH PERBANDINGAN ELEKTRODA RB. 3.2 MM DAN RB. 4.0 MM TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PADA BAJA AISI 4340 Afian Nur; Abdul Wahab; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 02 (2014): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.755 KB)

Abstract

Baja merupakan paduan besi berbagai macam elemen dengan komposisi karbon yang mempunyai pengaruh sangat kuat terhadap sifat-sifatnya, sehingga paduan yang banyak digunakan sangat luas, maka bebagai industri berusaha secara terus-menerus berubah atau memperbaiki sifat mekanik dari besi tersebut. Luasnya penggunaan baja karbon menyebabkan banyak perusahaan berusaha memperbaiki sifat mekanik dari baja ini. Dalam memperbaiki sifat mekanik sering ditemui retak-retak pada las yang sangat mempengaruhi pada kekuatan tarik bahan baja tersebut. perumusan masalah dalam hal ini adalah untuk mengetahui bagaimana sifat mekanik baja AISI 4340 terhadap kekuatan tarik dan kekerasan dengan menggunakan eletroda RB 3,2 mm dan RB 4 mm. Hasil penelitian uji tarik dengan elektroda RB 3.2 mm adalah 813,9155(MPa) dan elektroda RB 4.0 mm adalah 875,10755(MPa), jadi dapat disimpulkan penggunaan pada pengelasan terhadap nilai kekuatan tarik(MPa) menggunakan elektroda RB 4 mm lebih besar nilai kekuatan tarik dengan penggunaan elektroda RB 3,2 mm. Pengujian kekerasan(HVN) terhadap baja AISI 4340 dengan menggunakan elektroda RB 3,2 mm adalah 365,4(HVN) dan elektroda RB 4 mm adalah 444,8(HVN), jadi dapat disimpulkan penggunaan pada pengelasan terhadap nilai kekerasan(HVN) pada baja AISI 4340 lebih besar nilai kekerasan dengan penggunaan elektroda RB 4 mm.
Analisa Pengaruh Variasi Perbandingan Roda Gigi Transmisi Untuk Memaksimalkan Daya Listrik Pada Turbin Angin Savonius Bertingkat Rizky Firmansyah Yunianto; Abdul Wahab; Margianto Margianto
Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 01 (2017): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.86 KB)

Abstract

In line with the increase in the world of economic development. Thus, energy consumption will also increase, particularly in the electrical energy needs. With the more demand for electrical energy will have a negative impact in the absence of new sources of energy that can be used to supply the electrical energy. In this case the wind energy has the potential to be used as a power plant. Wind is moving air because of differences in air temperature. Wind power can be very large and the wind continued presence there and could be one solution to meet the electricity needs. To convert wind energy into electrical energy we need a tool called a wind turbine. The wind turbine itself is a tool that utilizes the driving force for moving the wind to generate electricity. The wind turbine itself is divided into two, namely: horizontal axis wind turbines and vertical axis wind turbines.
PENGARUH JENIS KULIT TERHADAP PARAMETER JARAK KEDUA UJUNG BAWAH UPPER BELAKANG SEPATU DARI HASIL PENGEPRESSAN UPPER BELAKANG SEPATU PADA PABRIK SEPATU PT. KARYAMITRA BUDI SENTOSA Lilik Retnowati; Abdul Wahab; Sujatmiko Sujatmiko
Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2015): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.702 KB)

Abstract

:Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh jenis kulit terhadap parameter jarak kedua ujung bawah upper belakang sepatu dari hasil pengepresan upper belakang sepatu pada pabrik sepatu PT.Karyamitra Budisentosa. Analisis data dilakukuan dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas dengan metode Bartlett. Dari hasil uji asumsi klasik dengan menggunakan uji normalitas di peroleh hasil Fhitung< Ftabel (Lhitung = 1,85321, Ltabel = 3,35) dan uji homogenitas di peroleh hasil Lhitung< Ltabel (Lhitung = 0,1289, Ltabel = 0,1610). Hasil ini menunjukkan sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan homogeny sehingga dapat dilakukan uji avana satu arah. Hasil analisis uji anava satu arah menunjukkan tidak ada pengaruh jenis kulit upper belakang sepatu terhadap parameter jarak kedua ujung bawah upper belakang sepatu dari hasil pengepressan upper belakang sepatu yang ditandai dengan nilai Fhitung< Ftabel (Lhitung = 1,85321, Ltabel = 3,35). Jadi hipotesis yang ditolak adalah tidak ada pengaruh jenis kulit upper belakang sepatu terhadap parameter jarak kedua ujung bawah upper belakang sepatu dari hasil pengepressan upper belakang sepatu. Kata
ANALISIS SISTEM JARINGAN PIPA AIR PDAM KOTA MALANG DI JALAN BOROBUDUR AGUNG Habibul Halim; Abdul Wahab; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 11, No 01 (2018): Jurnal Teknk Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya air adalah sumber daya berupa air yang berguna atau potensial bagi manusia. PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) yaitu sebuah perusahaan yang mengelola dan mensuplai air bersih. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan total head loses,dari sitem jaringan pipa air dan pompa pada PDAM Kota Malang. Persamaan yang digunakan untuk mencari nilai total head losses menggunakan persamaan bernoulli. Hasil yang didapat kan head Loses pada awal masuk air pipa isap 0,2511 m + Loses pada percabangan 21,9712 m + Loses karena perubahan diameter pipa 5 cm ke 10 (0,402998 m) 10 cm ke 15 cm (0,141169m) + Loses karena gesekan dinding pipa berdiameter 5 cm (3133,8051768 m), 10 cm (480,6329304 m), 15 cm (63,0478027m). Head pompa 4975,5568273 m,. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis sisteminstalasi di simpulkan bahwa head loses yang terjadi di titik A sebesar 3700,2523769 m titik B sebesar 3006,9040032 m  dan titik C sebesar 4974,0293475 m, Head pompa yang terjadi di titik A 3716,7798567 m, titik B 3023,4315012 m dan titik C 4990,5568273 m Dari perhitungan 3 titik di atas, bahwa head loses dan head pompa yang paling besar terjadi di titik C. Kata Kunci : Air, PDAM, Jaringan Pipa, Persamaan Bernoulli, Head losses, Head Pompa
Perbandingan Penggunaan Bahan Bakar Pertalite Dan Pertamax Turbo Terhadap Residu Karbon Dan Unjuk Kerja Pada Sepeda Motor Yamaha Byson 2013 Rayyan Rayyan; Abdul Wahab; Margianto Margianto
Jurnal Teknik Mesin Vol 11, No 01 (2018): Jurnal Teknk Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with the aim to know how big influence of analysis of fuel research to performance on motorcycle by using fuel of pertalite and pertamax turbo. In the test execution here (1) to know the difference of performance by using fuel of pertalite and pertamax turbo. (2) to find the highest performing fuel from the first turbo fuel and the pertamax turbo.The research method is the definition of literature and experimental methods. This study using f test will be known whether there are significant differences or tidan between the two samples assuming H0 and H1. The type of research used is experimental research. The tools used in this experimental consist of: 4-stroke 1-cylinder engine brand Yamaha byson 2013. Using dyno test equipment and necessary workshop equipment. From the experimental results it is known that the graph of data analysis with the f test is obtained the result that the value of effective power (HP) analysis of research 1, research analysis 2 that is research analysis 2 has greater power than the research analysis 1. Appropriate solution for further test of machine others should use the latest machines in order to achieve excellence in the research need to be tested further on the fuel of pertalite and pertamax turbo to know the better performance. Keywords: pertalite, pertamax turbo, performance, Yamaha byson 2013
ANALISA PENGARUH VARIASI MAIN JET DAN PILOT JET TERHADAP PERFORMANCE MESIN PADA SEPEDA MOTOR Purwanto Purwanto; Abdul Wahab; Artono Raharjo
Jurnal Teknik Mesin Vol 2, No 02 (2013): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.937 KB)

Abstract

Motor vehicle is a ground transportation that are beneficial to the community for personal and business purposes. Fuel intake system is one that affects engine performance. Carburetor is the fuel intake system, and has a main jet and pilot components jet.Karburator is a tool for mixing fuel with air. Main function is to supply jet fuel to the engine cylinders when the engine in conditions adle round. As well as the pilot jet is used to supply the fuel needs of the appropriate materials at all levels of engine speed and load on the idle rotation speed. The influence of the main jet and pilot jet standards, main jet and pilot jet and main jet small variation and large variation of the pilot jet engine performance include, power, torque, fuel consumption, specific fuel consumption and the effective thermal efficiency effectively. The method is carried out in the laboratory and conduct experimental data using statistical analysis to determine the results of the data. With a 4 stroke motorcycle gasoline. Main jet and pilot jet used in the study is the main jet (72) and pilot jet (38) standard, the main jet (70) and pilot jet (35) small variations, as well as the main jet (75) and pilot jet (40) variations large. With a 3500 rpm engine speed, load 5 kg, and 16 ml of fuel. The resulting torque main jet and pilot jet standards, small variations, as well as a large variety of the same, namely 1.25 (kg.m). The resulting effective power was the same, namely 6.11 (PS) or 6.031 (HP). Fuel consumption resulting from the main jet and pilot jet standard is 0.617 (kg/hour), a small variation produces 0,972 (kg/hour), and fuel consumption resulting large variation 0.483 (kg/hour). Specific fuel consumption resulting main jet and pilot jet standard 0.102 (kg/HP.m), a small variation of 0.161 (kg/HP.m), a large variation is 0.080 (kg/HP.m). As well as the effective thermal efficiencies generated by the main jet and pilot standard is 0.648. The resulting effective thermal efficiency of the main jet and pilot jet and the variation resulting 0.412 kesil main jet and pilot jet large variation 0.828. Main jet and pilot jet large variations are increasing
PENGARUH PENAMBAHAN BROWNS GAS TERHADAP KINERJA MOTOR BENSIN YAMAHA VEGA ZR 115 CC Nurrosidin Nurrosidin; Abdul Wahab; Ena Marlina
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 02 (2016): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.275 KB)

Abstract

Brown's gas (HHO) is a mixture of H gas (Hydrogen) and O gas (Oxygen) in the ratio of 2:1 is generally produced from the electrolysis process. Electrolysis is the process of molecular breakdown HO (water) into Hand O the influence of electrical energy. HHO gas has a high energy when burned up to three times the energy of premium fuel per unit of weight and has excellent combustion properties that can be used to improve the performance of combustion and exhaust emissions from gasoline engines. research on HHO gas is already quite a lot. This paper is a study of experimental behavior for HHO effect on gasoline four-stroke engine twowheeler (motorcycle). HHO gas is injected into the combustion chamber through the intake manifold by varying the flow-rate of HHO by varying the revolution shaft engine. HHO injection varies at 0 ml/s, 1 ml/s, 2 ml / s, and 3 ml/s. Rotation of the motor also varies from 3000, 3500 rpm to 4200rpm performance. observation from this study is the engine performance (output power, sfc,), emissions (CO and HC). With the addition of HHO gas to gasoline motor can improve performance four-stroke enginePowerHHOgasincreaseson the addition of3ml/sby 27,6% with amotor rotationof 4000rpm, SFCdecreasedapproximately31.4% at 4000rpm. The addition ofHHOalsoimprove the quality ofthe exhaust gasof about20% COandHCcontentdecreases to27.6%.
PENGGUNAAN GENERATOR HHO TIPE DRY CELL UNTUK MEMPRODUKSI BROWNS GAS DENGAN KATALIS NaCl Hadi Mutakkim; Abdul Wahab; Ena Marlina
Jurnal Teknik Mesin Vol 8, No 01 (2017): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.864 KB)

Abstract

Menurunnya produksi minyak mentah di Indonesia menjadi beban bagi bangsa Indonesia. Oleh karena, itu dibutuhkan energi alternatif atau suatu inovasi baru yang bertujuan untuk penghemat pemakaian bahan bakar minyak pada kendaraan. Salah satu alternatif tersebut adalh penggunaan bahan bakar hidrogen (H2). Untuk memperoleh gas hidrogen dapat dilakukan dengan cara memecah senyawa air (H2O) menjadi gas hidrogen hidrogen oksigen (HHO) atau browns gas yaitu melalui proses elektrolisis dengan bantuan arus listrik searah. Pada penelitian ini menggunakan generator HHO tipe dry cell dengan elektroda yang berupa plat stainless steel 304 dan menggunakan katalis NaCl (Natrium Klorida) dengan variasi prosentase 4; 5; dan 6 % yang masing masing dilarutkan pada aquades sebanyak 500 ml. Karakteristik yang diketahui meliputi konsumsi daya yang digunakan oleh generator, laju produksi browns gas, dan efisiensi generator HHO. Hasil penelitian dan pengujian generator tipe dry cell ini diperoleh generator terbaik dengan prosentase katalis 6 % diperoleh data hasil pengujian dengan daya yang digunakan sebesar 66 Watt, laju produksi browns gas yang dihasilkan sebanyak 0,0034 l/s dan efisiensi generator HHO sebesar 33,59 %.
29PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI KOIL TERHADAP DAYA MESIN PADA MOTOR YAMAHA MIO SOUL TAHUN 2011 Aulia Febryan; Abdul Wahab; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 02 (2014): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.088 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggantian variasi Coil terhadap daya mesin pada sepeda motor Yamaha Mio Soul tahun 2011, tanpa mengatur celah dari busi yaitu masih sesuai standart pabrikkan dengan celah pada yaitu 0,6 mm sampai 0,8 mm. dan untuk mengungkit rumor yang beredar dikalangan anak muda dan orang awam yang ingin meningkatkan daya mesin motor. apakah benar dengan memvariasi coil akan meningkatkan daya mesin motor, maka dari itu peneliti melakukan penelitian tentang variasi coil. Dengan menggunakan coil standard didapat hasil rata-rata daya (HP) sebesar 10,867, terjadi penurunan pada coil imitation didapat hasil rata-rata daya (HP) 10,6 dan pada coil racing terjadi penurunan yang signifikan pada hasil rata-rata daya (HP) sebesar 10,367. Jadi dapat disimpulkan kalau penggunaan coil Standard, coil imitation dan coil racing terdapat pengaruh yang signifikan terhadap daya (HP) pada motor bensin 4 langkah 1 silinder Yamaha Mio Soul Tahun 2011. Kata