Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Metode Bercerita Terhadap Kemampuan Berbahasa Anak TK Gebrina Rezieka, Dara
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3699

Abstract

Bahasa ialah bentuk penyampaian perasaan dan pikiran manusia yang disalurkan dengan kata-kata kepada lawan bicara. Perkembangan intelektual, sosial dan emosional anak sangat bergantung pada peranan bahasa yang diberikan. Tujuan penelitian dilakukan untuk melihat adanya  pengaruh pada metode pembelajaran bercerita terhadap kemampuan berbahasa anak di TK Baiturrahim Meulaboh. Indikator yang diamati yaitu berani berbicara, berani mengungkapkan keinginan sendiri, kelancaran dalam menceritakan kembali isi cerita, memahami isi kandungan cerita, berani tampil didepan umum. Dari hasil penelitian ini yakni adanya pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan berbahasa anak dan analisis data dengan perhitungan berdasarkan persentase. Adapun buktinya yakni berdasarkan kriteria kemampuan berbahasa anak. ditemukan 9 dari 25 anak (36%) berada di kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), lalu terdapat 14 anak dari 25 anak (56%) termasuk pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan terdapat 2 dari 25 anak (8%) berada di kegori Mulai Berkembang (MB).
ANALISIS MANAJEMEN PEMASARAN PAUD Dara Gebrina Rezieka, Fidya Ismiulya
Bunayya Vol 8, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v8i1.12256

Abstract

Memfungsikan Jari Jemari melalui Kegiatan Mozaik sebagai Upaya Peningkatan Motorik Halus Anak Usia Dini Dara Gebrina Rezieka; Erni Munastiwi; Na’imah Na’imah; Asyiful Munar; Aknes Aulia; Abda Billa Faza Muhammadkan Bastian
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2501

Abstract

Proses pengembangan diri anak harus mendapat perhatian khusus untuk dikembangkan. Salah satunya perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan motorik halus pada anak usia dini melalui kegiatan mozaik. Melalui metode deskriptif kualitatif peneliti ingin menganalisis secara induktif tentang dilakukan motorik halus pada anak usia dini dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk menemukan temuan akhir hasil penelitian yang bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan tiga rangkaian kegiatan mozaik, secara bertahap keseluruhan anak usia dini mampu menggunakan jari jemarinya dengan terampil. Intruksi kognitif anak mampu direfleksikan melalui fungsi jari jemari anak, yang menunjukkan peningkatan motorik halus. Peningkatan motorik halus juga ditunjukkan pada kemampuan otot-otot kecil yang mampu menggerak dan mengolah benda-benda kecil. Meskipun, jari jemari yang paling meningkat adalah ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah
Improving Higher Order Thinking Skill (Hots) in Early Children Using Picture Story Book Asyiful Munar; Winarti Winarti; Nai'mah Nai'mah; Dara Gebrina Rezieka; Aknes Aulia
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 3 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.839 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i3.2224

Abstract

Globalization requires many sectors of life to be ready to compete globally. The application of the HOTS approach is considered an effective approach in growing higher order thinking skills based on nature. The writing of this article is to find out the teacher's strategy in developing higher order thinking skills in children at early childhood education institutions. The research method used in this research is descriptive qualitative, data obtained from observations, interviews and documentation with data analysis techniques using triangulation analysis methods. The results showed that children are often seen as weak individuals and have not been able to learn about social issues. The low ability to think in children is caused by the learning process that has not maximized children to think actively and find solutions to every challenge they face. To develop HOTS during the learning process the teacher must provide opportunities for children to be directly involved in every activity as well as questions that can spark children's thinking.
Analisis Adat Budaya Aceh Pada Tradisi Mee Buu Tujuh Bulanan Ibu Hamil Dara Gebrina Rezieka Dara; Khamim Zarkasih Putro; Mohammad Irsyad
Jurnal Pelita PAUD Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v6i1.1494

Abstract

Budaya merupakan segala sesuatu yang berkenaan dengan akal. Selain itu kata budaya juga bermakna budi dan daya atau dari budi. Tradisi adat-istiadat Aceh bertumbuh dan berkembang semenjak agama Islam sudah berkembang di daerah Aceh, penyesuaian adat budaya Aceh di dalam pandangan Islam sudah berlangsung dengan berangsur-angsur. Penelitian ini menganalisis tentang tradisi adat Aceh Mee buu tujuh bulanan ibu hamil, serangkaain acara ini dibawa oleh mantuan (mertua). Tujuan dari penelitian ini untuk melihat dan memahami adat tradisi yang ada di Aceh Barat khususnya. Penelitian ini memakai metode kualitatif untuk mendapatkan data deskriptif, baik melalui lisan maupun tulisan serta gambar. Metode yang dipakai ialah observasi, wawancara, dokumentasi dan dari sumber-sumber lainnya yang diangggap relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan betapa pentingnya melestarikan adat budaya lokal yang sudah ada sejak zaman dulu. Etnoparenting sangat penting sebagai kehidupan bermasyarakat karena didalamnya mengandung nilai-nilai positif untuk untuk meraih keberkahan, keselamatan dan kebahagian.
Rejuvinasi Strategi Pengembangan Kreativitas Anak di PAUD Rezieka, Dara Gebrina; Wibowo, Devi Vionita; Fatmawati, Fatmawati; Insiyah, Ma'fiyatun
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v4i1.8186

Abstract

Anak sering melakukan kesalahan dalam berbagai hal dipicu karena seringnya orang tua memarahi anak melakukan kesalahan ketika anak berusaha untuk menemukan sebuah ide baru. Kreativitas merupakan kemampuan seseorang untuk menghasilkan dan membuat produk baru, serta menemukan gagasan-gagasan baru, langkah-langkah baru atau metode baru yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Tujuan artikel ini menyajikan suatu peningkatan kreativitas anak usia dini melalui Imajinasi, Musik dan  Bahasa. Metode yang dipakai dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), pengumpulan data dilaksanakan dengan cara menelaah jurnal, buku, atau informasi lainnya baik yang berbentuk cetak maupun elektronik yang dianggap relevan. Kreativitas merupakan sebuah proses pemikiran yang dilakukan seseorang untuk menghasilkan produk baru, atau mengkolaborasikan barang baru dengan barang lama, antara keduanya, sehingga akan melekat pada diri nya. Kreativitas merupakan kemampuan dalam menghasilkan dan mengembangkan diri serta mengaktualisasikan identitas diri dalam konsep terpadu antara hubungan diri sendiri, alam, dan orang lain. Pada dasarnya kreativitas dapat diartikan dalam istilah individu. Hal seperti ini membutuhkan dorongan dan dan dukungan disekitar lingkungan tempat tinggal anak.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Media Boneka Tangan Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Nurul Falah Aceh Barat Saputra, Rahmat; Sari, Adila; Rezieka, Dara Gebrina
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 5 No 2 (2023): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v5i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui boneka tangan. Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan kelas (PTK). Tahapan perencanaan penelitian dilakukan dengan tahap perencanaan, Tindakan, observasi dan refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 5-6 Tahun di RA Nurul Falah Aceh Barat. Pengumpulan data dilakukan melaui observasi, dokumentasi. Analisis data dilaukan secara deskiptif kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di RA Nurul Falah Aceh Barat pada tahun ajaran 2023/2024. Peningkatan ini terlihat dari perbandingan antara prasiklus dan siklus I, serta hasil yang lebih optimal pada siklus II. Pada siklus II, sebanyak 50% anak mencapai kategori BSB (Berkembang Sangat Baik), sementara 50% lainnya berada pada kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Dengan demikian, penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus ini dapat dikatakan berhasil. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan media boneka tangan oleh guru TK dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini.
Metode Bercerita Sebagai Upaya Menanamkan Nilai Moral Pada Anak Usia Gebrina Rezieka, Dara
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 6 No 2 (2024): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v6i2.274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran metode bercerita sebagai sarana dalam menanamkan nilai moral pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Metode bercerita merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam pendidikan anak usia dini. Melalui cerita, anak-anak dapat memahami nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, tolong-menolong, dan sopan santun secara alami. Cerita juga mampu menumbuhkan empati dan karakter positif anak, karena melalui tokoh-tokoh cerita, anak dapat meneladani perilaku yang baik. Berdasarkan hasil kajian literatur, penerapan metode bercerita terbukti dapat menanamkan nilai moral anak secara efektif jika dilakukan secara konsisten dan disertai keteladanan dari guru.