Articles
GAMBARAN BEBAN KERJA PERAWAT DAN WAKTU TANGGAP PELAYANAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT MENURUT PERSEPSI PASIEN DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKI TMUHAMMADIYAH PALEMBANG
Renny Triwijayanti
Masker Medika Vol 6 No 2 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang :Peningkatan kualitas pelayanan tentu akan mempengaruhi kerja dari tiap pemberijasa pelayanan. Umpan balik dan informasi merupakan elemen yang penting dalam membangunsistem pemberian pelayanan yang efektif, termasuk kualitas pelayanan. Semakin tinggi kualitaspelayanan yang ingin diberikan kepada pelanggan maka semakin besar pula waktu kerja yang harus disediakan oleh pemberi pelayanan agar dapat meninjau harapan dari pelanggan. Hal initentu dapat menambah beban kerja yang harus ditanggung oleh pemberi pelayanan. Tujuan :untuk mengetahui gambaran beban kerja perawat dan waktu tanggap pelayanan keperawatangawat darurat menurut persepsi pasien di IGD Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang .Metode : Penelitian ini dilakukan di ruang IGD Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif dengan pendekatan cross sectional sertamenggunakan instrument kuesioner untuk beban kerja dan observasi untuk waktu tanggap,dengan jumlah sampel sebanyak 18 responden perawat dengan menggunakan teknik samplingjenuh dan 50 responden pasien menggunakan teknik purposive sampling. Hasil :Gambaran bebankerja perawat di IGD Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yaitu berat dengan prosentase66.6 % (12 responden). Gambaran waktu tanggap pelayanan keperawatan gawat darurat menurutpersepsi pasien di IGD Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yaitu baik dengan prosentase84 % (42 responden). Saran :dapat disarankan kepada kepala ruangan untuk menghitung kembalikebutuhan tenaga perawat di Unit IGD agar sesuai dengan beban kerja untuk setiap shift nya demimeningkatkan kinerja perawat tersebut. Background:P quality of service will certainly affect the work of each service provider. Feedbackand information are important elements in establishing an effective service delivery system,including quality of service. The higher the quality of service that wants to be given to thecustomer, the greater the working time should be provided by the service provider in order toreview expectations from customers. This can certainly add to the workload that must be borne bythe service provider. Objectives: To know the overview of nurse's workload and time of nursingcare service according to patient's perception in IGD hospital Muhammadiyah Palembang.Method: This research is conducted in the IGD room of Muhammadiyah hospital Palembang.This research uses a descriptive survey method with a cross sectional approach as well as usinginstrument questionnaires for workload and observation for response time, with a number of.
ANALISIS KEPUASAN STAKEHOLDER TERHADAP KINERJA PERAWAT LULUSAN PRODI D III KEPERAWATAN
Renny Triwijayanti;
Annisa Rahmania
Masker Medika Vol 7 No 2 (2019): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Persepsi user terhadap kinerja lulusan merupakan tolak ukur untuk meningkatkan kualitan pendidikan, yang pada akhirnya akan membentuk kepuasan user. Tujuan penelitian: Untuk Mengetahui Analisis Kepuasan Stakeholder terhadap kinerja lulusan Prodi D III Keperawatan. Metode Penelitian: Rancangan penelitian berdasarkan tujuan penelitiannya adalah dekriptif untuk melihat evaluasi studi. Penelitian ini dengan pendekatan cross sectional berdasarkan cara pengumpulan data penelitian ini merupakan penelitian survei karena pengumpulan datanya menggunakan kuesioner, penelitian ini tidak melakukan perlakuan, tetapi meneliti keadaan yang sudah ada. Hasil Penelitian: hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepuasan stakeholder terhadap kinerja lulusan Prodi D III Keperawatan yang dibuktikan dengan nilai p value 0,025 yang memiliki nilai sig < 0,05. Kesimpulan: Persepsi stakeholder terhadap kinerja perawat lulusan Prodi D III Keperawatan dalam kategori yang sangat baik. Background: User perceptions of graduate performance is a benchmark to improve the quality of education, which in turn will shape user satisfaction. Research Objectives: The aim of this study is to know stakeholder satisfaction analysis of the d nursing study program diploma graduates. Research Methods: The research design based on the research objectives is descriptive to see the evaluation of the study. This study with a cross sectional approach based on the way the data was collected was a survey research because the data collection used a questionnaire, this study did not conduct treatment, but examined the existing conditions. Research Results: the results showed that there was a relationship between stakeholder satisfaction with the performance of Nursing Study Program D III graduates as evidenced by the p value of 0.007 which had a sig value < 0.05. Conclusion: Stakeholders' perceptions of the performance of nurses graduating from D III Nursing Program in the excellent category.
Edukasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Pada Kegawatan Stroke Di Masyarakat
RENNY TRIWIJAYANTI
Khidmah Vol 5 No 1 (2023): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/khidmah.v5i1.445
Latar belakang: Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak. Penanganan tahap pra -rumah sakit di Indonesia masih sangat lemah, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusianya. Ambulans, sebagai elemen penting dalam tahap ini misalnya, selama ini,hanya dianggap sebagai alat angkut pasien ke rumah sakit. Alih-alih menempatkan sebagai bagian dari pre-hospital stage di Indonesia, ambulans menjadi bagian dari penanganan in -hospital stage. Dengan penanganan yang benar pada jam-jam pertama, angka kecacatan stroke paling tidak akan berkurang sebesar 30%. Pengetahuan memiliki hubungan terhadap pencegahan kecacatan dan kematian. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diberikan kepada masyarakat yaitu Edukasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Pada Kegawatan Stroke Di Masyarakat melalui promosi kesehatan dengan menggunakan media booklet. Tujuan Penelitian: untuk memberikan pendidikan dan pemahaman kesehatan mengenai Edukasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu Pada Kegawatan Stroke Di Masyarakat agar masyarakat dapat mencegah kecacatan dan kematian dari serangan stroke. Metode Penelitian: Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pemulutan Ulu pada tanggal 9 Februari 2023. Peserta dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini sebanyak 18 peserta, materi yang diberikan berupa booklet. Peserta melakukan pre-test terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan melakukan post-test. Hasil Penelitian: hasil ditemukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang SPGDT Kegawat daruratan stroke yaitu dari 60% menjadi 88%. Simpulan: sebagai gambaran bahwa pendidikan kesehatan Masyarakat dapat memberikan pengaruh yang positif terutama dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang SPGDT pada kegawatdaruratan stroke
PENATALAKSANAAN DISTRACTION CARD DALAM PENGALIHAN NYERI SAAT PENGAMBILAN DARAH INTRAVENA DENGAN MASALAH HIPERTERMIA PADA PASIEN DEMAM ANAK
renny Triwijayanti;
Nadia Uswatun Hasanah
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i1.5
Latar Belakang : UNICEF memperingatkan dunia mengenai beban yang sangat berat akibat penyakit dan kematian yang dialami oleh anak-anak di dunia diperkirakan bahwa di seluruh dunia 12 juta anak meninggal setiap tahunnya akibat penyakit atau malnutrisi dan paling sering gejala awalnya demam. Tindakan keperawatan atau medis yang dapat dilakukan pada demam adalah pengambilan darah intravena. Pengambilan darah adalah prosedur yang paling umum dilakukan di ruang instalasi gawat darurat dan menyebabkan nyeri pada anak-anak. Manajemen nyeri atau tindakan untuk mengatasi nyeri yang bisa dilakukan perawat ruangan pada anak yaitu teknik distraksi (Distraction card). Distraction Card adalah distraksi visual dengan memperlihatkan kartu yang disenangi oleh anak. Metode : Penelusuran artikel penelitian dibeberapa database menggunakan kata kunci tertentu dalam periode tahun 2015-2020, Hasil penelusuran di dapatkan 13 artikel menggunakan intervensi keperawatan, hanya 3 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, analisis terhadap 5 artikel dilakukan berdasarkan desain, populasi, dan sampel sampling, perlakuan, paramenter temuan dan kesimpulan. Hasil dan Pembahasan : literature reiew ini mengungkapkan bahwa penatalaksanaan distraction card terhadap pengalihan nyeri saat pengambilan sampel darah di pengaruhi oleh prosedur tindakan yang dilakukan, dan juga penelitian ini sangat efektif untuk mengurangi kecemasan dan pengalihan nyeri. Kesimpulan : Sehingga di sarankan bagi tenaga kesehatan dan rumah sakit untuk melaksanakan penerapan penatalaksanaan distraction card sebagai terapi alternatif non farkmakologis.
The Effect Of Integrated Emergency Management System Education In Stroke Emergency Using Booklets On Community Knowledge
renny Triwijayanti;
Triara Junior;
Feby Puryanti
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Spesial Edisi Khusus (Proceeding)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.22
Background : Pre-hospital stroke management is a service provided at the time and during the first time the victim is found, during the transportation process until the patient arrives home Sick. Pre- hospital stroke treatment can be determinants of condition and treatment furthermore. Public must own knowledge in do action pre-hospital strokes. Efforts that can be made to increase public knowledge are wrong One way is to provide health education. Method: This type of research is analytic descriptive research by collecting data using a questionnaire, and data analysis Which done is analysis univariate And bivariate, participant in activity research This as many as 25 respondents, with the variable Integrated Emergency Management System Education On Emergency Strokes Use booklet To Knowledge Public. This research was conducted in the working area of the Tanjung Enim Public Health Center in April - May 2023, Results: The results showed that there were significant differences in anxiety between before and after the intervention on health education The Effect of Education System Countermeasures bad Emergency Integrated On Emergency Strokes Use booklet To Knowledge Public, Obtained mark p <0.05. Discussion : Research which includes interpretation and discussion of research results as described in the previous chapter. The explanation is based on research objectives and hypotheses, research limitations related to the process of implementing research on nursing services, nursing science and education as well as the objectives of research interests and the implications of research results for services and research in the nursing area
TERAPI KOLABORASAI DALAM PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GASTRITIS DENGAN NYERI AKUT DI INSTALANSI GAWAT DARURAT
renny Triwijayanti
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Kesehatan (JIKA)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52523/jika.v1i2.75
ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit gastritis menjadi salah satu penyakit yang termasuk ke dalam permasalahan sosial dan kesehatan bagi masyarakat pada saat ini, penyakit gastritis atau yang biasanya dikenal dengan maag asuhan keperawatan yang digunakan adalah terapi kolaborasi Farmakologi (Ondan, Ranitidin) dan Non-farmakologi (Terapi komprs hangat, relaksasi napas dalam dan terapi spiritual dzikir). Tujuan : Pemberian Terapi Kolaborasi Dalam Penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gastritis Dengan Nyeri Akut Di IGD Rumah Sakit. Metode : Penelitian ini menggunakan metode Case study Studi kasus asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pencernaan gastritis terhadap nyeri akut di instalasi gawat darurat Hasil : Setelah diberikan terapi kolaborasi dalam asuhan keperawatan pada pasien gastritis dengan nyeri akut, skala nyeri pasien pertama 5 menjadi 2 dan pasien kedua skala nyeri 6 menjadi 3. Simpulan : Penerapan pemberian terapi kolaborasi dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien gastritis dengan nyeri akut sangat berpengaruh dalam menurunkan skala nyeri pada kedua pasien. Saran : Pemberian terapi kolaborasi dalam penerapan asuhan keperawatan pada pasien gastritis dengan nyeri akut, perlu diterapkan pemberian terapi farmakologi (Ondan, Ranitidin) dan non-farmakologi (kompres hangat, terapi relaksasi napas dalam dan terapi spiritual dzikir) untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien gastritis. Kata Kunci: Gastritis, Nyeri Akut, Terapi Kolaborasi
Metode Role Play Basic Life Support terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Relawan Mahasiswa
Rahmania, Annisa;
Triwijayanti, Renny
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joting.v5i2.7411
The treatment that can be done for someone with cardiac arrest is to provide basic life support. Basic Life Support (BLS) is a process related to the chain of survival. This study was to determine the effect of the basic life support role play method on the knowledge and skills of IKesT Muhammadiyah Palembang student volunteers. The method has used was the basic life support role play method on the knowledge and skills of IKesT Muhammadiyah Palembang student volunteers. The result of this study has showed that knowledge had a p value of 0.001 (p value ≤ 0.05), and attitudes had a p value of 0.001 (p value ≤ 0.05). The conclusion of this study is There is an influence on the knowledge and skills of student volunteers before and after being given the BLS Role Play with a p value of 0.001 <0.05. Keywords: Basic Life Support, Student Volunteers, Role Play
PENGETAHUAN PERAWAT DALAM PENERAPAN EARLY WARNING SYSTEM (EWS) DI RUANG RAWAT INAP
Renny Triwijayanti;
Annisa Rahmania
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26751/jikk.v13i1.887
ABSTRAK Latar Belakang: Early Warning System (EWS) merupakan sistem untuk mendeteksi secara dini kondisi fisiologis berdasarkan respon klinis, yang biasanya digunakan di unit bedah medis sebelum pasien mengalami kondisi darurat[1]. Perawat perlu dilatih untuk dapat mendeteksi atau mengenali perubahan kondisi pasien yang memburuk, serta mampu melakukan tindakan perawatan yang tepat1.Pengetahuan dan pemahaman terhadap pasien yang beresiko mengalami perburukan kondisi dapat membantu mengurangi masalah potensial yang akan muncul[2]. Tujuan penelitian: untuk menganalisis faktor yang dapat mempengaruhi perawat dalam menerapkan Early Warning System (EWS). Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode eksplanatif untuk melihat hubungan antar variabel yaitu karakteristik individu dan pengetahuan menggunakan tabulasi silang. Penelitian ini dengan pendekatan cross sectional berdasarkan cara pengumpulan data penelitian ini merupakan penelitian survei karena pengumpulan datanya menggunakan kuesioner, penelitian ini tidak melakukan perlakuan, tetapi meneliti keadaan yang sudah ada. Hasil Penelitian: Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penerapan Early Warning System (EWS) di ruang rawat inap bedah dan penyakit dalam RS Muhammadiyah Palembang. Perawat yang patuh menerapkan EWS ada 17 orang (53,1%) dari 32 orang perawat yang menjadi responden. Saran: Diharapkan perlu adanya sosialisai kembali mengenai Early Warning System (EWS) kepada perawat terutama di ruang rawat inap. Kata Kunci: Penerapan EWS, perawat