Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI ISLAMI DAN MOTIVASI KERJA ISLAMI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BPRS AL-WASHLIYAH KRAKATAU MEDAN Aswadima, denada; Lubis, Muhammad Arifin
AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal At-Tawassuth | Vol. X | No. 1 | 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/ajei.v1i1.24613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi Islami dan motivasi kerja Islami terhadap kinerja karyawan di BPRS Al-Washliyah Krakatau Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 35 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi Islami berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t_hitung 4,764 dan p-value 0,000. Selain itu, motivasi kerja Islami juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan t_hitung 3,897 dan pvalue 0,000. Secara simultan, budaya organisasi Islami dan motivasi kerja Islami berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai F_hitung 95,100. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 85,6% variasi kinerja karyawan dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sementara 14,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan budaya organisasi dan motivasi kerja yang Islami untuk meningkatkan kinerja karyawan di lembaga keuangan syariah.
ANALYSIS OF PUBLIC PREFERENCES FOR ZAKAT PAYMENTS COMPARED TO TAXES IN A SOCIAL AND ECONOMIC PERSPECTIVE Lubis, Muhammad Arifin; Husna, Asmaul
HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam │ Vol. 12 │ No. 1 │ 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/hf.v12i1.25215

Abstract

This study aims to analyze public preferences in choosing zakat over taxpayments from social and economic perspectives. Using a qualitative approachand literature study method, the research examines prior studies, accreditedjournals, and relevant policy documents related to zakat and taxation. Thefindings indicate that public preference for zakat is influenced by religiousmotivation, higher trust in zakat management institutions, ease of access throughdigital platforms, and social-cultural satisfaction. In contrast, low trust in taxauthorities, negative perceptions of bureaucracy, and lack of transparency arekey factors behind weak tax compliance. These findings suggest the need for anintegrative policy approach that aligns zakat and taxation to enhance fiscaljustice and effective wealth distribution in society. The study recommends thatgovernments and zakat institutions strengthen collaboration, improvetransparency, and develop regulations that accommodate the social and religiousvalues of the public.
OPTIMALISASI DANA ZAKAT DALAM MENDUKUNG LAYANAN KESEHATAN BAGI MUSTAHIK Asmaul Husna; Muhammad Arifin Lubis; Aswin Fahmi Darma
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34637

Abstract

Abstrak: Mustahik masih menghadapi hambatan serius dalam memperoleh layanan kesehatan, terutama karena tingginya biaya pengobatan dan terbatasnya akses pada fasilitas medis. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan akan model pemberdayaan yang mampu menjawab persoalan kesehatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memperkuat kemampuan mitra dalam mengelola dan memanfaatkan dana zakat secara optimal, sehingga dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat serta meningkatkan pemahaman publik tentang peran strategis zakat sebagai sarana pembangunan dan kesejahteraan sosial. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan edukasi kesehatan, pemeriksaan medis gratis, serta bantuan obat-obatan, dengan dukungan mitra utama Kantor Layanan LAZISMU Kota Medan bersama sebuah klinik kesehatan. Sebanyak 75 orang mustahik dari kalangan keluarga pra-sejahtera dan pekerja sektor informal terlibat langsung dalam kegiatan ini. Proses evaluasi dilakukan melalui survei kepuasan, wawancara, serta pengukuran kesehatan dasar (tekanan darah, kadar gula, dan keluhan umum) sebelum dan setelah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman terkait kesehatan sebesar 68%, kemampuan menjaga pola hidup sehat bertambah 54%, serta pengeluaran untuk biaya pengobatan berkurang hingga 40%. Selain manfaat langsung, kegiatan ini juga menghasilkan pola kemitraan yang solid antara lembaga zakat, tenaga medis, dan masyarakat. Optimalisasi dana zakat terbukti berkontribusi signifikan dalam peningkatan kesehatan mustahik sekaligus memperkuat fungsi zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.Abstract: The mustahik still face serious obstacles in obtaining healthcare services, primarily due to high medical costs and limited access to medical facilities. This condition creates a need for an empowerment model that can address health issues while simultaneously improving overall welfare. The purpose of this community service activity is to strengthen the partners’ capacity in managing and utilizing zakat funds optimally, thereby expanding access to healthcare services for the community and enhancing public awareness of zakat’s strategic role as an instrument for social development and welfare. The methods applied include health education and socialization, free medical check-ups, and the provision of medicines, supported by the main partner, the LAZISMU Service Office of Medan City, in collaboration with a health clinic. A total of 75 mustahik from underprivileged families and informal sector workers participated directly in this activity. The evaluation process was carried out through satisfaction surveys, interviews, and basic health measurements (blood pressure, blood sugar levels, and common health complaints) before and after the program. The results show a 68% increase in health awareness, a 54% improvement in the ability to maintain a healthy lifestyle, and a 40% reduction in medical expenses. Beyond the direct benefits, this activity also fostered a strong partnership model among zakat institutions, medical professionals, and the community. The optimization of zakat fund utilization has proven to contribute significantly to improving mustahik health and strengthening zakat’s role as an instrument of community empowerment.