Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kajian Dampak dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kalimantan Tengah Kamaliah Kamaliah; Sari Marlina
Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL) Vol 6 No 1 (2021): Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL)
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mitl.v6i1.2105

Abstract

Perubahan iklim melanda beberapa wilayah Indonesia yang secara geografis mempunyai tingkat kerentanan cukup tinggi, sehingga diperlukan adaptasi sebagai upaya meningkatkan ketahanan masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan. Kalimantan Tengah termasuk rentan terhadap dampak dari perubahan iklim yang saat ini terjadi. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui dampak dan bentuk adaptasi perubahan iklim di Kalimatan Tengah melalui penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada Mei sampai November 2019 dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan kajian studi litelatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, adanya perubahan iklim di Kalimantan Tengah meskipun tidak bersifat ekstrim namun berdampak pada masyarakat menderita penyakit Demam Berdarah Dengue dan malaria. Penyakit ini berkaitan dengan kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat karena perubahan iklim. Adaptasi perubahan iklim yang sebaiknya dilakukan sebagai proses penyesuaian terhadap perubahan iklim dari kondisi iklim aktual atau di masa depan agar dapat mempersiapkan dengan lebih baik untuk bertahan dari peristiwa fisik, seperti ketersediaan ruang terbuka hijau, pengelolaan dan system pertanian yang ramah iklim.
UJI KANDUNGAN SIFAT FISIK DAN KIMIA LAHAN GAMBUT DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS MUNGKU BARU: Physical and chemical properties test of peatland : a special case study of Mungku Baru forest area Kamaliah Kamaliah; Fitriadi Yusuf; Fahruni Fahruni
AgriPeat Vol. 23 No. 2 (2022): JURNAL AGRIPEAT
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/agp.v23i2.5946

Abstract

According to law no.14 year 1999 about forestry, forest by its function divided into conservation forest, protected forest and production forest. Forest area with special purposed as education forest on permanent production forest at Palangkaraya, area 4,910 ha. Forest area with Special Purpose as Educational Forest in the Mungku Baru Forest Area is located at an altitude of about 60 above sea level with hilly topography and it has several tributaries and has a variety of forest types, namely peat swamp forest, heath forest around the Rakumpit watershed. and lowland dipterocarp forest. Based on the distribution area of ​​the peat area, researchers are interested in testing the physical properties of peatlands and sandy peat in the Mungku Baru KHDTK area, which previously conducted research on plant diversity in the Mungku Baru KHDTK area, Palangka Raya City. The purpose of this study was to determine the physical and chemical properties of peatlands in the KHDTK Mungku Baru area. The research method used is quantitative. Based on the results of the study, the physical properties of peatlands in three locations stated that the BD value was below 1, which had a value of 0.187 to 0.272. It means that the peat is formed from organic matter so it has a low BD and the maturity of peatlands is classified as febrile. While the chemical properties in the three locations are the content of N-Total, C-orgagic, C/N, P2O5, K2O, dissolved Fe, pH, Ca-dd, Mg-dd, Na-dd, K-dd, CEC, and KB
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH TEMPURUNG SEBAGAI BAHAN FILTRASI AIR Norseta Ajie Saputra; Noviyanthy Handayani; Kamaliah; Mariaty
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1560

Abstract

Kebutuhan air bersih sebagai bahan baku air minum merupakan masalah yang sering ditemui pada masyarakat di bantaran sungai. Sebagian masyarakat Desa Mungku Baru, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangkaraya, yang tinggal di sekitaran Sungai Rakumpit menghadapi permasalahan dengan air sungai yang menjadi sumber air baku masyarakat sehari-hari. Air dari Sungai Rakumpit di saat musim kemarau semakin keruh dan kotor akibat masih terjadinya aktifitas penambangan emas oleh masyarakat sekitar. Diantara solusi untuk mengatasi permasalahan air sungai yang keruh adalah dengan membuat media penyaringan (filtrasi) air sungai dengan memanfaatkan karbon aktif yang dibuat dari limbah tempurung kelapa. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang cara membuat karbon aktif dari limbah tempurung kelapa untuk filtrasi air. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan penyuluhan dengan ceramah, diskusi, dan praktek langsung. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan peserta kegiatan telah memahami kriteria air bersih dan cara mengolah air sungai agar menjadi air standar baku melalui filtrasi dengan karbon aktif. Melalui praktek langsung, peserta telah dapat membuat karbon aktif dari tempurung kelapa melalui proses pembuatan yang sederhana. Hasil pengujian arang aktif yang telah dibuat terhadap air sungai yang keruh, karbon aktif terbukti dapat mengubah warna air sungai menjadi lebih bersih.
Exploration of the Potential of Local Plants of Melastoma malabatchricum Fruit for Food Fortification: Potential of Local Plants of M. malabatchricum Fruit for Food Fortification fathul zannah; Kamaliah; Pramudiyanti; Ayatusaadah; Nurul Hadayati
Journal of Tropical Life Science Vol. 12 No. 3 (2022)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.12.03.06

Abstract

Endurance can be increased by maintaining nutritional intake, one of which is by consuming local plants such as Melastoma malabatchricum  Fruit. This study aims to explore the nutritional content of Melastoma malabatchricum  fresh fruit, flour and processed products from the flour. This research was conducted at the Baristand Laboratory of the Banjar Baru Industrial Center, South Kalimantan. The results showed that flour and processed products from Melastoma malabatchricum  flour had higher nutritional content than fresh Melastoma malabatchricum  fruit. Nutritional content of Melastoma malabatchricum  flour are cal, ca, Fe, Water, Ash, Fat, Protein and Carbohydrate. These results indicate that Melastoma malabatchricum  has the potential to be developed as an ingredient for food fortification.
Inovasi budidaya anggrek lokal berbasis konservasi untuk mahasiswa pertanian dan kehutanan Nurul Hidayati; Sari Marlina; Rita Rahmaniati; Pienyani Rosawanti; Mariati Mariati; Kamaliah Kamaliah; Djoko Eko Hadi Susilo; Fahruddin Arfianto; Hariyadi Hariyadi; Siti Rahmah; Hengki Agustino; Mahdiani Mahdiani; Afifah Kiki Dwi Wulandari; M. Iqbal Hidayat; Jefri Yandi; Sugiharto Sugiharto; Herman Herman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.33485

Abstract

Abstrak Anggrek lokal Indonesia bernilai ekologis dan ekonomis tinggi, namun populasinya terancam akibat alih fungsi lahan dan eksploitasi. Inovasi budidaya berbasis konservasi diperlukan untuk menjaga kelestarian sekaligus mendukung pemanfaatan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa pertanian dan kehutanan dibekali keterampilan praktis konservasi sehingga mampu menjadi agen pelestarian dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dalam budidaya anggrek lokal berbasis konservasi. Program ini difokuskan pada tiga aspek utama: pembuatan etalase anggrek lokal dari hutan, , repotting anggrek, serta identifikasi dan teknik budidaya anggrek. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung yang melibatkan mahasiswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya konservasi anggrek lokal, teknik budidaya yang tepat, serta potensi pengembangan anggrek sebagai komoditas bernilai ekonomi dan ekologi. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati anggrek lokal dan pemberdayaan mahasiswa sebagai agen konservasi dan pengembangan pertanian berkelanjutan. Kata kunci: anggrek lokal;  budidaya; konservasi. AbstractThis community service activity aims to increase the knowledge and skills of Agriculture and Forestry students at the University of Muhammadiyah Palangkaraya in the conservation-based cultivation of local orchids. This program focuses on three main aspects: creating a showcase of local orchids from the  forests , practicing orchid repotting, and identifying orchid species and their cultivation techniques. The implementation methods include counseling, demonstrations, and hands-on practice that actively involve students. The results of the activity show an increase in students' understanding of the importance of local orchid conservation, proper cultivation techniques, and the potential for developing orchids as a commodity with economic and ecological value. It is hoped that this activity can contribute to the preservation of local orchid biodiversity and empower students as agents of conservation and sustainable agricultural development. Keywords:  conservation; cultivation; local orchids.