Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sosialisasi Peran dan Aksi Muhammadiyah Disaster Management Center (MMDC) Pada Penanggulangan Bencana Hidrometeorologis di Kota Palangka Raya Rita Rahmaniati; Sari Marlina; Guntur Satrio Pratomo; Bulkani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 2 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.222 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i2.2493

Abstract

Kelurahan Bereng Bengkel berpotensi  mengalami banjir yang cukup tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimaksudkan untuk: 1) mensosialisasikan keberadaan Tim MDMC Kalimantan Tengah, 2) memberikan pemahaman tentang Mitigasi bencana Hidrometeorologis, 3) membentuk Satgas MDMC di kelurahan Bereng Bengkel, dan  4) Memberikan aksi nyata MDMC berupa layanan pengobatan gratis bagi warga kelurahan Bereng Bengkel. Metode pelaksanaan melalui ceramah, diskusi, dan aksi. Sasaran peserta  adalah warga desa, perangkat desa, dan mahasiswa relawan UMPR. Total peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian adalah 50 peserta. Berdasarkan evaluasi, kegiatan  pengabdian ini  peserta telah memiliki pemahaman sangat baik, target terbentuknya satgas atau kader MDMC di Kelurahan Bereng Bengkel tercapai dan aksi nyata MDMC layanan kesehatan gratis terlaksana dengan sukses dan lancar. Pada dasarnya bimbingan MDMC kota Palangkaraya dan Lurah Bereng Bengkel diperlukan untuk menyusun program kerja dan  monitoring sehingga aksi MDMC di masyarakat  dapat di laksanakan secara berkelanjutan. Selain itu harapannya MDMC  lebih dikenal masyarakat luas. Fashtabiqul Khoirat.
Peranan Gender dalam Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Di Kota Palangkaraya Sari Marlina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.472 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6337

Abstract

Minimnya perlibatan perempuan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan perempuan paling parah terkena dampak dari bencana tersebut. Dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan tersebut telah menyebabkan kabut asap tebal mengakibatkan terganggunya kegiatan sosial, ekonomi dan kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan perempuan di dalamnya. Tujuan utama penelitian ini untuk mengkaji aspek peran gender dalam mitigasi kebakaran hutan dan lahan, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri beserta keluarga dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Analisis penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan memadukan data sekunder sosial, ekonomi dan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan gambaran bahwa gender di Kota Palangkaraya ikut bekerja keluar rumah seharian untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya. Kondisi ini mengakibatkan perempuan sangat rentan terkena efek dari kebakaran hutan dan lahan. Disamping itu, faktor kemiskinan dan kurangnya pengetahuan terhadap mitigasi bencana sangat berpengaruh besar terhadap kondisi ini. Peran dan partisipasi perempuan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan sangat diperlukan, serta dibutuhkan keterlibatan pihak pemerintah maupun lembaga terkait sebagai upaya mitigasi dan pencegahannya. Kolaborasi antara lembaga pemerintah dengan keterlibatan perempuan dalam mitigasi kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat meminimalkan resiko terpaparnya perempuan dan keluarganya dari dampak buruk yang diakibatkan pasca kebakaran tersebut
PEMANFAATAN TEKNOLOGI BIOPORI SEBAGAI TEKNIK MITIGASI LINGKUNGAN DI KOMPLEK PERGURUAN MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TENGAH Tia Monika; Sari Marlina; Achmad Imam Santoso
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 3 No. 02 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v3i02.75

Abstract

Musim hujan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kalimantan Tengah atau Kampus 1 Muhammadiyah Palangkaraya mengalami limpasan air hujan karena aliran air yang mengalir ke badan saluran drainase tersumbat. Sehingga menyebabkan akses kendaraan terganggu, ruas jalan berair, susah untuk dilalui, mengganggu aktivitas. Melihat kondisi tersebut perlu adanya kegiatan rekayasa untuk menangani permasalahan air yang tergenang di lingkungan seperti membuat teknologi biopori.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar daya serap biopori sebagai bentuk mitigasi lingkungan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Kalimantan Tengah, selain itu untuk mengetahui efektifitas biopori sebagai mitigasi lingkungan. Hsail pengujian diperoleh bahwa daya serap air A, B, C, D, E dan F menurun dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan jenis tanah. Efektifitas tidak terpenuhi karena lubang biopori tersebut memiliki daya serap rendah, mudah tertutup atau erosi lalu menutupi lubang, tanah bersifat gambut yang ketika mencapai 70 cm tanah tersebut sudah tercampur dengan air.
IDENTIFIKASI PENUTUPAN LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI KAPUAS MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL-2 Sari Marlina; Beni Iskandar; Suhenra Maulana; Saiful Dahtiar
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jts.v4i02.170

Abstract

Pemantauan hutan dalam ekosistem DAS Kapuas harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung tercapainya pengelolaan DAS secara optimal dan lestari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penutupan lahan DAS Kapuas menggunakan citra Sentinel-2. Penelitian ini menggunakan algoritma Random Forest (RF) untuk mengklasifikasikan penutupan lahan DAS Kapuas pada citra Sentinel-2 perekaman tahun 2022. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa karakteristik reflektan penutupan lahan DAS Kapuas kecenderuangan dengan nilai rerata reflektan sinar tidak tampak lebih tinggi daripada sinar tampak rerata selisih sebesar (0,07%), klasifikasi penutupan lahan DAS Kapuas terdiri dari hutan alam (677.66 ha), hutan tanaman (37.01 ha), semak/belukar (388.04 ha), tanah/lahan terbuka (11.40 ha), pertambangan (23.82 ha), pertanian (294.01 ha), perkebunan (43.28 ha), permukiman (26.12 ha), tubuh air (40.91 ha), dan awan (82.77 ha), serta akurasi klasifikasi penutupan lahan untuk akurasi keseluruhan 93.88% dan akurasi kappa 92.8%, dengan demikian identifikasi penutupan lahan menggunakan citra Sentinel-2 dapat menjadi salah satu informasi dasar untuk mendukung pengelolaan hutan di DAS Kapuas.