Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Pesantren Muhammadiyah Siaga COVID-19 dengan Ketahanan Pangan melalui Pendekatan Konsep Helix Emma Rachmawati; Esty Martiana Rachmie; Hidayati Hidayati; Yuyun Umniyatun; Deni Wahyudi Kurniawan; Lia Karisma Saraswati; Virgo Sulianto Gohardi; Eka Wulandari; Mochamad Iqbal Nurmansyah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7 No Special-1 (2022): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v7iSpecial-1.2488

Abstract

The Covid-19 pandemic has impacted various sectors such as health, social, economy, including education. Pondok Pesantren (Islamic Boarding School) is one of the educational institutions affected by the emergence of the Covid-19 pandemic. For this reason, efforts are needed in the form of Covid-19 alert activities and increasing the food security of Islamic boarding schools in the face of the COVID-19 pandemic. This activity was carried out during 2020, located at Pondok Pesantren in Bogor Regency and Depok City. This activity adopts the concept of multi-stakeholder involvement or the Helix model, namely educational institutions, business, government, and society. This community service activity consists of several activities, including Design and Distribution of Health Promotion Media related to COVID-19, Creating and duplicating Food Security Strategy (Lele Kangkung/Lekung), Online Workshop and Orientation of COVID-19, Making handwashing places in Islamic Boarding School, Monitoring and Evaluation of health behavior in Islamic Boarding School environment.
Gambaran Kepuasan Pasien Puskesmas Akreditasi Paripurna Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Tahun 2024 Gina Nur Baetti; Yuyun Umniyatun
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.182

Abstract

Berdasarkan data Komisi Akreditasi FKTP sebanyak 9.153 dari 10.203 Puskesmas di Indonesia telah terakreditasi, namun hanya 239 puskesmas yang mencapai akreditasi paripurna. Akreditasi bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan untuk kepuasan pasien, yang dapat diukur dengan metode service quality. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif ini dilakukan di Puskesmas Neglasari dan Puskesmas Kedaung Wetan. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan total sampel sebanyak 200 responden. Hasil penelitian menunjukkan 70% pasien di Puskesmas Neglasari dan 73% pasien di Puskesmas Kedaung Wetan merasa puas, terutama pada dimensi bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Namun, masih terdapat item yang kurang memuaskan yaitu fasilitas parkir yang belum memadai dan pelayanan masih belum dapat diandalkan. Saran dalam penelitian ini adalah Puskesmas Neglasari perlu mempertimbangkan perluasan area parkir serta meningkatkan keterampilan petugas dalam memenuhi permintaan pasien dan Puskesmas Kedaung Wetan diharapkan memperbaiki permukaan area parkir untuk kenyamanan pasien