Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Village Democracy: Voters Perceptions In Simultaneous Village Head Elections In Polewali Mandar Regency In 2021 Citra N Fariaty; Muhammad Tanzil Aziz Rahimallah; Aco Nata Saputra Nata Saputra; Andi Nur Fiqhi Utami
Musamus Journal of Public Administration Vol 5 No 2 (2023): Musamus Journal of Public Administration: Volume 5, Nomor 2
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v5i2.5098

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat proses demokrasi desa dengan cara pemetaan berdasarkan persepsi pemilih pada saat pemilihan kepala desa di Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemilih pada pemilihan kepala desa serentak tahun 2021. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Stratified Random Sampling. Dari total populasi sebanyak 127.638, diketahui bahwa sampel yang terpilih adalah 490 pemilih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat pemilih menilai pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Polewali Mandar tahun 2021 relatif lancar dan kondusif. Secara umum, masyarakat juga menilai kinerja panitia pemilihan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) sudah menunjukkan kinerja yang baik. Kualitas demokrasi di tingkat akar rumput (tingkat desa) dalam proses pemilihan kepala desa serentak juga dinilai patut dicontoh. Kecenderungan ini terlihat pada respon masyarakat pemilih yang menganggap pelaksanaan serentak itu sesuai dengan prinsip demokratisasi dan motivasi masyarakat dalam menentukan pilihannya. Namun, penelitian ini juga menemukan permasalahan yang cukup berat yaitu adanya politik uang pada masa pemilu. Kecenderungan praktik politik uang pada Pilkada Serentak 2021 dinilai mengancam demokrasi pada Pilkada mendatang. Politik uang dapat menghambat kualitas demokrasi di desa dan mempengaruhi gagasan membangun demokrasi secara menyeluruh.
Kerjasama NGO Pada Program Pemerintah Dalam Mengurangi Angka Pernikahan Usia Anak Di Kabupaten Mamuju Andi Nur Fiqhi Utami; Asma Amin
Journal of Government and Politics (JGOP) Vol 5, No 1 (2023): JULI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jgop.v5i1.16507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerjasama antara NGO dan program pemerintah dalam upaya mengurangi angka pernikahan usia anak di Kabupaten Mamuju. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan perwakilan NGO dan pemerintah, serta analisis dokumen terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kerjasama antara NGO dan program pemerintah memiliki peran penting dalam mengatasi pernikahan usia anak. NGO memberikan kontribusi dengan memperluas akses pendidikan, memberikan pelatihan keterampilan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan usia anak. Program pemerintah berperan dalam pembentukan kebijakan, pengawasan, dan alokasi sumber daya yang mendukung upaya pencegahan pernikahan usia anak. Sinergi antara NGO dan program pemerintah dalam advokasi, pendidikan, dan pemantauan menjadi kunci dalam mengurangi angka pernikahan usia anak di Kabupaten Mamuju. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi perumusan kebijakan dan strategi kolaboratif yang efektif dalam mengatasi pernikahan usia anak melalui kerjasama antara NGO dan pemerintah.