Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP METODE PEMBELAJARAN DI JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA Sri Gustini; Yati Budiarti; Etin Rohmatin
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.437 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v11i1.30

Abstract

Kualitas pelayanan pendidikan adalah keseluruhan ciri serta sifat dari suatu produk atau pelayanan pendidikan yang berpengaruh pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan mahasiswa yang dinyatakan/ tersirat (Park, 2009).Dengan pelayanan pendidikan yang berkualitas diharapkan mahasiswa memperoleh kepuasan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Metode Pembelajaran di Jurusan Kebidanan Tasikmalaya Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif untuk memperoleh gambaran tingkat kepuasan mahasiswa terhadap metode pembelajaran. Jenis data yang digunakan adalah data primer, yaitu data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh peneliti. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh responden. Analisis dalam penelitian ini dengan menggunakan rumus frekuensi. Diperoleh jumlah responden sebanyak 90 mahasiswa, tingkat kepuasan terhadap metode ceramah dengan kategori puas sebesar 71,1 persen, tingkat kepuasan terhadap metode tanya jawab dengan kategori puas sebesar 67,8 persen, tingkat kepuasan terhadap metode diskusi dengan kategori puas sebesar 71,2 persen, tingkat kepuasan terhadap metode demonstrasi dengan kategori puas sebesar 72,2 persen, tingkat kepuasan terhadap metode role play dengan kategori puas sebesar 72,2 persen, tingkat kepuasan terhadap metode praktik dengan kategori puas sebesar 76,7 persen, tingkat kepuasan terhadap metode tutorial dengan kategori puas sebesar 66,7 persen.
PENGARUH TEKNIK NAFAS DALAM TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF Sri Gustini
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.551 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik nafas dalam terhadap perubahan tingkat kecemasan pada ibu bersalin Kala I di Ruang VK RSUD dr. Slamet Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimental design dengan metode pendekatan one group pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel secara accidental dari jumlah populasi ibu bersalin primi sebanyak 93 orang. Hasil uji statistik menunjukan sebelum dilakukan teknik nafas dalam sebagian besar responden mempunyai tingkat kecemasan berat, yaitu sebanyak 18 orang (60,0%), dan setelah dilakukan teknik nafas dalam sebagian responden berubah kepada tingkat kecemasan rendah, yaitu sebanyak 17 orang (56,7%). Hasil uji-T diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara teknik nafas dalam terhadap perubahan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif di Ruang VK RSUD dr. Slamet Garut. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan RSUD dr. Slamet Garut menerapkan asuhan tehnik nafas dalam pada setiap ibu bersalin yang bertujuan untuk mengurangi ketakutan dan kecemasan.
HUBUNGAN KUNJUNGAN RUMAH (HOME VISITE) DENGAN MOTIVASI KELUARGA MERAWAT PASIEN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESAMAS PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT Susanti Susanti; Sri Gustini; Bustami Bustami
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 3, No 1 (2022): SEMNAS MULTIDISIPLIN ILMU
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan jiwa merupakan adanya gangguan pada fungsi mental, yang meliputi; emosi, pikiran, perilaku, perasaan, motivasi, kemauan, keinginan, daya tilik diri dan persepsi sehingga mengganggu dalam proses hidup di  masyarakat. Perawatan pasien yang lama sehingga sering menimbulkan kejenuhan, kadang juga putus asa keluarga dalam merawat pasien. Selain itu, masalah yang terkait dengan waktu yang dibutuhkan keluarga untuk membawa pasien ke Puskesmas juga menjadi kendala. Salah satu program perawatan pada pasien gangguan jiwa yang dilakukan di Puskesmas adalah perawatan rumah (home visite). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kunjungan rumah (home visite) dengan motivasi keluarga merawat pasien gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cros-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa berjumlah 58 orang dengan teknik  total sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji univariat dan bivariat. Hasil uji statistik chi – square didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kunjungan rumah (home visite) dengan motivasi keluarga merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat dengan pvalue 0,0170,05. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi pelayanan dan menjadi  pedoman dalam asuhan keperawatan yang dapat dilakukan kepada pasien gangguan jiwa melalui pelayanan home visite, dan kepada keluarga  dapat menjadi bahan informasi tentang perawatan jiwa yang dapat dilakukan dirumah. Kata Kunci          : Gangguan jiwa; Kunjungan Rumah; Motivasi keluarga,
Membangun Motivasi Pelajar Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Jenjang Perguruan Tinggi Sri Gustini; Dwi Umardani; Emelda; Avissa Calista
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v3i2.1224

Abstract

Realizing the quality and competency of people who can assist in the success of development is one of higher education's key roles. Graduates of high school, vocational school, or madrasah aliyah programs might choose to enroll in classes, work, pursue further education, or remain unemployed. They lack knowledge about scholarship information, tuition funding plans, or higher education. The implementation of this community service program aims to raise student motivation about the value of higher education for the growth of self-potential, careers, and standards of living in all facets of society. It also aims to increase knowledge, insight, understanding, and awareness about the importance of continuing education. The delivery of the subject takes the form of lectures and discuss, as well as practice sessions and individual work.
Effectiveness of Conterpressure Massage and Rebozo Technique on Reducing Pain In The First Stage Of Labor Lina Marlina; Eneng Daryanti; Ai Rahmawati; Reni Nurdianti; Sri Gustini
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.5596

Abstract

Childbirth is a natural physiological process, but it can cause pain due to contractions. Labor pain if not treated can cause stress which can reduce uterine contractions. A midwife must be able to provide labor care that can provide comfort during labor, one of which is massage and rebozo. The purpose of this study was to determine the effectiveness of massage counterpressure andrebozo on labor pain. Method used quasi-experimental with a pretest-posttest, by comparing results between 2 groups, namely the massage groupcounter pressureand rebozzo technique. The study was conducted at BPM Bidan E, Tasikmalaya for 4 months from July to October 2024, population being all mothers giving birth in the first stage. The sample with quota sampling and each treatment being 15. Observation of pain using the Numeric Rating Scale (NRS) with 4 measurements during contractions every 30 minutes. The duration was 5-10 minutes. Analysis used Wilcoxon test. The results of the study were that counterpressure massage and rebozzo technique were effective reducing pain scale of the first stage labor. The results of the statistical test obtained p value = 0.352 (> 0.05), so that between massage counterpressure and rebozzo has no difference in reducing pain in the first stage labor. However, when viewed from the average difference in counterpressure massage is 2.67 while rebozzo the average difference is 2.22, so it can be stated that counterpressure massage more effective in reducing pain in the first stage than rebozzo. It is hoped that providers of labor care can reduce labor pain with various techniques according to the comfort of the mother giving birth.
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DALAM PENGOLAHAN SUSU KEDELAI UNTUK MENCEGAH ANEMIA PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CILEMBANG KOTA TASIKMALAYA Artha, Uly; Sri Gustini; Suci Pega
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i1.593

Abstract

Hasil Survey Nutrition International pada tahun 2018 didapatkan kejadian anemia remaja putri di Jawa Barat sebesar 41, 93%. Berdasarkan data di Kota Tasikmalaya pada tahun 2019, diketahui bahwa prevalensi anemia remaja putri usia 12-19 tahun yaitu sebesar 19,6%. Hasil screening anemia pada siswi kelas 7 dan 10 seluruh sekolah/madrasah di Kota Tasikmalaya, yang ditujukan kepada seluruh UPTD Puskesmas di Tasikmalaya dari 22 puskesmas di Tasikmalaya didapatkan hasil dari 8 puskesmas yang telah melakukan screening anemia pada remaja putri 759 dari 1.694 (45%) siswi mengalami anemia. Susu kedelai adalah salah satu hasil pengolahan yang merupakan hasil ekstraksi dari kedelai. Protein susu kedelai memiliki susunan asam amino yang hampir sama dengan susu sapi sehingga susu kedelai seringkali digunakan sebagai pengganti susu sapi bagi mereka yang alergi terhadap protein hewani. Pengabdian bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan karang taruna, kader, Kelompok Warga Tani (KWT) tentang pemanfaatan kacang kedelai sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan, serta meningkatkan pengelolaan karang taruna, kader, Kelompok Warga Tani (KWT) terhadap kacang kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan potong lintang, dilakukan selama dua hari berturut-turut yaitu tanggal 30 dan 31 Agustus 2024. Sasaran dalam pengabdian masyarakat ini adalah karang taruna, Kader, Masyarakat (Kelompok Warga Tani KWT) sebanyak 62 orang. Terdapat Buku ISBN dengan judul ”Modul KETUK CERIA”, Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan remaja/kader/masyarakat (KWT) dalam pencegahan anemia dan pengolahan susu kedelai kategori baik dari 23.1% menjadi 88.5%.Melakukan pembentukan kader posyandu remaja oleh remaja.
Comparison of the Effectiveness of Pregnancy Exercises and Prenatal Yoga on Reducing Back Pain in Pregnant Women at the Majenang II Health Center Cilacap Regency Wulandara, Qanita; Lisa Yulianti; Sri Gustini
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 4 No. 2 (2025): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jmhsa.v4i2.79

Abstract

Back pain is one of the most common discomforts that occurs in pregnant women during pregnancy which begins to be felt when pregnancy enters the second trimester and will increase as the pregnancy progresses. To relieve low back pain that is felt by pregnant women is exercise. Pregnancy gymnastics and Prenatal Yoga are a form of exercise that can be done by pregnant women. This study aims to analyze the comparison of the effectiveness between Pregnancy Gymnastics and Prenatal Yoga on the Reduction of Back Pain in Pregnant Women at the Majenang II Health Center, Cilacap Regency. This study uses the research design used in this study is a Quasy Experiment research design using the equivalent time sample design model, which is a research design consisting of two groups of samples that are equivalent in time. Sample A was given the X1 treatment and the B sample was given the X2 treatment. The sampling technique used was purposive sampling so that a sample of 50 respondents was obtained. The results of this study showed that there was an effect of pregnancy exercises and prenatal yoga on reducing back pain in pregnant women at the Majenang II Health Center, Cilacap Regency with a p value of 0.000 smaller than alpha 0.05 each
FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK PRA SEKOLAH YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RUANG ANAK Susanti, Susanti; Sri Gustini; Muhammad Husaini; Rasima, Rasima
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9075

Abstract

Hospitalisasi pada anak dapat menimbulkan kecemasan dan stress dimana hal itu diakibatkan karena adanya perpisahan, kehilangan kontrol, ketakutan mengenai kesakitan pada tubuh, serta nyeri dimana kondisi tersebut belum pernah dialami sebelumnya. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada anak pra sekolah yang menjalani hospitalisasi di ruang anak RSUD Yuliddin Away Tapaktuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cros-sectional. Populasi adalah pasien anak yang dirawat diruang rawat anak dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan terakhir terhitung mulai bulan Januari, Februari, dan Maret 2021 berjumlah 94 orang. Jumlah sampel sebanyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji Mann Whitney test diperoleh ada hubungan lama hari rawat dengan tingkat kecemasan p value 0,004 <α= 0,05), ada hubungan lingkungan rumah sakit dengan tingkat kecemasan p value 0,004 < α= 0,05), ada hubungan Emosi yang ditekan dengan tingkat kecemasan p value 0,009 < α= 0,05), tidak ada hubungan sebab – sebab fisik dengan tingkat kecemasan p value 0,292 < α= 0,05). Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada institusi pelayanan dan menjadi pedoman untuk meminimalkan kecemasan pada anak yang dirawat di rumah sakit.
PEMBENTUKAN KELOMPOK CENTING (CEGAH STUNTING) MELALUI KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI DESA KUALA BHEE KECAMATAN WOYLA KABUPATEN ACEH BARAT Sri Gustini; Susanti, Susanti; Khairunnisak, Khairunnisak
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah di bidang kesehatan. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 20183 menunjukkan bahwa kejadian stunting (pendek dan sangat pendek) di Indonesia sebanyak 30,8% (11,5% sangat pendek dan 19,3% pendek) dan tahun 2019 menjadi sekitar 27%, angka ini mengalami penurunan dari tahun 2013 dimana terdapat 37,2% balita stunting (18% sangat pendek dan 19,2% pendek). Namun angka tersebut masih jauh dari target nasional dan WHO yaitu dibawah 20%. Beberapa desa di Kabupaten Aceh Barat untuk mewujudkan amanat pemerintah tersebut sudah membentuk Rumoh Gizi Gampong. Sehingga penulis berasumsi dalam upaya percepatan penurunan stunting perlunya pembentukan kelompok Centing (Cegah Stunting) Melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.Adapun yang terlibat dalam kelompok centing tersebut teridri dari ibu PKK desa Kualabhee, Ahli Gizi puksekas Woyla, Bidan desa serta kader posyandu. Solusi permasalahan yaitu membemtuk kelompok Centing (Cegah stunting). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan kader dan tenaga Pembentukan Kelompok Centing (Cegah Stunting) Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting Di Desa Kuala Bhee Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat. Metode pengabdian masyakat ini dimulai dari pre test, pendidikan tentang stunting selanjutnya membentuk kelompok Centing, dimana kelompok centing ini akan dibuat surat keputusan (SK) oleh kepala desa dan di akhiri dengan post test. Luaran kegiatan pengabdian pada masyarakat diharapkan adanya artikel yang dapat di submit dalam jurnal Nasional ber-ISSN, adanya leaflet dan Video Kegiatan yang akan di masukkan ke chanel Youtube Sri Gustini @srigustini1974. Hasil kegiatan pengabmas adanya peningkatan pengetahuan kader dan petugas Kesehatan sebelum dan setelah diberikan edukasi dengan tertinggi nilai post test pengetahuan kader dan petugas Kesehatan adalah baik (80%). Kesimpulan Kegiatan Pengabmas yang telah dilaksanakan pada tanggal 4 September 2025 pembentukan kelompok "Cegah Stunting" (Centing) harus menekankan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting, terwujudnya kelompok masyarakat yang aktif dalam program, serta rekomendasi untuk keberlanjutan program dan edukasi yang berkelanjutan.