Ahmad Syafak Khoirut Tobib
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Organisasi Kurikulum Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sampang M. Wildan; Muh. Wasith Achadi; Heru Juabdin Sada; Ahmad Syafak Khoirut Tobib
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3104

Abstract

Mayoritas pesantren dianggap jauh dari realitas sosial, karena seolah-olah terdapat kesenjangan antara dunia pesantren dan dunia modern. Berangkat dari kegelisahan tersebut, beberapa pesantren saat ini mulai mengambil langkah strategis seperti perumusan kurikulum yang “progresif”. Pesantren yang merupakan lembaga pendidikan paling unik dibanding institusi yang lain yang otomatis perumusan kurikulumnya juga akan berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis organisasi dan desain kurikulum yang diterapkan di pesantren. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data menggunakan analisis deskriptif. Lokasi penelitian ini di Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sampang. Temuan dari penelitian ini adalah Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sampang memadukan antara organisasi kurikulum terpisah-pisah (Separated Subject Curriculum) dengan kurikulum terpadu (integrated curriculum). Sistem pembelajarannya menggunakan system tanpa kelas yang hanya membagi menjadi dua kelompok (marhalah). Metode pembelajaran yang diterapkan adalah tatap muka klasikal (sorogan dan bandongan) serta kooperatif learning. Sistem evaluasi yang diterapkan adalah tes lisan, hafalan, dan problem solving.
ESENSI MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA DAN EKSISTENSI MAHASISWA BERPRESTASI Uswatun Hasanah; Ahmad Syafak Khoirut Tobib
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i3.13999

Abstract

Abstrak: Kehadiran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi kebijakan fenomenal dalam dunia pendidikan di Indonesia yang ramai di perbincangkan, konsep dengan tema kemerdekaan dalam belajar untuk menjawab tantangan pendidikan dan mempersiapkan para mahsiswa menghadapi perkembangan zaman. Kurangnya pemahaman esensi MBKM menghambat efektifitas penerapan MBKM diperguruan tinggi terutama bagi mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mengkaji esensi MBKM dan eksistensi mahasiswa berprestasi dalam MBKM. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif library research yang menggunakan berbagai sumber kepustakaan yang relevan serta valid dan dianalisa menggunakan teknik content analisys. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esensi dari kebijakan MBKM adalah desain pendidikan yang berpusat pada mahasiswa, pendidikan digunakan sebagai media pembebasan anak bangsa dari kebodohan, keterbelakangan dan kemiskinan. Karena pendidikan merupakan salah satu indeks pembangunan suatu bangsa untuk menyiapkan SDM. Mahasiswa berprestasi dalam MBKM adalah Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang memiliki soft skill, hard skill dan power skills. Kesimpulannya, MBKM sangat memberikan stimulasi yang baik bagi eksistensi mahasiswa di masa depan, sebagai respon kreatif dalam menunjang prestasi pengetahuan dan pengalaman mahasiswa, untuk siap hidup di tengah tengah masyarakat dan persaingan dunia kerja.Abstract:  Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) is a phenomenal policy of education in Indonesia, become a topic very popularly studied and discussed, a concept that carries the theme of independence in learning to answer the educational challenges and prepare students to face the times. Lack of understanding of the essence MBKM hinders the effectiveness of implementing MBKM in higher institutions, especially for students. Therefore, the research aims to examine the essence of MBKM and the existence of outstanding students in MBKM. This research is a literature review with various relevant and valid sources of literature and analyzed using content analysis techniques. The results of the study show that the essence of the MBKM policy is student-centered educational design, education is used as a media for liberating the nation's generation from ignorance, backwardness and poverty. Because education is one of the development indexes of a nation to prepare human resources. Outstanding students in MBKM are excellent human resources who have soft skills, hard skills and power skills. So it can be concluded, MBKM really provides a good stimulus for the existence of students in the future, as a creative response in supporting student knowledge and experience achievements, to be ready to live in the midst of society and competition in the workforce.
IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN DI KALANGAN SISWA (STUDI KASUS SMP NEGERI 1 PARDASUKA) Ahmad Syafak Khoirut Tobib; Dwi Suci Rahma Putri; Elsa Al Khansa; Ali Murtadho; Baharudin Baharudin; Ikhsan Mustofa
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 9 عدد 3 (2024): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v9i3.761

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Adiwiyata Program in increasing environmental awareness among students at SMP Negeri 1 Pardasuka. The Adiwiyata Program, which focuses on waste management, greening, and energy efficiency, aims to form an environmentally conscious character through education that integrates environmental values ​​into the curriculum. This study uses a qualitative approach with a case study type, where data is collected through interviews, observations, and documentation involving the principal, teachers, and students. Data analysis was carried out using data reduction, data presentation, and conclusion drawing methods. The results of the study indicate that despite challenges in terms of school commitment and active student participation, the Adiwiyata Program has succeeded in increasing students' environmental awareness, especially in waste management and greening. This study is expected to provide recommendations to optimize program implementation, as well as support the development of environmental education that is in line with Islamic teachings on preserving nature as part of worship to Allah SWT.