Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

TINDAK TUTUR ILOKUSI ASERTIF DALAM NASKAH DRAMA NENEK TERCINTA KARYA ARIFIN C NOER FADLLUL FATONIYAH; EMY RIZTA KUSUMA
Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP) Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jhpp.v2i2.368

Abstract

Pragmatik adalah ilmu yang memaknai suatu ujaran tentang suatu makna atau konteks. Salah satu materi yang paling tampak ialah tindak tutur, tindak tutur merupakan studi pragmatik yang mempelajari Bahasa menggunakan aspek aktualnya. Austin membagi tiga hal yang berkenaan dengan tindak tutur, yaitu : lokusi, ilokusi, perlokusi. Naskah Nenek Tercinta Karya Arifin C Noer kekosongan nenek yang tua dan pikun, serta seorang anak dan menantu yang berniat mempercepat kematian nenek dengan perantara dukun. Hasil penelitian tindak tutur ilokusi asertif dalam naskah drama nenek tercinta karya Arifin C Noer ini ditemukan sebanyak 51 data.
ANALISIS DEIKSIS PADA NOVEL “DI TANAH LADA” KARYA ZIGGY ZEZSYAZEOVIENNAZABRIZKIE Putri Safitri; Emy Rizta Kusuma
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 2 (2023): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v1i2.842

Abstract

Artikel penelitian ini membahas mengenai analisis deiksis sebagai salah satu cabang ilmu linguistik, yaitu pragmatik pada sebuah karya sastra berupa novel dengan judul “Di Tanah Lada” karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang cetakan kedelapannya diterbitkan pada Mei 2023 lalu oleh Gramedia Pustaka Utama. Penelitian pada artikel ilmiah ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan dua teknik, yaitu teknik simak dan teknik catat pada novel “Di Tanah Lada”. Analisis dilakukan dengan mengumpulkan data berupa deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial yang ada di dalam novel “Di Tanah Lada”. Hasil penelitian di dalam artikel ilmiah ini menunjukkan bahwa ada 2.595 data deiksis pada novel berjudul “Di Tanah Lada”. Deiksis persona sebanyak 2021 data, deiksis tempat berjumlah 93 data, deiksis waktu sebanyak 255 data, lalu deiksis wacana berjumlah 177 data, dan deiksis sosial ditemukan sebanyak 49 data.
PROBLEMATIKA KESULITAN KOSA KATA DALAM PEMBELAJARAN BIPA BAGI PEMULA MELALUI MEDIA AUDIO DAN VISUAL Feby Agustin; Emy Rizta Kusuma
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/p2f40e23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika pemahaman pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) pemula serta mengkaji efektifitas penggunaan media audio dan visual dalam proses pembelajaran. Permasalahan utama yang dihadapi pemelajar BIPA pemula meliputi keterbatasan penguasaan kosakata dasar, kesulitan memahami imbuhan, serta perbedaan budaya dan struktur bahasa ibu yang mempengaruhi proses pemahaman bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis permasalahan dan strategi pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media audio dan visual berperan penting dalam membantu pemelajar memahami bahasa Indonesia. Media audio seperti rekaman perkenalan, percakapan sehari-hari, membantu pemelajar memahami pengucapan intonasi, dan ritme bahasa. Sementara itu, media visual berupa gambar, ilustrasi, dan animasi mampu memperjelas makna kosakata serta konteks penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan pembelajaran BIPA yang efektif dan kontekstual bagi pemula. Kebaruan penelitian ini terletak pada penekanan penggunaan media audio dan visual yang disesuaikan dengan latar belakang budaya pemelajar sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan efektif.
PROBLEMATIKA PARTISIPASI AKTIF PEMELAJAR BIPA BERKARAKTER LUGAS DALAM DISKUSI KELAS PEMULA Rizki Azkia Ramdania; Emy Rizta Kusuma
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5pxtj014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika partisipasi aktif pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula yang memiliki karakteristik komunikasi lugas dalam dinamika diskusi kelas. Fokus utama penelitian adalah mengeksplorasi bagaimana karakter personal dan keterbatasan linguistik berinteraksi dalam memengaruhi keterlibatan pemelajar. Masalah yang diangkat berakar pada rendahnya partisipasi aktif di kelas pemula yang disebabkan oleh keterbatasan penguasaan kosakata, kecemasan akan kesalahan tata bahasa, serta beban kognitif yang tinggi saat memproses informasi. Hasil penelitian melalui analisis kuesioner terhadap mahasiswa internasional menunjukkan bahwa meskipun responden memiliki kepercayaan diri yang tinggi, mereka cenderung menerapkan strategi adaptif berupa gaya bicara yang langsung ke intinya (to the point) dengan respons yang sangat singkat. Fenomena ini merupakan upaya sadar untuk mengurangi tekanan kognitif dan memastikan tujuan komunikatif tetap tercapai meskipun dalam keterbatasan bahasa. Urgensi penelitian ini didasarkan pada risiko jangka panjang di mana pemelajar dapat terjebak dalam pola komunikasi minimalis yang menghambat kemahiran berbicara alami serta menyulitkan adaptasi interpersonal mereka di lingkungan sosial Indonesia yang lebih kompleks. Kebaruan penelitian ini terletak pada perspektif analisis yang tidak hanya melihat gaya bicara lugas sebagai masalah kemahiran bahasa, tetapi sebagai strategi fungsional yang berkaitan dengan latar belakang karakter dan norma interaksi pemelajar. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pengajaran BIPA yang lebih inklusif terhadap perbedaan karakter komunikasi personal dalam mencapai kompetensi komunikatif yang efektif.
PROBLEMATIKA KESALAHAN PEMETAAN KOMPETENSI DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA PEMELAJAR PEMULA Retno Wulandari Jayadi; Emy Rizta Kusuma
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/08100b72

Abstract

Artikel ini membahas tentang problematika kesalahan kompetensi dalam pengembangan keterampilan berbicara pada pemelajar BIPA tingkat pemula. Permasalahan utama yang berfokus pada ketidaktepatan perumusan kompetensi berbicara yang belum sepenuhnya mempertimbangkan kemampuan awal pemelajar, karakteristik, serta kebutuhan komunikasi dasar pemelajar. Kesalahan tersbut terlihat dalam tujuan pembelajaran yang kurang realistis, materi dan aktivitas berbicara yang tidak sesui dengan tahapan, serta penerapan metode pembelajaran yang minim memberikan kesempatan dalam pelaksanaan secara lisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan melalui telaah berbagai sumber yang relevan dengan pembelajaran BIPA dan pedoman kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi berpengaruh terhadap rendahnya partisipasi pemelajar asing dalam kegiatan berbicara, menurunnya rasa percaya diri, serta kurang optimalnya pencapaian tujuan pembelajaran. Namun, pentingnya pemetaan kompetensi sebagai dasar dalam perancangan pembelajaran berbicara yang efektif dan bertahap. Salah satu fokus ini pada kesalahan pemetaan kompetensi sebagai akar permasalahan dalam pengembangan keterampilan berbicara pemelajar BIPA tingkat pemula, bukan hanya meetode atau kesalahan berbahasa, sehingga memberikan sudut pandang baru bagi pengajar dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan tingkat kemahiraan pemelajar.
Kendala Penerapan media berbasis budaya berupa lagu tradisional dalam pembelajaran BIPA Qusyairi, Sittiya nur aisyah; Aisyah, Sittiya nur; Emy Rizta Kusuma
Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) telah mengalami pertumbuhan signifikan seiring dengan peningkatan minat peserta dari berbagai negara. Lagu tradisional berfungsi sebagai alat yang efisien untuk menggabungkan pengajaran bahasa dan budaya. Namun, implementasinya dihadapkan pada sejumlah hambatan yang membuat pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal. Kajian ini bertujuan untuk menguraikan tantangan penggunaan lagu daerah sebagai sarana pendidikan untuk menjadi landasan evaluasi dan perbaikan di masa mendatang. Temuan penelitian mengidentifikasi tiga hambatan utama dalam penerapan lagu tradisional sebagai media pembelajaran BIPA, yaitu: variasi latar belakang budaya peserta, keterbatasan sumber daya dan materi ajar BIPA yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan bahasa dan konteks budaya, serta keterbatasan fasilitas seperti audio-visual dan teknologi. Fokus kajian ini berbeda dari penelitian sebelumnya yang lebih menekankan efektivitas penggunaannya, sehingga memberikan kontribusi penting sebagai dasar untuk pengembangan strategi dan solusi. Temuan ini diharapkan menjadi panduan bagi pendidik dan pengembang materi ajar untuk memaksimalkan potensi lagu tradisional sebagai sarana pendidikan yang efektif dan kontekstual.