Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Hubungan Perilaku Hidup Sehat Terhadap Kualitas Hidup Pra-Lansia di Desa Jatimulya, Rangkasbitung - Banten Siti Rochani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2745

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku hidup sehat dengan kualitas hidup pra lansia di Kelurahan Jatimulya Rangkasbitung Banten. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan tabel silang. Populasi penelitian ini adalah pra lansia di RT 1 dan RT 4 Kelurahan Jatimulya Rangkasbitung Banten dan sampel yang diambil sebanyak 62 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis chi square. Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa 72,6% memiliki perilaku hidup sehat baik dan memiliki kualitas baik. Selain itu 48,8% responden yang memiliki perilaku hidup sehat baik memiliki kondisi kesehatan baik (sehat) dengan nilai p sebesar 0,000, 30 (48,4%) responden yang memiliki kondisi kesehatan baik (sehat) dan memiliki kualitas hidup baik, dengan nilai p sebesar 0,012. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku hidup sehat dengan kualitas hidup, antara perilaku hidup sehat dengan kondisi kesehatan dan antara kondisi kesehatan dengan kualitas hidup. Disarankan agar lebih banyak lagi edukasi mengenai perilaku hidup sehat untuk meningkatkan kualitas hidup bagi para lansia pra-lansia.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Tingkat Stres Lansia Di Berbagai Lingkungan (Komunitas, Keluarga, San Panti Werdha) Siti Rochani; Farah Luqyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7158

Abstract

Latar Belakang:Penuaan penduduk merupakan fenomena global yang meningkatkan kerentanan lansia terhadap masalah kesehatan mental, khususnya stres. Stres pada lansia dipengaruhi oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif yang penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis lansia, namun kualitas dan sumber dukungan yang diterima dapat bervariasi.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat dukungan sosial dan tingkat stres pada lansia serta menggambarkan perbedaan dukungan dan stres berdasarkan asal dukungan sosial.Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional. Penelitian dilaksanakan di panti wredha, komunitas lansia, dan keluarga di wilayah Jatimulya Rangkasbitung pada Desember 2025–Januari 2026. Sampel terdiri dari 60 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Dukungan sosial diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), sedangkan tingkat stres diukur dengan Perceived Stress Scale (PSS-10). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil:Terdapat hubungan signifikan antara asal dukungan sosial dan tingkat dukungan sosial (p = 0,023; OR = 13,3), di mana lansia yang tinggal di panti lebih berpeluang memperoleh dukungan sosial yang baik. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara asal dukungan sosial dan tingkat stres (p = 0,134). Namun, terdapat hubungan signifikan antara tingkat dukungan sosial dan tingkat stres lansia (p = 0,000; OR = 26,86).Kesimpulan:Dukungan sosial yang baik berperan penting dalam menurunkan tingkat stres pada lansia dan perlu diperkuat melalui keluarga, komunitas, maupun institu