Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah KOMPUTASI

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENENTUAN DOSEN PEMBIMBING TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN METODE AHP Weda Adistianaya Dewa; Linda Suvi Rahmawati
Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Vol 17, No 4 (2018): Desember
Publisher : STMIK JAKARTA STI&K

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penentuan dosen pembimbing tugas akhir dalam pengambilan keputusan oleh program studi di STMIK PPKIA Pradnya Paramita terdapat beberapa faktor yang menjadi penilaian. Selama ini penentuan dosen pembimbing masih menggunakan metode tradisional yaitu masih berdasarkan subjektifitas dan kebijakan program studi sehingga hasilnya sering tidak sesuai dengan topik penelitian yang diambil oleh mahasiswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah membangun sebuah sistem penentuan dosen pembimbing tugas akhir. Kriteria dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan, latar belakang pendidikan, jabatan akademik, dan pengalaman. Demi efisiensi dan efektifitas program studi maka pengambilan keputusan yang tepat sangat diperlukan. Penelitian tersebut digunakan untuk membangun sebuah sistem pengambilan keputusan yang mempunyai kemampuan menganalisa penentuan dosen pembimbing tugas akhir dengan menggunakan metode Analitical Hierarchy Process (AHP), di mana masing-masing kriteria dalam hal ini faktor-faktor penilaian dan alternatif dosen pembimbing dibandingkan satu dengan yang lainnya sehingga memberikan output nilai intensitas prioritas yang menghasilkan suatu sistem yang memberikan penilaian terhadap setiap dosen pembimbing. Sistem pengambilan keputusan ini dapat membantu program studi dalam menentukan dosen pembimbing tugas akhir berdasarkan kriteria dan nilai pembobotan. Berdasarkan pengujian tingkat pendidikan memiliki bobot sebesar 0,38, latar belakang pendidikan sebesar 0,27, jabatan akademik sebesar 0,22 dan pengalaman sebesar 0,13 dengan menggunakan 3 alternatif yaitu 3 dosen yang dijadikan acuan untuk menjadi dosen pembimbing tugas akhir.. Hal ini berguna untuk memudahkan pengambilan keputusan yang terkait dengan penentuan dosen pembimbing, sehingga akan didapatkan dosen pembimbing tugas akhir yang paling layak untuk membimbing mahasiswa sesuai core kompetensi program studi.
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PROMOSI JABATAN PADA WIRA ANGKASA ACADEMY MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING Linda Suvi Rahmawati; Dian Wahyuningsih; Rahayu Widayanti
Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Vol 17, No 4 (2018): Desember
Publisher : STMIK JAKARTA STI&K

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promosi jabatan adalah perpindahan dari suatu jabatan ke jabatan lain yang mempunyai status dan tanggung jawab yang lebih tinggi. Promosi jabatan untuk menempati jabatan yang kosong sering terkendala dengan proses mencocokkan antara profil karyawan yang akan dipromosikan dengan profil jabatan yang akan diisi. Untuk meminimumkan kendala tersebut diperlukan sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisis kecocokan antara profil karyawan dengan profil jabatan. Profile matching merupakan suatu proses penting dalam manajemen SDM dimana terlebih dahulu ditentukan kompetensi (kemampuan) yang diperlukan oleh suatu jabatan. Kompetensi/kemampuan tersebut haruslah dapat dipenuhi oleh pemegang/calon pemegang jabatan.Proses profile matching merupakan proses membandingkan antara kompetensi individu kedalam kompetensi jabatan sehingga dapat diketahui perbedaan kompetensinya (disebut jugagap), semakin kecil gap yang dihasilkan maka bobot nilainya semakin besar yang berarti memiliki peluang lebih besar untuk karyawan menempati posisi tersebut. Sistem pendukung keputusan dengan metode profile matching ini dibuat berdasarkan data di Sekolah Penerbangan Wira Angkasa Academy. Sistem pendukung keputusan dengan Profile Matching dilakukan untuk menentukan prioritas karyawan yang layak dipilih dalam promosi jabatan dan perencanaan karir berdasar pada 5(lima) aspek yaitu kualitas kerja,disiplin kerja, komunikasi, kerjasama dan kemampuan pribadi. Hasil dari proses seleksi berupa skor akhir karyawan sebagai rekomendasi bagi pengambil keputusan untuk memilih karyawan yang sesuai dengan profil jabatan.