Mita Rilyanti
Department of Chemistry, University of Lampung, Bandar Lampung 35145

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Sintesis Zeolit Hirarkis: Kajian Metode Cetak Lunak dan Cetak Keras Kadja, Grandprix T.M.; Rilyanti, Mita; Mukti, Rino Rahmata; Marsih, I Nyoman; Ismunandar, Ismunandar
Jurnal Matematika dan Sains Vol 18 No 3 (2013)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zeolit hirarkis saat ini diminati untuk digunakan sebagai katalis yang mampu menyelesaikan masalah pada industri petrokimia dan kimia.  Masalah yang biasa ditemukan pada reaksi katalitik ini menyangkut kepada hambatan difusi molekul, deaktivasi katalis, rendahnya rendemen produk dan selektivitas produk. Hal ini dapat terselesaikan karena zeolit hirarkis memiliki pori tambahan yang berskala meso (>2 nm) selain keberadaan pori mikro (2 nm) despite the presence of micropore (
Transformation of Lampung Natural Zeolite into Zeolite-A by Aluminium Addition and Application as Catalyst for Biomass Pyrolysis Aulia, Syayyidati; Simanjuntak, Wasinton; Pandiangan, Kamisah Delilawati; Rilyanti, Mita
Indonesian Journal of Energy Vol. 7 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Energy
Publisher : Purnomo Yusgiantoro Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33116/ije.v7i2.199

Abstract

In this study, the transformed zeolite from Lampung natural zeolite (LNZ) was used as a catalyst for the pyrolysis of a mixture of cassava tubers and rubber seed oil to produce bio crude oil (BCO). Transformation of Lampung natural zeolite into zeolite-A was attempted by adjusting the Si/Al ratios to 1.0, 1.5, and 2.0 transformed with and without aluminum addition and hydrothermal method with variation Si/Al ratio of 1.0; 1.5 and 2.0. The resulting products were specified as Zeo-C, Zeo-R1, Zeo-R1.5 and Zeo-R2.0. XRD analysis results show that Zeo-C and Zeo-R2 were transformed into zeolite-P, while zeolite-A, as targeted, was found in Zeo-R1 and Zeo-R1.5. SEM analysis results were also in accordance with XRD analysis results that showed the bipyramid crystal of zeolite-P in Zeo-C and Zeo-R2, while the cubic crystal of zeolite-A in Zeo-R1 and Zeo-R1.5. The BCO produced by using Zeo-C and Zeo-R1.5 as catalysts has the highest hydrocarbon content of 81% and 98%, respectively. Compared to previous studies, our study introduces an innovative approach by utilizing LNZ, a resource that has not been extensively explored, and combining cassava and rubber seed oil to produce bio-crude oil with a high hydrocarbon content. Our study contributes by promoting the use of underutilized biomass resources, potentially providing an environmentally friendly and economically viable alternative for BCO production.
Penerapan Metode Takakura dalam Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan di Desa Bogorejo, Gedong Tataan Afriyani, Hapin; Mulyono; Herasari, Dian; Rilyanti, Mita
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu nasional yang semakin krusial seiring dengan peningkatan jumlah penduduk, perkembangan teknologi, dan perubahan gaya hidup masyarakat. Akumulasi sampah yang tidak terkendali berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan. Pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong Tataan. Meskipun masyarakat desa umumnya memiliki pekarangan rumah yang luas, kebiasaan membakar sampah masih sering dilakukan karena dianggap lebih praktis. Praktik ini berisiko menimbulkan pencemaran udara dan gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat dalam menangani sampah organik melalui pelatihan pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos menggunakan metode Takakura yang mudah, murah, dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, demonstrasi teknik, praktik pembuatan kompos, hingga pemanfaatan kompos sebagai media tanam sayuran organik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah serta munculnya inisiatif rumah tangga untuk mulai menanam sayuran secara mandiri. Program ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna seperti metode Takakura dapat menjadi solusi alternatif dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan mendukung ketahanan pangan keluarga di pedesaan.