Rina Ratnasih Irwanto
School of Life Sciences and Technology, Bandung Institute of Technology, Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effect of Cytokinins and Carbenicillin on In vitro Axillary-Shoot Growth of Albizia [Albizia falcataria (L.) Fosberg] Sri Nanan Widiyanto; Mirah Dila Sari; Rina Ratnasih Irwanto
Jurnal Matematika & Sains Vol 13, No 2 (2008)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effect of N6-benzylaminopurine (BA), 6-furfurylaminopurine (kinetin) and carbenicillin on axillary-shoot growth ofalbizia [Albizia falcataria (L.) Fosberg] from cotyledonary node-segments were evaluated in vitro. Shoot inductionmedium was composed of Murashige and Skoog (MS) basal medium with or without the addition of BA or kinetin. Thesensitivity to carbenicillin was tested using shoot induction medium with the addition of carbenicillin at 10-50 mg/L.The results showed that the optimal axillary-shoot growth was observed on medium containing 2.2 μM BA and 2.3 μMkinetin, which reached the average of 36.0±2,2 mm shoot-length and 2.9±1,1 nodes/shoot in four weeks. The addition ofcarbenicillin inhibited the axillary-shoot growth, shown by 6.1-11.5 mm of shoot length of and 1.0-11.1 of nodes/shoot.A total of 60 shoots were elongated and rooted in in vitro condition on MS medium without growth regulator. Allplantlets were successfully transferred to a soil-sand medium (1:1) and grew well in the green-house.
Plumeria pudica Jacq. : TAMBAHAN UNTUK MARGA PLUMERIA (APOCYNACEAE) DI JAWA Muhammad Rifqi Hariri; Arifin Surya Dwipa Irsyam; Rina Ratnasih Irwanto
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 17, No 2 (2019): BIOTIKA DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/biotika.v17i2.25454

Abstract

Plumeria Tourn. ex L. merupakan tumbuhan eksotik yang berasal dari kawasan Amerika Tropis. Marga tersebut telah banyak diintroduksi dan ditanam sebagai tanaman hias karena memiliki ciri morfologi yang menarik. Sebanyak tiga jenis Plumeria telah diketahui tumbuh di Pulau Jawa, yaitu P. alba L., P. obtusa L., dan P. rubra L. Akan tetapi, jenis-jenis Apocynaceae budi daya belum tercatat secara lengkap dalam Flora Malesiana. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk melaporkan keberadaan jenis Plumeria lainnya yang ada di Jawa. Penelitian dilakukan menggunakan metode jelajah di Jawa Barat (Bandung, Bogor, Pangandaran, Sumedang) dan Jawa Timur (Situbondo) pada bulan Maret hingga Agustus 2019. Penelitian ini mengungkap suatu jenis tambahan dari marga Plumeria, yakni P. pudica Jacq. Informasi mengenai keberadaan dan ciri morfologi P. pudica dilaporkan dalam catatan ini beserta kunci identifikasi terkini untuk marga Plumeria di Jawa.
KARAKTER MIKROMORFOLOGI DAUN FICUS SPP. REKAMAN BARU DI JAWA Asih Perwita Dewi; Peniwidiyanti Peniwidiyanti; Arifin Surya Dwipa Irsyam; Muhammad Rifqi Hariri; Zakaria Al Anshori; Rina Ratnasih Irwanto
Floribunda Vol. 6 No. 8 (2022)
Publisher : PTTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32556/floribunda.v6i8.2022.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi mikromorfologi pada tiga jenis Ficus rekaman baru di pulau Jawa yaitu F. auriculata, F. maclellandii, dan F. natalensis subsp. leprieurii. Spesimen yang digunakan adalah spesimen koleksi basah asal Bogor, Bandung dan Madura. Preparat anatomi yang dibuat adalah preparat paradermal helaian daun, dan preparat transversal helaian dan tangkai daun. Karakter yang diamati adalah 28 karakter kualitatif dan 18 karakter kuantitatif. Beberapa karakter kualitatif sebagai pembeda jenis adalah tipe dinding antiklinal epidermis, tipe stomata, letak sel penjaga stomata terhadap epidermis, jumlah lapisan mesofil palisade dan kerapatan mesofil spons, tipe organ pelindung, struktur berkas pembuluh, persebaran sel tanin, sel litosis, dan kristal oksalat. Karakter kuantitatif pembeda jenis adalah ukuran stomata, indeks stomata, jumlah lapisan palisade, kolenkim dan parenkim. Adanya struktur dua lapis epidermis, lapisan kutikula tebal, dan proporsi mesofil lebih dari 50% pada F. maclellandii mengindikasikan sifat xeromorfik atau tahan terhadap cekaman kekeringan yang membutuhkan kajian fisiologis lebih lanjut.