Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Equity

HUBUNGAN KESULITAN KEUANGAN DENGAN MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2016 Feldo, Ferix; Rinaningsih, Rinaningsih; Yuliati, Retno
EQUITY Vol 21 No 2 (2018): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34209/equ.v21i2.640

Abstract

This research aims to know how the relationship between financial distress as measured by manajemen laba using Discretionary value Accruals (DA). This research use quantitative approach and the population used is the all of company listed in the Indonesian Stock Exchange period 20102016. Research conducted using multiple linear regression. The result of the research indicate (1) there is a negative significant relationship between financial distress in distress1 category characterized by a negative net income during the current year with warnings management. (2) there is no significant relationship between financial distress in distress2 category characterized by negative working capital during the current year with manajemen laba, (3) there is on relationship between financial distress in distress3 category characterized by negative net income and working capital during the current year withmanajemen laba. 
Resesi dan Dampaknya pada Hubungan Manajemen Modal Kerja dan Profitabilitas Dhamayanti, Flora; Senlia, Clara; Rinaningsih, Rinaningsih; Yuliati, Retno
EQUITY Vol 23 No 2 (2020): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34209/equ.v23i2.2240

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kondisi resesi terhadap hubungan manajemen modal kerja dan profitabilitas. 3.012 perusahaan terbuka di Asia Tenggara digunakan sebagai sampel pada periode observasi 2000-2016. Manajemen modal kerja diukur dengan cash conversion cycle dan profitabilitas diukur dengan return on assets. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa cash conversion cycle secara signifikan meningkatkan profitabilitas perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara. Penelitian ini juga menemukan bahwa periode resesi tidak memoderasi hubungan dari kedua variabel tersebut. Adanya pelemahan kondisi ekonomi menyebabkan signifikansi manajemen modal kerja tidak mengalami perubahan saat resesi terjadi. Oleh karena itu, penting bagi manajemen untuk memastikan keseimbangan antara likuiditas dan profitabilitas.
Rasio Keuangan sebagai Pendeteksi Indikasi Tindak Kecurangan Laporan Keuangan Wijaya, Jessica; Mulyaraqwani, Sahiradaffa; Rinaningsih, Rinaningsih; Budhijono, Fongnawati
EQUITY Vol 24 No 1 (2021): EQUITY
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34209/equ.v24i1.2388

Abstract

Kecurangan laporan keuangan menyebabkan reliabilitas laporan keuangan menurun dan membuat kepercayaan publik dan pihak berkepentingan lainnya berkurang. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk melihat signifikansi rasio keuangan yang dapat mendeteksi indikasi kecurangan laporan keuangan dalam perusahaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diseleksi berdasarkan nilai Beneish M-Score untuk menentukan perusahaan yang terindikasi melakukan kecurangan. Tahun 2018 ditetapkan sebagai tahun dasar atau tahun adanya indikasi kecurangan dan tahun 2014-2017 dipilih untuk melihat tanda-tanda indikasi kecurangan di empat tahun sebelum. Hasil regresi di tahun 2018 menunjukkan bahwa rasio debt to equity, receivables to revenue, dan current ratio dapat digunakan untuk mendeteksi indikasi kecurangan dalam pelaporan keuangan. Sementara itu hasil regresi tahun 2014-2017 menunjukkan bahwa current ratio dapat digunakan untuk mendeteksi indikasi kecurangan pada satu tahun sebelum terjadinya indikasi kecurangan. Implikasi pada penelitian adalah rasio debt to asset, receivables to revenue, dan current ratio dapat mendeteksi kemungkinan kecurangan, sehingga dapat bermanfaat bagi pemegang saham, regulator, dan kreditur.