Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pemahaman Menyayangi Binatang Bagi Anak Usia Dini Dalam Perspektif Hadits Mar'atus Salamah
JURNAL RAUDHAH Vol 8, No 2 (2020): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v8i2.699

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah bantuan orang tua agar tidak lagi takut mengenalkan binatang pada anak-anak, baik di dalam rumah (di luar rumah). Tujuan dari penelitan ini adalah mengajarkan anak menyayangi binatang ciptaan Allah Swt., Mestimulasi berbagai perkembangan anak usia dini melalui pembelajaran bermain bersama binatang, memperkenalkan hadits sejak dini, dan memahami anjuran hadits tentang menyayangi binatang. Metode penelitian yang dilakukan penulis adalah metode deskriptif kualitatif, peneliti akan mendeskripsikan suatu fenomena dengan berdasarkan pada pengalaman partisipan penelitian dan hasil penelitian yang dilakukan.Penelitian dilakukan pada kelompok B di TK Awliya Kids Center Kota Cirebon Tahun 2019. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan guru pendamping. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara . Melihat hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan hadits menyayangi hewan membantu anak dalam memberikan stimulasi bagi pengembangannya. Kata kunci: Hadits; Anak Usia Dini; Perkembangan Anak; Menyayangi Binatang.
Pemahaman Menyayangi Binatang Bagi Anak Usia Dini Dalam Perspektif Hadits Mar'atus Salamah
JURNAL RAUDHAH Vol 8, No 2 (2020): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v8i2.699

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah bantuan orang tua agar tidak lagi takut mengenalkan binatang pada anak-anak, baik di dalam rumah (di luar rumah). Tujuan dari penelitan ini adalah mengajarkan anak menyayangi binatang ciptaan Allah Swt., Mestimulasi berbagai perkembangan anak usia dini melalui pembelajaran bermain bersama binatang, memperkenalkan hadits sejak dini, dan memahami anjuran hadits tentang menyayangi binatang. Metode penelitian yang dilakukan penulis adalah metode deskriptif kualitatif, peneliti akan mendeskripsikan suatu fenomena dengan berdasarkan pada pengalaman partisipan penelitian dan hasil penelitian yang dilakukan.Penelitian dilakukan pada kelompok B di TK Awliya Kids Center Kota Cirebon Tahun 2019. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan guru pendamping. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara . Melihat hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan hadits menyayangi hewan membantu anak dalam memberikan stimulasi bagi pengembangannya. Kata kunci: Hadits; Anak Usia Dini; Perkembangan Anak; Menyayangi Binatang.
Integration of Halal Lifestyle in the Value Chain of Tegal Batik Industry: UMKM Perspective Through Phenomenological Approach Masrukhan, M.; Salamah, Mar’atus; Faridah, Hidayatul; Hakim, Arif Rohman; Falah, Zidnal
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (July-August 2
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i3.4737

Abstract

The Tegal batik industry holds significant potential in supporting the halal economy by integrating halal lifestyle principles into its value chain. This study aims to explore the experiences of Tegal batik SMEs in implementing the halal concept, analyze the application of halal principles in the batik industry's value chain, and identify challenges faced in adopting halal practices. Using a qualitative approach with phenomenology and data triangulation, this research examines the perspectives of batik SME actors through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that adopting halal principles in the Tegal batik industry enhances product competitiveness in both domestic and international markets. However, major challenges include a lack of understanding of halal standards, the cost of certification, and difficulties in accessing global halal markets. Therefore, support from the government and relevant institutions in the form of education, training, and certification subsidies is crucial to accelerating halal lifestyle adoption in the batik industry.
Profesionalisme Guru dalam Mengoptimalkan Capaian Perkembangan Anak di RA Sumur Jero Hendayani, Ayi; Salamah, Mar’atus; Habibah, Umi
Generasi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Generasi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/generasi.v2i1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan profesionalisme guru dalam mengoptimalkan capaian perkembangan anak di RA Sumur Jero, Kabupaten Kuningan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua siswa, serta studi dokumentasi seperti RPPH, catatan perkembangan anak, dan dokumentasi kegiatan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RA Sumur Jero telah melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan profesionalisme guru, antara lain melalui pelatihan berkelanjutan, supervisi edukatif secara rutin, dan penciptaan lingkungan kerja yang positif dan kolaboratif. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa anak-anak mengalami perkembangan yang signifikan, terutama dalam aspek sosial emosional, kemandirian, dan kepercayaan diri. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas guru berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan profesionalisme guru berkontribusi secara langsung terhadap optimalisasi capaian perkembangan anak. Meskipun demikian, diperlukan penguatan kebijakan internal, penataan manajemen kelembagaan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan agar seluruh guru dapat mencapai kompetensi profesional secara merata dan berkelanjutan.
Analisis Peningkatan Problem Solving Anak Usia Dini: Inovasi Pembelajaran Steam Berbasis Loose Parts Salamah, Mar’atus; Alawiyyah, Sri Tuti; Maryam, Iyam Siti
Generasi Vol. 2 No. 2 (2024): Generasi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/generasi.v2i2.253

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut penguatan keterampilan abad 21 sejak usia dini, khususnya kemampuan pemecahan masalah (problem solving). Salah satu pendekatan inovatif yang mampu menjawab kebutuhan tersebut adalah pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) berbasis loose parts, yang memungkinkan anak mengeksplorasi material lingkungan secara bebas untuk membangun pengetahuan secara aktif dan kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pembelajaran STEAM berbasis loose parts terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah anak usia dini serta keterampilan pendukungnya seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Penelitian ini merupakan kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari sumber ilmiah seperti jurnal, buku, artikel akademik, dan penelitian relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menelaah temuan literatur terkait efektivitas implementasi STEAM berbasis loose parts dalam konteks pendidikan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran STEAM berbasis loose parts efektif meningkatkan keterampilan problem solving anak melalui aktivitas eksploratif, investigatif, dan konstruktif. Anak diberi kesempatan untuk bereksperimen, menguji ide, menemukan solusi, serta berkolaborasi dalam proses kreatif. Selain itu, pendekatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta imajinasi anak. Pembelajaran STEAM berbasis loose parts merupakan strategi pedagogis yang relevan dan efektif dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan abad 21 pada anak usia dini. Pendekatan ini menekankan eksplorasi, pengalaman belajar autentik, dan kebebasan berkreasi sehingga mendukung terbentuknya karakter pembelajar yang adaptif, inovatif, dan mandiri sejak dini.
Unpacking Professionalism and Capacity Building in Early Childhood Education: A Phenomenological Approach Salamah, Mar’atus
Generasi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2024): Generasi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/generasi.v2i1.301

Abstract

Backround: Professional development and capacity building are essential for improving quality, equity, and outcomes in early childhood education globally. As systems strive to enhance the skills and knowledge of educators, understanding the lived experiences of early childhood professionals is crucial for designing effective programs. Objective: This study aims to explore the experiences of 58 early childhood professionals from Australia, Canada, and Taiwan who participated in systematic professional development and capacity-building initiatives. The focus is on understanding how these initiatives shape educators' professional identities, growth, and pedagogical practices. Method: A phenomenological approach was employed, utilizing van Manen's hermeneutic phenomenological methodology. Data were collected over 14 months through in-depth semi-structured interviews, focus group discussions, professional portfolios, and reflective journals. Findings and Impications: The study identified four key themes: Conceptualizing Professionalism (navigating evolving professional identities), Capacity Building Strategies (mentoring, technology, and communities of practice), Barriers and Facilitators (time, funding, organizational support), and Transformation and Impact (improvements in pedagogy, leadership, and organizational culture). Conclusion: The findings highlight the importance of professional development in fostering identity transformation, critical reflection, and systemic change. Organizational culture, leadership support, and collaborative networks were crucial for effective capacity building. The study underscores gaps in mental health support and inclusive practices, offering insights for future professional development and policy frameworks in early childhood education.
The Influence of Constructivist Pedagogy Training Programs on ECCE Teachers' Professional Competence in Designing Child-Centered Learning Salamah, Mar’atus
Generasi Vol. 3 No. 2 (2025): Generasi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/generasi.v3i2.321

Abstract

Backround: Early childhood education increasingly emphasizes child-centered pedagogical approaches rooted in constructivist theory, yet many teachers struggle to translate these principles into effective classroom practice. The gap between theoretical understanding and practical implementation highlights the critical need for comprehensive professional development programs that enhance teachers' competence in designing authentic child-centered learning experiences.Objective: This study examines the influence of constructivist pedagogy training programs on early childhood teachers' professional competence in designing child-centered learning, exploring transformations in pedagogical knowledge, curriculum planning abilities, learning environment design skills, and classroom practice implementation.Method: A qualitative phenomenological approach was employed with fourteen (N=14) ECCE teachers participating in a structured constructivist pedagogy training program. Data collection included in-depth interviews, focus group discussions, classroom observations, pedagogical documentation analysis, and reflective journals.Findings and Implications: Thematic analysis identified patterns in teachers’ competence development and implementation experiences. Teachers demonstrated substantial improvements in pedagogical knowledge, planning competencies, and child-centered practice implementation. Professional identity transformation emerged as foundational to sustained practice change. However, contextual factors including institutional pressures, resource limitations, and administrative support significantly influenced implementation quality.Conclusion: Findings suggest that effective professional development requires sustained engagement, practice-based learning, attention to professional identity, and systemic approaches addressing enabling conditions beyond individual teacher competence. Well-designed constructivist pedagogy training substantially enhances teachers' professional competence in child-centered learning design, though successful implementation requires supportive contextual conditions alongside individual competence development.