Muhamad Agus Nurohman
Penulis Merupakan Dosen Tetap Di STIT Bustanul ‘Ulum Lampung Tengah.

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rasionalisme dan Empirisme Dalam Filsafat Ontologi Muhamad Agus Nurohman
Jurnal Dewantara Vol 9 No 01 (2020): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.753 KB)

Abstract

The discussion of ontology in this article concentrates on the of "being essential" whose application leads to three main discussions, namely: the essention of science, the law of causality and the potentials. First, the essence of "being" is the integration among the essence of science and the systematically formed physical universe (cosmos). Second, the law of causality is absolutly which is immune from any deviation as in the understanding of causal determinism/ absolute causalism. On the other hand it is maintaining the nature principle and its phenomenas are governed by God. Third, human being is develop creature because they are influenced by nature and society. In its development, human tends to be religious. This tendency can be divided into two things, namely the tendency to be a good person and the tendency to be a bad person. Religious tendency is the tendency to be good.
Studi Tentang Filsafat, Ilmu dan Periodesasi Perkembangannya Muhamad Agus Nurohman
Jurnal Dewantara Vol 10 No 02 (2020): Jurnal Dewantara
Publisher : MKKS SMA, MKKS SMP se-Kota Metro, Persatuan Sarjana Pendidikan Islam Wilayah Provinsi Lampung, dan CV.IQRO Penerbitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge was born since the creation of the first human, namely the prophet Adam; Knowledge developed since ancient times, but is still influenced by myth and mysticism; Knowledge is growing and becoming a science, which erodes the notion of myths and mystics, in other words, science can logicalize knowledge; Science began to develop in ancient Greece which was started by Socrates along with the birth and development of philosophy in the 6th century BC; The golden age of science began with Plato, followed by his student, Aristotle; and In the period between 650-1250 AD, the period of scientific development in the West (Europe) stopped which was called the Dark Ages.
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI KONSELING DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (PPKB PPPA) KABUPATEN SRAGEN Suci Prasasti; Usmani Haryanti; Erik Teguh Prakoso; Agus Nurohman; Martiana Puspitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 3 No 2 (2022): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Komunikasi konseling merupakan salah satu upaya dalam mensosialisasikan dan memberikan pengetahuan yang tepat tentang program KB. Komunikasi Konseling yang dimaksud dalam penelitian ini adalah segala hal yang berkaitan dengan komunikasi yang berlangsung dalam melakukan proses konseling Layanan konseling merupakan program di BKKBN dalam mensosialisaikan program KB. Berdasarkan kegiatan pengabdian, dapat disimpulkan bahwa tim Pengadian telah melakukan konseling perorangan terhadap beberapa anggota kader KB meskipun keadaan belum efektif karena tidak adanya ruang konseling namun kegiatan konseling tetap dapat berjalan dengan baik dan lancar. Hambatan ketika melakukan pengumpulan data, ada beberapa kader KB yang masih merasa malu dan tidak ingin bercerita.
PENDIDIKAN BERBASIS AL-QUR'AN SEBAGAI FONDASI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI TPQ CAHAYA ILMU BEKASI AFANDI, AFDOL UDIN; NUROHMAN, M. AGUS; KURNIAWAN, WAKIB
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v4i2.4220

Abstract

Qur'anic-based education at TPQ Cahaya Ilmu Bekasi plays a crucial role in shaping children's character and enhancing their cognitive abilities. This article aims to explore the Qur'anic learning methods implemented at this TPQ, including tahsin (Qur'anic reading correction), tahfiz (Qur'anic memorization), and the integration of Qur'anic values into daily life. This study employs a qualitative approach with descriptive analysis to examine the impact of Qur'anic education on children's behavior and character, as well as the challenges faced in its implementation. The findings show that the tahsin and tahfiz methods effectively improve the ability to read and memorize the Qur'an, while also having a positive impact on children's discipline, honesty, and respect. However, several challenges were identified, such as limited facilities, variations in students' abilities, and insufficient parental involvement in supporting the learning process at home. This article suggests improvements in learning facilities, the use of technology in teaching, and enhanced parental engagement as solutions to address these challenges. The main conclusion of this study is that Qur'anic-based education at TPQ Cahaya Ilmu Bekasi can serve as an effective model for character development, but requires improvements in facilities and teaching methods to optimize educational outcomes. ABSTRAKPendidikan berbasis Al-Qur'an di TPQ Cahaya Ilmu Bekasi memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan kognitif anak-anak. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode pembelajaran Qur'ani yang diterapkan di TPQ tersebut, termasuk tahsin (perbaikan bacaan Al-Qur'an), tahfiz (penghafalan Al-Qur'an), serta penanaman nilai-nilai Qur'ani dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif untuk menggali dampak pendidikan Qur'ani terhadap perilaku dan karakter anak-anak, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tahsin dan tahfiz efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an, serta memberikan dampak positif terhadap perilaku disiplin, kejujuran, dan rasa hormat pada anak. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, variasi kemampuan santri, dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung proses belajar di rumah. Artikel ini menyarankan peningkatan fasilitas pembelajaran, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan keterlibatan orang tua sebagai solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Simpulan utama dari penelitian ini adalah pendidikan berbasis Al-Qur'an di TPQ Cahaya Ilmu Bekasi dapat menjadi model efektif untuk membentuk karakter anak yang lebih baik, namun memerlukan perbaikan dalam aspek fasilitas dan metode pengajaran untuk lebih mengoptimalkan hasil pendidikan.