Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PENERAPAN K3 PADA TENAGA KESEHATAN DI RSIA PERMATA SARANA HUSADA PERIODE FEBRUARI 2015 Novi Ernawati; Ella Nurlelawati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3, No 1 (2017): JAKHKJ Maret 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.44 KB)

Abstract

Data statistik kecelakaan dari Jamsostek yang kini telah berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, mencatat sepanjang tahun 2013 jumlah pesertanya yang mengalami kecelakaan kerja sebanyak 129.911 orang. Akibat kecelakaan tersebut 3.093 pekerja meninggal dunia, yang mengalami sakit 15.106 orang, luka – luka 174.266 orang dan meninggal mendadak sebanyak 446 orang. Sebanyak 34,43% penyebab kecelakaan kerja karena posisi tidak aman atau ergonomis dan sebanyak 32,12 % pekerja tidak memakai peralatan yang safety. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Penerapan K3 Pada Tenaga Kesehatan Di RSIA Permata Sarana Husada Periode Februari 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptik analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah populasi sebanyak 98 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Variabel yang diteliti yaitu sikap, pengetahuan, masa kerja, pendidikan, dan motivasi tenaga kesehatan serta sarana dan prasarana (APD). Analisa yang digunakan adalah dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan antara sikap dengan pelaksanaan K3 (p value=0,010), ada hubungan antara motivasi dengan pelaksanaan k3 (p value = 0,035), ada hubungan antara penggunaan APD dengan pelaksanaan k3 (p value = 0,001). Peneliti menyarankan instansi agar menyelenggarakan sistem manajamen K3 dengan membentuk P2K3 RS, juga dengan melaksanakan upaya – upaya pelaksanaan penerapan K3 melalui sistem manajemen K3 yang berkesinambungan dan berkelanjutan.Kata kunci : Penerapan K3, Tenaga Kesehatan
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Dokter Di Instalasi Rawat Inap A Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Cilandak Jakarta Selatan Novi Ernawati; Muhamad Rizki
JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN) Vol 2, No 1 (2019): JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)
Publisher : Akademi Keperawatan RSPAD Gatot Soebroto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.533 KB) | DOI: 10.37430/jen.v2i1.17

Abstract

Pembangunan kesehatan yang tertuang dalam tujuan Sistim Kesehatan Nasional yaitu terselenggaranya pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa, baik masyarakat, swasta, maupun Pemerintah secara sinergis, berhasil guna dan berdaya guna, sehingga tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Kepuasan pasien ditentukan oleh keseluruhan pelayanan yaitu: pelayanan dokter, pelayanan perawat, pelayanan makanan, obat-obatan, sarana dan peralatan, fasilitas dan lingkungan fisik Rumah Sakit serta pelayanan adminitrasi.. Berdasarkan indikator BOR yang cenderung meningkat dari setiap tahunnya, (tahun 2004=62,20, tahun 2005= 67,37, tahun= 2006 71,07) dan bila dibandingkan dengan Rumah Sakit pesaing pelayanan kesehatan masih jauh masih lebih baik Rumah Sakit Pesaing. Belum ada penelitian secara khusus tentang kepuasan pasien terhadap pelayanan dokter di IRNA A RSUP Fatmawati, maka perlu dilakukan suatu analisa kepuasan pasien terhadap pelayanan dokter untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan yang prima dari aspek pelayanan dokter. Desain penelitian ini adalah dengan deskriptif analisis dengan melakukan pengamatan terhadap pelayanan dokter, untuk mendapatkan gambaran karakteristik pasien dan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan dokter di IRNA A RSUP Fatmawati Cilandak Jakarta Selatan tahun 2008.. Dari tingkat kepuasan responden terhadap pelayanan dokter, responden yang merasa puas lebih banyak (53%) dengan skor median pelayanan dokter ≥ 27, dan responden yang tidak puas (47%) dengan skor median pelayanan dokter < 27. Dilihat dari tabel 5.9 diatas responden yang tidak bayar sendiri (68.8%) lebih sedikit merasa puas terhadap pelayanan dokter dari pada responden yang tidak bayar sendiri (69.4%). Hasil uji chi-square menunjukan tidak ada hubungan antara kepuasan terhadap pelayanan dokter dengan cara pembayaran responden (P Value: 0.943). Kata Kunci : Kepuasan Pasien, Pelayanan Dokter, Rawat Inap
Penerapan TPACK dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Guna Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MI Munawir; Novi Ernawati; Vika Mustaqotul Firdaus
Journal Innovation In Education Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v2i4.1725

Abstract

The purpose of writing this article is to apply TPACK in improving student learning outcomes in the Islamic Aqidah Akhlak subject. Learning Aqidah Akhlak is an important component in religious education in MI/SD. However, students tend to be less interested in learning moral principles. The use of technology is one way for educators to improve student learning outcomes. In realizing this, every educator must have and understand Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). TPACK is a collaboration between 3 basic components namely Technology Knowledge, Pedagogical Knowledge, and Content Knowledge. This study uses a qualitative approach with the method of literature study. In this study, data collection included collecting literature from journals, articles and other sources, as well as related to the topics of discussion that were made. Technology is very useful and very helpful for teacher tasks which lie in planning, implementing, evaluating, and following up. With the existence of technology in the current era, it can be used as a media tool to help the learning process of akidah moral subjects to develop aspects of students' motivation, courage, and creativity.