Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

A The Effect of Project-Based Microeconomics Learning on Problem-Solving Ability Viewed from Cognitive Style Sulastri Rini Rindrayani; Nanis Hairunisya
Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 22 No 2 (2022): Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pedagogi.v22i2.1394

Abstract

This study sought to ascertain the impact of project-based learning on cognitive style-based problem-solving abilities.The population was 70 students of the Economic Education Department at the University of Bhinneka PGRI. The experimental class with 35 students used the project-based method and the control class with 35 students used the discussion method. The data on field independent, field dependent, and problem-solving skills were gathered via a test utilizing a subjective test instrument. Two-way Anova was utilized for data analysis. The findings demonstrated that: 1) project-based learning significantly improved students' problem-solving abilities as compared to the discussion method. 2) Field Independent and Field Dependent cognitive types differed significantly. 3) The approach and cognitive style of problem-solving have a strong link. This research demonstrated how problem-solving abilities in Field Independent and Field Dependent students were efficiently fostered through project-based learning.
PENGARUH LITERASI DIGITAL DAN LITERASI EKONOMI TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF MELALUI ONLINE SHOP PADA MAHASISWA PROGAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI TULUNGAGUNG Gigih Gotama; Sulastri Rini Rindrayani
JURNAL ECONOMINA Vol. 1 No. 4 (2022): JURNAL ECONOMINA, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v1i4.69

Abstract

Berkembangnya zaman membuat jangkauan internet berkembang luas tentunya memudahkan manusia melakukan kegiatan ekonomi, khususnya kegiatan konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital dan literasi ekonomi terhadap perilaku pembelian impulsif mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket (kuensioner). Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai thitung > ttabel 3.055> 1.973 dan signifikansi sebesar 0,003 < 0,05, sedangkan lterasi ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai thitung > ttabel 1.981 > 1.973 dan signifikansi sebesar 0,042 < 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa nilai Fhitung 12.653 > f table 3,05 dan sig 0.000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara literasi digital dan literasi ekonomi terhadap perilaku pembelian impulsif mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Nilai Adjusted R 2 adalah 0,120 yang berarti bahwa variabel kiterasi digital dan literasi ekonomi memberikan sumbangan efektif terhadap variabel pembelian impulsif sebesar 12% terhadap perilaku impulsif, dan sisanya sebesar 88% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.
Pengaruh Mata Kuliah Entrepreneur Dan Literasi Digital Terhadap Kesiapan Berwirausaha Di Era Digital Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung Andik Ferdian Yusuf; Sulastri Rini Rindrayani
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 6 No 2 (2022): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v6i2.6436

Abstract

This study aims to determine the effect of entrepreneurship and digital literacy courses on the entrepreneurial readiness of students of the Economic Education study program at the University of Bhinneka PGRI Tulungagung. This research is a correlational quantitative research. The variables studied in this study are entrepreneurship courses (X1), digital literacy (X2) and entrepreneurial readiness (Y). The population in this study amounted to 130 students of the Economic Education study program at the University of Bhinneka PGRI Tulungagung who had received the Entrepreneur 1 and Entrepreneur 2 courses. The sampling technique used in this study was Startified Random Sampling. level 10% of the population of 130, namely 56 students. Data collection techniques using questionnaires or questionnaires. The data analysis technique used is the IBM SPSS Statistics 25 program for windows. The results of the t-test research proved that (Entrepreneur Course X1) obtained the value of t_count (2,931) > t_table (2,005 ) and (Digital Literacy X2) obtained the value of t_count ( 2,800 ) > t_table (2,005 ) it can be partially concluded that "there is an influence entrepreneur and digital literacy towards entrepreneurship readiness”. The F test shows that the value of F_count (141.739) > F_table (3.17). This shows that there is a positive influence on the variables of entrepreneurship courses and digital literacy on the entrepreneurial readiness of students of the economic education study program at the University of Bhinneka PGRI Tulungagung. The value of R2 is 0.842 that affect entrepreneurial readiness. or 84.2%, while there are 15.8% influenced by other factors outside the X1 and X2 variables
PENGARUH KOMPETENSI KEAHLIAN AKUNTANSI 4.0 DAN PENGALAMAN PRAKERIN 4.0 TERHADAP KESIAPAN KERJA 4.0 Johan Rianto; Sulastri Rini Rindrayani
JURNAL ECONOMINA Vol. 2 No. 7 (2023): JURNAL ECONOMINA, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v2i7.684

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh antara variabel Kompetensi Keahlian Akuntansi 4.0 (X1) dan Pengalaman Prakerin 4.0 (X2) terhadap Kesiapan Kerja 4.0 (Y). Metode pengumpulan datanya adalah kuesioner. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling. Dari hasil analisis data diperoleh Fhitung 4489,826 > F tabel 3,120 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil dari uji koefisien determinasi diperoleh nilai 0,992 artinya secara simultan pengaruh X1 dan X2 terhadap Y adalah sebesar 99,2%. Dapat disimpulkan bahwa “Ada Pengaruh yang Signifikan antara Kompetensi Keahlian Akuntansi 4.0 dan Pengalaman Prakerin 4.0 terhadap Kesiapan Kerja 4.0 Siswa Kelas XI AK SMKN 2 Tulungagung Tahun Pelajaran 2023/2024. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi yang berkaitan dengan kesiapan kerja 4.0.
Perbedaan Metode Brainstorming dan Metode Learning Start with A Question Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Boyolangu Aldi Briyan Saputra; Sulastri Rini Rindrayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1432

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yakni proses pembelajaran yang terlaksana pada SMP Negeri 1 Boyolangu masih terkategori belum efisien sehingga mengakibatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan Metode Pembelajaran Brainstorming dan metode pembelajaran Learning Start with A Question pada pelajaran IPS di kelas VII SMP Negeri 1 Boyolangu. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan jenis komparatif (perbandingan) dengan menggunakan desain penelitian Posttest Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 1 Boyolangu tahun ajaran 2022/2023. Sementara Sampel yang digunakan peneliti adalah kelas VII-D dan VII-E dengan jumlah sampel keseluruhan adalah 72 orang siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan uji Independent Samples T-Test untuk mengukur dan mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa pada kelompok eksperimen setelah mendapatkan perlakuan. penghitungan tersebut diolah dengan menggunakan program SPSS versi 21.  Berdasarkan hasil uji Independent Samples T-Test diperoleh hasil bahwa t hitung 4.104 > t Tabel 1.668 dengan nilai signifikan (sig.) adalah 0,000 < 0,05 Ho ditolak dan Ha diterima, Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penerapan metode Brainstorming dan metode Learning Start with A Question pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Boyolangu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Brainstorming lebih efektif daripada metode pembelajaran Learning Start with A Question dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
MORAL DAN ETIKA SISWA SMA DI TRENGGALEK MENGHADAPI ERA MASYARAKAT 5.0 Harjendro Tri Hutomo; Sulastri Rini Rindrayani; Kadeni Kadeni
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v%vi%i.%Y.%p

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat dan dinamis menuntutadanya transformasi dalam banyak sendi kehidupan masyarakat, salah satunya adalah integrasi teknologi dalam aktivitas keseharian. Dampak paling kentara yang ditimbulkan adalah moral dan etika pada siswa SMA.Tujuan dari penelitian ini untuk memahami bagaimana latar belakang lingkungan, kondisi moral, dan etika siswa SMA menghadapiera masyarakat 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan empat tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Informan utama dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Karangan dan SMAN 1 Tugu.Hasil penelitian menunjukkanbahwa siswa dengan latarbelakang lingkungan yang baik akan membentuk karakter moral dan etika yang baik juga. Sementara siswa dengan lingkungan yang kurang baik cenderung menunjukkan karakter moral dan etika yang kurang baik. Secara moral, siswa menunjukkan kondisi yang kurang baik dalam aktivitas di dunia nyata maupun di dunia maya. Perilaku mereka dapat disebut sebagai perilaku amoral atau perilaku yang melanggar moral yang dilakukan secara sadar akibat kurangnya pengetahuan ataupun belum cukup umur. Secara etika, siswa menunjukkan kondisi yang cukup baik dalam pemahaman, namun untuk implementasi menunjukkan kondisi yang sebaliknya. Sehingga untuk saat ini, moral dan etika yang dimiliki oleh siswa dirasa belum siap dan layak dalam menghadapi era masyarakat 5.0
Pengaruh Keteladanan Guru Dan Peran Orang Tua Terhadap pembentukan Karakter Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Rejotangan Dita Puspita Sari; Sulastri Rini Rindrayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keteladanan guru dan peran orang tua terhadap pembentukan karakter siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Rejotangan. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh maraknya perilaku menyimpang siswa yang menunjukkan kurang optimalnya implementasi pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 80 siswa dengan populasi 389 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara keteladanan guru terhadap pembentukan karakter siswa, (2) terdapat pengaruh yang signifikan peran orang tua terhadap pembentukan karakter siswa, (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara keteladanan guru dan peran orang tua secara simultan terhadap pembentukan karakter siswa. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam pembentukan karakter siswa.
Implementation of Problem-Based Learning Assisted by Canva to Complete Assignments in Science Learning for Class V SDN Kendal Mulatiningsih Mulatiningsih; Sulastri Rini Rindrayani
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): August : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v4i2.2418

Abstract

This conceptual study discusses the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by Canva to support task completion in the Science and Social Studies (IPAS) subject for fifth-grade students at SDN Kendal. The PBL model encourages students to actively solve contextual problems, while Canva serves as an interactive visual tool to enhance idea presentation and student outcomes. This study outlines the implementation stages based on PBL syntax: problem orientation, organization, investigation, development and presentation, as well as analysis and evaluation. The findings indicate that integrating PBL with Canva enhances students' critical thinking, creativity, visual literacy, and communication skills. Challenges such as limited device access and varying levels of digital literacy can be addressed through short training, time management, and alternative manual tasks. This study recommends this approach as an innovative strategy to improve the effectiveness of IPAS learning at the elementary level.
Teachers’ Perspectives on the Contribution of Social Studies Education to the Formation of Students’ Social and Cultural Identity through a Deep Learning Approach Aliem Sayyidah; Abdul Asrori; Ajar Dirgantoro; Sulastri Rini Rindrayani
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i1.295

Abstract

Education plays an important role in shaping students’ social and cultural identity, particularly through Social Studies learning at the junior secondary level. However, Social Studies instruction is often still oriented toward cognitive achievement and lacks contextual learning experiences, which limits the internalization of social and cultural values in the midst of globalization and the gradual erosion of local culture. Therefore, this study aims to examine teachers’ perspectives on the contribution of Social Studies learning through a deep learning approach to the formation of students’ social and cultural identity in Pacitan Regency. This study employed a descriptive qualitative approach with a case study design. The participants consisted of 5–10 junior secondary Social Studies teachers selected purposively. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis. The data were analyzed using thematic analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was ensured through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings indicate that teachers perceive Social Studies learning as having a strategic role in fostering students’ social and cultural identity through the internalization of social, cultural, national, and civic values. The implementation of a contextual deep learning approach supports students’ understanding, reflection, and meaning-making processes in relation to their social and cultural environment. However, the implementation still faces several challenges, including limited instructional time, resource constraints, and variations in teacher readiness.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Gemini Ai Pada Mata Pelajaran IPS Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII SMPN 1 Rejotangan Annisa Testi Rahmawati; Sulastri Rini Rindrayani; Dian Septi Nur Afifah; Ajar Dirgantoro
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.20511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Gemini AI terhadap motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Rejotangan berjumlah 240 siswa, dengan sampel dua kelas sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa angket tertutup untuk mengukur motivasi belajar dan tes uraian berbasis HOTS (C4–C6) untuk mengukur keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen meningkat dari 68,7 menjadi 82,3, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 48,89 menjadi 55,56. Keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen meningkat dari 64,5 menjadi 80,1 dengan kategori N-Gain sedang–tinggi (>0,6), sementara kelas kontrol hanya mengalami peningkatan kecil. Uji MANOVA menunjukkan pengaruh simultan yang signifikan terhadap kedua variabel (Pillai’s Trace = 0,172; p = 0,005). Repeated Measures MANOVA juga menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001; η² = 0,729) serta perbedaan antar kelompok (p < 0,001; η² = 0,705). Temuan ini membuktikan adanya interaksi signifikan antara penerapan strategi berbasis Gemini AI dan peningkatan kedua variabel, sehingga strategi ini efektif meningkatkan kualitas pembelajaran IPS.