Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Herliana, Herliana; Rasjid, Herlina; Monoarfa, Valentina; Abdussamad, Zulfia K
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 6, No 3 (2023): JIMB - VOLUME 6 NOMOR 3 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v6i3.23285

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai pada dinas kesehatan Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif kolerasional dengan jumlah sampel 139 orang pegawai. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, kuesioner, dokumentasi serta teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi sederhana. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai pada dinas kesehatan Provinsi Gorontalo. Besar pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja pegawai pada dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mencapai 15,3% sedangkan sisanya sebesar 84,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH TRUST IN BRAND DAN BRAND AMBASSADOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KONSUMEN PRODUK SOMETHINC (Studi Kasus Di Sashop Gorontalo) Yunus, Ajeng Nendiah Cahyani; Ismail, Yulinda L.; Abdussamad, Zulfia K
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 3 (2026): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 3 JANUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i3.36568

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Pengaruh trust in brand terhadap keputusan pembelian produk Somethinc; (2) pengaruh brand ambassador terhadap keputusan pembelian produk Somethinc; dan (3) pengaruh trust in brand dan brand ambassador terhadap keputusan pembelian produk Somethinc. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 96 responden. Alat uji analisis yang digunakan dalam menguji penelitian ini regresi linier berganda. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data secara online melalui google form dan secara offline melalui kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, (1) secara parsial trust in brand berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan tingkat signifikansi 0,000 0,05 dan nilai T hitung T tabel yaitu 3,869 1,661 (2) secara parsial brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan tingat signifikansi 0,0010,05 dan T hitung T tabel yaitu, 3,445 1,661; dan (3) secara silmutan variabel trust in brand dan brand ambassador sama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dengan tingkat signifikansi 0,0000,05 dan F hitung F tabel yaitu 42,3903,090. koefisien determinasi R sebesar 0,691 yang menujukkan hubungan interval yang cukup, selain itu nilai R square sebesar 0,477 yang artinya presentase konstribusi pengaruh Trust In Brand dan Brand Ambassador terhadap keputusan pembelian pada konsumen produk somethinc sebesar 47,7% sedangkan sisanya 52,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Digital Payment Dan Periklanan Terhadap Keputusan Pembelian Pada Platform Shopee Syavira Syamsudin; Andi Juanna; Zulfia K. Abdussamad
El-Economica Vol 1, No 1 (2024): April
Publisher : Ganapatih Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah digital payment berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada platform Shopee, apakah periklanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada platform Shopee dan untuk mengetahui apakah digital payment dan periklanan dapat berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian pada platform Shopee. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 97 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, kuesioner, dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan digital payment terhadap keputusan pembelian pada platform shopee, terdapat pengaruh positif dan signifikan periklanan terhadap keputusan pembelian pada platform shopee, terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan digital payment terhadap periklanan keputusan pembelian pada platform shopee. Kontribusi pengaruh digital payment dan iklan terhadap keputusan pembelian sebesar 52,4% dan sisanya sebesar 47,6% ditentukan oleh faktor lain di luar model yang tidak diteliti. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan digital payment dan iklan memiliki urgensi yang besar dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Kedua faktor ini dapat menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih baik, meningkatkan penjualan, dan membantu bisnis dalam mengembangkan hubungan jangka panjang dengan pelanggan mereka.
Pengaruh Viral Marketing dan Harga Tiket Terhadap Minat Berkunjung Masyarakat: Studi Kasus pada Objek Wisata Planet Waterboom Gorontalo Allya Maulani Lumadja; Hapsawati Taan; Zulfia K. Abdussamad
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 3 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i3.5826

Abstract

This study aims to determine how much influence viral marketing and ticket prices have on public interest in visiting (Case Study at Planet Waterboom Gorontalo Tourism Object). This type of research uses quantitative research methods. The sample of this study amounted to 100 respondents using non probability sampling technique and purposive sampling with the slovin formula. Data collection techniques in this study were carried out by questionnaire (questionnaire), observation and interview. Data analysis using multiple linear regression analysis. The results of the data that have been collected through the distribution of questionnaires have been tested with validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression tests and hypothesis testing. Based on the research results of multiple linear regression analysis tests using the SPSS version 23 application, it shows that viral marketing variables have a negative and significant effect on visiting interest, ticket prices have a positive and significant effect on visiting interest. Viral marketing and ticket prices simultaneously affect public interest in visiting Planet Waterboom Gorontalo Tourism Object. The coefficient of determination shows an adjusted R square of 0.506. This shows that the influence of the independent variables, namely viral marketing and prices on the dependent variable of public interest in visiting the Planet Waterboom Gorontalo Tourism Object which can be explained by this equation model is 50,6%, while the remaining 49,4% is influenced by other variables not examined in this study.
Peran Fomo dan Gaya Hidup Dalam Pengaruh Perilaku Impulse Buying Nur Hikmah Lahati; Zulfia K Abdussamad; Yulinda L Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan lifestyle terhadap perilaku impulse buying pada produk Timephoria Matte Cushion pada konsumen Generasi Z di Kota Gorontalo. Fenomena ini penting dikaji karena meningkatnya penggunaan media sosial, peran influencer, serta tren kecantikan digital mendorong konsumen muda melakukan pembelian kosmetik secara spontan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah perempuan Generasi Z di Kota Gorontalo yang pernah membeli Timephoria Matte Cushion. Sampel awal berjumlah 100 responden dan setelah deteksi outlier diperoleh 93 data yang layak dianalisis. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan koefisien regresi sebesar 0,676 dan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Lifestyle juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan koefisien regresi sebesar 0,247 dan nilai signifikansi 0,003. Secara simultan, FoMO dan lifestyle berpengaruh signifikan terhadap impulse buying dengan nilai F sebesar 98,755 dan signifikansi kurang dari 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,687 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 68,7% variasi impulse buying, sedangkan 31,3% dijelaskan oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan sosial digital dan gaya hidup berbasis penampilan berperan penting dalam membentuk pembelian impulsif kosmetik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemasar perlu mengelola strategi digital secara etis, karena viralitas, ulasan influencer, dan citra produk dapat mempercepat keputusan membeli tanpa perencanaan rasional muda perempuan di Kota Gorontalo.
Repurchase Intention Konsumen Coffee Shop: Pengujian Peran Moderasi Gaya Hidup pada Packaging dan Cita Rasa Renita A. Basori; Rizan Machmud; Zulfia K. Abdussamad
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Februari 2026 - Juli 2026)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i1.505

Abstract

This study aims to examine the role of lifestyle as a moderating variable in the relationship between packaging, taste, and consumers' repurchase intention at Fore Coffee in Gorontalo City. The study adopts a quantitative research approach using primary data collected through an online questionnaire distributed to consumers who had previously purchased Fore Coffee products. A purposive sampling technique was employed to select respondents based on predetermined criteria, resulting in a total sample of 97 respondents. Data were analyzed using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) approach with SmartPLS version 3.2.9. The findings reveal that packaging has a positive and significant effect on repurchase intention, indicating that attractive, functional, and high-quality packaging encourages consumers to make repeat purchases. Taste also has a positive and significant effect on repurchase intention, suggesting that product quality remains one of the primary determinants of customer loyalty. In addition, lifestyle has a positive and significant effect on repurchase intention, reflecting that consumers whose lifestyles align with the Fore Coffee brand are more likely to repurchase its products. However, the moderation analysis demonstrates that lifestyle does not significantly strengthen or weaken the relationship between packaging and repurchase intention, nor does it moderate the relationship between taste and repurchase intention. These findings imply that while lifestyle directly influences consumers' intention to repurchase, it does not function as a moderating variable in the relationships examined. The study provides practical implications for businesses in the coffee industry, emphasizing the importance of improving packaging quality and maintaining product taste to encourage repeat purchases.
Pengaruh Kepribadian Konsumen dan Motivasi Konsumen Terhadap Preferensi Merek pada konsumen Produk Herborist di Kota Gorontalo Jihan Salsabila Nasar; Hapsawati Taan; Zulfia K. Abdussamad
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 1
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i1.10542

Abstract

Industri kosmetik global dan lokal, khususnya di Indonesia, telah menunjukkan pertumbuhan pesat yang didorong oleh inovasi, diversifikasi produk, serta perubahan perilaku dan preferensi konsumen. Tren peningkatan kesadaran akan kesehatan dan lingkungan telah mendorong permintaan tinggi terhadap produk kosmetik alami dan organik, seperti yang diimplementasikan oleh merek lokal Herborist. Fenomena ini menciptakan dinamika pasar yang kompleks, di mana preferensi merek tidak hanya dipengaruhi oleh kebutuhan fungsional tetapi juga oleh motivasi dan kepribadian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi konsumen dan kepribadian konsumen terhadap preferensi merek, khususnya pada produk Herborist. Metode yang digunakan yaitu menggunakan data hasil olahan SPSS, studi ini secara implisit mengadopsi pendekatan kuantitatif untuk mengungkap hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi konsumen memiliki pengaruh signifikan dan menjadi prediktor kuat terhadap preferensi merek hasil penelitian menunjukan bahwa nilai koefisien unstandardized (B) motivasi konsumen sebesar ,123 dengan nilai Sig. (,009) lebih kecil dari ,05. Dan nilai koefisien unstandardized (B) kepribadian konsumen sebesar .056 dan nilai signifikansi (Sig.) ,248, variabel kepribadian konsumen diidentifikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap preferensi merek. Meskipun kepribadian konsumen tidak menunjukkan pengaruh tunggal yang dominan, interaksi antara kepribadian dan motivasi secara kolektif membentuk keputusan preferensi merek. Hasil uji simultan menunjukan nilai f sebesar 5,500 dan nilai sig .006 lebih kecil dari .05, dapat disimpulkan bahwa kepribadian konsumen dan motivasi konsumen bersama-sama memberikan kontribusi yang signifikan. Kesimpulan ini menyarankan bahwa dalam membentuk strategi pemasaran, pemahaman mendalam tentang motivasi konsumen adalah krusial, sekalipun kepribadian konsumen juga berkontribusi pada persepsi dan pilihan merek. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pemasar dalam industri kosmetik untuk merancang strategi yang lebih personal dan relevan dengan profil konsumen saat ini.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA KONSUMEN MAXIM DI KOTA GORONTALO Amirullah H Akuba; Zulfia K. Abdussamad; Lisda L. Asi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.38596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh digital marketing terhadap kepuasan konsumen, untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen, dan untuk mengetahui pengaruh digital marketing dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada pengguna jasa transportasi online Maxim di Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna aplikasi Maxim di Kota Gorontalo, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil data yang dikumpulkan melalui pembagian kuesioner telah diuji dengan uji validitas dan reabilitas , uji asumsi klasik, dan uji analisis regresi linear berganda. Metode analisis data menggunakan aplikasi SPSS Versi 20. Berdasarkan hasil penelitian uji analisis regresi linear berganda menunjukan bahwa variabel digital marketing berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen, kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap keputusan kepuasan konsumen, dan secara simultan variabel digital marketing dan kualitas pelayanan, berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen maxim Kota Gorontalo. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi menunjukan R2 sebesar 73,4% yang artinya pengaruh variabel independen yang terdiri dari digital marketing dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen sebesar 0,734 atau 73,4%. Sedangkan sebesar 0,266 atau 26,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUMANIZING BRANDS IN THE DIGITAL ERA: THE ROLES OF BRAND PERSONALITY AND EMPATHIC COMMUNICATION IN SHAPING CUSTOMER LOYALTY THROUGH EMOTIONAL CONNECTION Zulfia K. Abdussamad; Andi Faisal; Salim Basalamah
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how humanized branding influences customer loyalty in the digital era by investigating the roles of brand personality, empathic communication, and emotional connection. Grounded in Relationship Marketing, the research analyzes whether emotional connection functions as a key relational mechanism linking brand humanization to loyalty outcomes. A quantitative explanatory design was employed using survey data collected from 195 Indonesian digital consumers who had interacted with brands through online platforms and made at least one online purchase within the previous six months. The data were analyzed using SmartPLS and the PLS-SEM approach. The findings reveal that brand personality has a positive and significant effect on emotional connection, but does not directly influence customer loyalty. In contrast, empathic communication positively affects both emotional connection and customer loyalty. Emotional connection itself exerts a strong positive influence on customer loyalty. Mediation analysis further demonstrates that emotional connection fully mediates the relationship between brand personality and customer loyalty, while partially mediating the effect of empathic communication on customer loyalty. These findings suggest that in digital markets, symbolic brand distinctiveness alone is insufficient to secure loyalty unless it generates meaningful affective attachment. The study contributes to contemporary branding literature by demonstrating that emotional connection serves as the principal mechanism through which brand humanization translates into loyalty. For practitioners, the findings underscore the importance of combining distinctive brand identity with emotionally responsive communication to strengthen long-term customer relationships.
Peran Penataan Produk dan Suasana Toko terhadap Minat Beli Konsumen di King Mart Department Store Nurfadila Laudje; Zulfia K. Abdussamad; Srie Isnawaty Pakaya
Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin (Agustus 2026 - Januari 2027)
Publisher : Transbahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/researchreview.v5i2.562

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of product display on consumer purchase intention, the effect of store atmosphere on consumer purchase intention, and the simultaneous effect of product display and store atmosphere on consumer purchase intention at King Mart Department Store Tolangohula. This study employed a quantitative approach with an associative research type. The population consisted of consumers who had visited and made at least one purchase. The sample was determined using a purposive sampling technique with the Lemeshow formula, resulting in 100 respondents. Data analysis was conducted using SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 27. The results showed that product display had a positive and significant effect on consumer purchase intention, with a t-value of 2.524 greater than the t-table value of 1.984. Store atmosphere also had a positive and significant effect on consumer purchase intention, with a t-value of 5.347 greater than the t-table value of 1.984. Simultaneously, product display and store atmosphere had a positive and significant effect on consumer purchase intention, with an f-value of 113.927 greater than the f-table value of 3.09. The magnitude of the influence of both variables was 70.1%, while the remaining 29.9% was influenced by other factors outside this study.