Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimasi Sistem Penilaian Essay Secara Obyektif dengan Menggunakan MOORA Soetam Rizky Wicaksono; Rudy Setiawan; Purnomo Purnomo
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8554

Abstract

Penilaian essay akademis merupakan sebuah kegiatan penting dalam dunia pendidikan tinggi dan penelitian, sering kali melibatkan beberapa kriteria yang harus dievaluasi. Keberadaan metode penilaian yang objektif dan efisien menjadi sangat penting, terutama dalam konteks seleksi karya untuk publikasi di jurnal ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA) untuk merangkingkan essay berdasarkan lima kriteria, yaitu originalitas, novelty, tata tulis, referensi, dan kesesuaian tema. Sebuah simulasi melibatkan enam alternatif essay telah dilakukan, dengan masing-masing diberi bobot sesuai dengan relevansinya. Metode MOORA menawarkan solusi yang mampu memanfaatkan kriteria yang beragam dan kompleks, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aplikasi dalam sistem penilaian essay akademis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan efektivitas metode MOORA dalam merangkingkan essay berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Essay 3 mendapatkan skor tertinggi dan menjadi pilihan terbaik untuk publikasi di jurnal ilmiah, diikuti oleh Essay 2 dan Essay 1. Oleh karena itu, MOORA dapat dianggap sebagai metode yang layak dan berpotensi untuk digunakan dalam konteks penilaian akademis yang lebih luas. Dengan mempertimbangkan kebutuhan akan sistem penilaian yang objektif dan efisien, implementasi metode MOORA dalam konteks ini menawarkan kontribusi yang signifikan. Penelitian ini juga membuka peluang untuk aplikasi metode ini dalam berbagai jenis penilaian akademis lainnya.
Pendampingan Pembuatan Mural Untuk Revitalisasi Lingkungan Pasca Pandemi Soetam Rizky Wicaksono; Didit Prasetyo Nugroho; Rudy Setiawan
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Indonesia Bergerak: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v2i1.126

Abstract

Rumah Belajar Aqiel (RBA) located in Lowokwaru, Malang Municipality, East Java, submitted a proposal to create murals on the walls of their building with the assumption of raising awareness about cultural insights for their students as well as being an encouragement for the surrounding community, especially during post-pandemic conditions that resulted in many surrounding residents losing and reducing income. The proposal was then welcomed by the Visual Communication Design  study program, Faculty of Technology and Design, Universitas Ma Chung, Malang, East Java, by sending a team from the lecturers and assistance from related students. The steps carried out in this service activity consist of three stages, namely: (1) brainstorming with the study room, (2) the initial sketching and design process for the mural, and (3) the process of making murals in collaboration with students as well as the implementation of MBKM. Furthermore, the mural painting process was carried out by involving students within 2 weeks, because the work process could not be done immediately at once. There are several stages such as preliminary sketches, sketch supervision and painting. In the mural drawn there are elements of archipelago batik, floral doodles and also classic type fonts so that the design can last a long time. The results of the implementation of this community service have succeeded in achieving the initial goals that have been set and activities in accordance with the expected targets.
PENGEMBANGAN HANDOUT BIOTEKNOLOGI SMA DAN SEDERAJAT Ismi Nurul Qomariyah; Rudy Setiawan
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 1 No. 01 (2016): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v1i01.83

Abstract

Biological as science dominated by memorize, it could be happened because handout or other reference difficult for students. Therefore, we think must create a new handout which help students order to study biological easily. The aims of this research are: (1) get valid and effective high school biological handout; (2) make easy students to understand high school biological materials. The method of this research is develop research. The making of handout based on 4D Thiagarajan model’s, which included four steps, i.e: define, design, develop, and disseminate. Researcher just done until develop step. The result of research are: (1) make a handout biological for high school in biotechnology, (2) make easy students to understand biotechnological.
Model Bioscinum Immersive: Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Berbasis Pengalaman Digital untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Ismi Nurul Qomariyah; Rudy Setiawan
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.2874

Abstract

Pesatnya evolusi teknologi digital dalam pendidikan menuntut model pembelajaran inovatif yang mampu menjembatani kesenjangan antara konsep biologi yang abstrak dengan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model "Bioscinum Immersive", sebuah media pembelajaran berbasis pengalaman digital yang dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran biologi. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan kerangka kerja ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), penelitian ini melibatkan validasi ahli dan uji coba lapangan di beberapa sekolah menengah selama tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Bioscinum Immersive sangat layak dan efektif, secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik dan tingkat keterlibatan siswa dibandingkan dengan metode tradisional. Siswa melaporkan keterhubungan yang lebih mendalam terhadap proses biologis yang kompleks melalui lingkungan digital interaktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pengalaman digital imersif ke dalam kelas menciptakan pendekatan pedagogis yang lebih dinamis dan efektif. Kontribusi utama penelitian ini terhadap pendidikan sains adalah penyediaan kerangka kerja pembelajaran imersif yang terverifikasi, yang mengubah observasi pasif menjadi eksplorasi digital aktif, serta menawarkan solusi yang dapat diskalakan untuk memodernisasi kurikulum biologi di era digital.