Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perbandingan Promosi Kesehatan Dengan Media Leaflet Dan Media Video Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Perlindungan Diri Dari Kekerasan Di Kelas VII Dan VIII SMPN 14 Kota Tasikmalaya Wulansari Iga Pawestri; Nunung Mulyani; Santi Yuliastuti
Jurnal Syntax Transformation Vol 1 No 04 (2020): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v1i4.49

Abstract

Angka kekerasan anak remaja sangat tinggi, dan setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan. Di Kota Tasikmalaya angka kekerasan dari tahun 2016-2017 mengalami peningkatan pada tahun 2016 sebanyak 32 kasus dan pada tahun 2017 sebanyak 39 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan promosi kesehatan dengan menggunakan media leaflet dan media video terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang perlindungan diri dari kekerasan di SMPN 14 Kota Tasikmalaya tahun 2019. Populasi penelitian ini adalah siswa/i kelas VII dan VIII yang berusia 13-15 tahun di SMP Negeri 14 Kota Tasikmalaya sebanyak 664 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 orang, dengan menggunakan teknik sampeling Solvin, 43 orang untuk responden promosi kesehatan dengan media leaflet dan 43 orang untuk responden promosi kesehatan dengan media video. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan (30 item, 20 valid, 10 tidak valid α=0,9) dan kuesioner sikap (30 item, 20 valid, 10 tidak valid α=0,912). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design dan menggunakan control group design. Analisis data penelitian menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil uji statistik diperoleh nilai uji Mann Whitney U test sebesar -1,970 dengan ρvalue sebesar 0,049 hal ini menunjukkan bahwa nilai ρvalue kurang dari α (0,05). Dengan demikian ada perbedaan pengetahuan remaja tentang perlindungan diri dari kekerasan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sesudah diberikan promosi kesehatan di SMPN 14 Tasikmalaya. Hasil uji statistik diperoleh nilai uji Mann Whitney U test sebesar -2,187 dengan ρvalue sebesar 0,029 hal ini menunjukkan bahwa nilai ρvalue kurang dari α (0,05), hal ini menunjukkan Ha diterima. Dengan demikian ada perbedaan sikap remaja tentang perlindungan diri dari kekerasan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sesudah diberikan promosi kesehatan di SMPN 14 Kota Tasikmalaya.
THE INFLUENCE OF MORINGA OLEIFERA FINE POWDER FUNCTION ON HB LEVEL PREGNANT WOMEN TRIMESTER III WITH ANEMIA IN THE WORKING AREA OF MANGUNREJA HEALTH CENTER KAB. TASIKMALAYA Santi Yuliastuti; Herni Kurnia
Media Informasi Vol 17, No 2 (2021): Media Informasi Volume 17 No 2 Tahun 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/bmi.v17i2.783

Abstract

Anemia that occurs during pregnancy is one of the big problems that occur in developing countries, including Indonesia. Iron deficiency anemia in the mother can increase growth and development of the fetus during pregnancy as well as thereafter. An estimated 41.8% of pregnant women are saved from anemic world, lower than they should be due to iron deficiency. One of the government's policies to increase the nutritional needs of pregnant women is with the help of iron supplements. One of the herbs that can improve the nutrition of pregnant women and Hb levels is Moringa leaves. Moringa leaves contain vitamin A, vitamin B, vitamin C, calcium, iron, and protein in very high amounts that are easily digested by the human body. The purpose of this study was to study the comparison of Moringa oleifera leaf powder to hemoglobin levels in third trimester pregnant women with anemia. Research designs Quasi-experimental studies using unequal control group designs. This research was conducted in the Work Area of Mangunreja Public Health Center in Tasikmalaya City in 2019. The sample was taken by purposive sampling and the sample size was 36 respondents, 18 control groups and 18 regulatory groups. The results of the study, in the control group wolcoxon test results, the value of p = 0.602 0.05 while in the group treated the Wilcoxon test results, the value of p = 0.003 0.05, thus using flour Moringa oleifera powder. hemoglobin levels of third trimester pregnant women with anemia.Keywords: Anemia, Pregnant Women, Moringa leaf powder
Perbedaan konseling KB menggunakan alat bantu pengambilan keputusan (ABPK) dan strategi konseling berimbang keluarga berencana (SKB-KB) terhadap cakupan akseptor KB Meti Widiya Lestari; Musliah Musliah; Santi Yuliastuti
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.677 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v5i1.155

Abstract

Stagnansi dari peningkatan pelayanan KB diatas disebabkan belum optimalnya konseling sebagai sarana komunikasi informasi dan edukasi (KIE) pelayanan keluarga berencana. Ada 2 strategi konseling yaitu konseling dengan ABPK (Alat Bantu Pengambilan Keputusan) dan SKB-KB (Strategi konseling berimbang Keluarga Berencana). Dilihat sekilas dari angka cakupan tahun 2018 – 2019 bahwa SKB-KB lebih besar persentasenya dibandingkan konseling ABPK.. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan konseling KB menggunakan alat bantu pengambilan keputusan (ABPK) dan strategi konseling berimbang keluarga berencana (SKB-KB) terhadap cakupan akseptor KB di UPTD Puskesmas Patimuan Kabupaten Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran cakupan akseptor KB di UPTD Puskesmas Patimuan Kabupaten Cilacap yang menggunakan konseling ABPK dengan nilai rata-rata sebesar 47.83, nilai median sebesar 44 dan modus sebesar 44 dan gambaran cakupan akseptor KB di UPTD Puskesmas Patimuan Kabupaten Cilacap yang menggunakan konseling SKB-KB dengan nilai rata-rata sebesar 59.58, nilai median sebesar 62.5 dan modus sebesar 40. dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara ABPK dan SKB-KB terhadap cakupan akseptor KB di UPTD Puskesmas Patimuan Kabupaten Cilacap.
Perbandingan Dua Teknik Modifikasi Aromaterapi Lavender sebagai Terapi Komplementer pada Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Dini Rahmania; Yanti Cahyanti; Santi Yuliastuti; Dede Gantini; Uly Artha Silalahi; Abil Rudi
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 13 No 3 (2026): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v13i3.508

Abstract

Research Objective: This study aimed to determine the effect of modified lavender aromatherapy on labor pain among women in the active phase of the first stage of labor at the PONED Room of UPTD Karangnunggal Public Health Center, Tasikmalaya Regency, in 2026. Methodology: This study used a quantitative quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 50 primiparous women divided into two intervention groups: inhalation–massage lavender aromatherapy and inhalation–warm compress lavender aromatherapy. Pain intensity was measured before and after the intervention using the Numerical Rating Scale (NRS). Data were analyzed using univariate and bivariate statistical tests. Results: The results showed a decrease in labor pain intensity after both interventions. Both the inhalation–massage lavender aromatherapy group and the inhalation–warm compress lavender aromatherapy group demonstrated significant differences between pretest and posttest pain scores. Lavender aromatherapy provided relaxation effects and reduced pain perception through stimulation of the limbic system and gate control mechanisms. Conclusion: Modified lavender aromatherapy is effective in reducing labor pain during the active phase of the first stage of labor. Both intervention methods may be used as complementary non-pharmacological approaches in midwifery care to improve maternal comfort during labor.
Effectiveness of Gym Ball Pelvic Rocking and Breathing Relaxation Techniques in Reducing Labor Pain During the Active Phase of the First Stage at Gandrungmangu II Health Center, Cilacap Mujiarti; Peni Cahyati; Etin Rohmatin; Santi Yuliastuti
Media Informasi Vol. 21 No. 3 (2025): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v22i3.926

Abstract

Labor pain during the active phase of the first stage of labor is often intense and can lead to maternal exhaustion, stress, and prolonged delivery if not effectively managed. This study aimed to evaluate the effectiveness of pelvic rocking with gymball compared to breathing relaxation techniques in reducing labor pain intensity among mothers at Gandrungmangu II Health Center, Cilacap Regency. A quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest method was employed. Forty laboring mothers were selected using purposive sampling and divided equally into two intervention groups. Pain intensity was measured using the Visual Analogue Scale (VAS) before and after the intervention. The pelvic rocking group performed exercises on a gymball, while the control group practiced breathing relaxation during contractions. The results showed a significant decrease in mean pain scores in both groups, with a more substantial reduction in the gymball group (from 8.30 to 3.10) compared to the breathing group (from 8.05 to 6.80). The p-value obtained was 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between the two methods. This study concludes that pelvic rocking with gymball is a more effective non-pharmacological technique for managing labor pain. It is recommended to integrate this method into standard intrapartum care in primary health facilities, supported by structured training and implementation protocols. Further research should explore its impact on labor duration, maternal satisfaction, and neonatal outcomes to enhance maternal health services.
Qualitative Study On The Perception Of Third-Trimester Pregnant Women With Anemia Regarding Compliance With Fe Tablet Consumption R. Heris Mulyawati Purnama Dewi Kusumah; Yulia Herliani; Santi Yuliastuti
Media Informasi Vol. 22 No. 1 (2026): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v22i1.1270

Abstract

Background : Anemia in pregnancy has a negative impact on both the mother and the fetus, making adherence to iron tablet consumption a crucial part of anemia prevention programs. The perceptions of pregnant women in their third trimester influence adherence to iron tablet consumption, with positive perceptions increasing adherence, while side effects, lack of knowledge, and low awareness become barriers. Objectives : This study aimed to determine the perceptions of anemic pregnant women in their third trimester regarding adherence to iron tablet consumption in the Tawang Community Health Center (Puskesmas), Tasikmalaya City. Methods : The study used a qualitative approach through in-depth interviews with six pregnant women, with supporting informants including health cadres, husbands, and parents. Result : showed that knowledge, consumption experience, support from family and health workers, and maternal motivation played important roles in improving adherence to iron tablet consumption. Conclusion : That some pregnant women are compliant in consuming Fe tablets.
Pengembangan Rancangan Media Audiovisual “Peduli Kecemasan Pada Ibu Hamil” Maylavayzha Almalivia Saefulhadi; Yulia Herliani; Santi Yuliastuti
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.576

Abstract

Kurangnya pengetahuan ibu hamil terhadap kecemasan merupakan masih menjadi permasalahan yang banyak terjadi selama proses kehamilan. Hal ini dapat disebabkan oleh tenaga kesehatan yang belum memfokuskan pemeriksaan psikologis pada ibu hamil. Tenaga kesehatan dapat mengambil langkah konsultatif untuk memberikan informasi yang valid sehingga wanita hamil dapat mempersiapkan kehamilan. Penggunaan media audiovisual merupakan salah satu media yang paling efektif dalam promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media audiovisual mengenai “Peduli Kecemasan pada Ibu Hamil” (PESAN BUMIL) sebagai metode promosi kesehatan bagi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 12 orang pada tahap uji coba skala kecil. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19-21 Mei 2023 yang bertempat di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi Tasikmalaya. Analisis data kuantitatif dan kualitatif digunakan pada penelitian. Hasil penelitian berupa media audiovisual mengenai peduli kecemasan pada ibu hamil (PESAN BUMIL). Penilaian ahli materi yang memiliki nilai akhir 93.3% serta penilaian ahli media yang memiliki nilai akhir 88.8% dikategorikan sangat layak. Hasil ujicoba produk kelompok kecil yaitu 97.5% sehingga dapat dikategorikan sangat layak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penelitian dilakukan melalui 6 tahap research and development (R&D) dan memperoleh hasil akhir berupa media audiovisual mengenai peduli kecemasan pada ibu hamil (PESAN BUMIL) sehingga diharapkan dapat digunakan sebagai media dalam promosi kesehatan