Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Validasi Kode OpenMC pada Reaktor Gas Berpendingin Helium Berbahan Bakar UC-PuC Karomah, Iklimatul; Syarifah, Ratna Dewi; Trianti, Nuri; Arkundato, Artoto; Rohman, Lutfi; Maulina, Wenny; Purwandari, Endhah; Hidayat, Umar Sahiful
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v4i1.26998

Abstract

Validasi perhitungan kekritisan pada Gas Cooled Fast Reactor (GFR) menggunakan kode OpenMC dan SRAC telah dilakukan. OpenMC merupakan kode analisis neutronik yang bersifat open source dan probabilistik yang sedang dikembangkan oleh MIT hingga sekarang. Validasi kode OpenMC perlu dilakukan untuk menunjukkan hasil validitas perhitungan OpenMC dibandingkan dengan kode lainnya. OpenMC yang bersifat probabilistik, mensimulasikan random sampling partikel yang berjumlah besar. Hal terseut bertujuan untuk menunjukkan akurasi perhitungan OpenMC dengan menggunakan partikel yang berjumlah kecil. Validasi dilakukan dengan melihat selisih perhitungan nilai  dari kode OpenMC dan SRAC. Nilai konvergensi yang dihasilkan dari kode OpenMC dan SRAC dikatakan tervalidasi dengan memiliki nilai error <1%. Pada penelitian ini menggunakan 50.000 partikel dengan total pengulangan 100 batch aktif dan 30 batch tidak aktif yang disimulasikan. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa OpenMC memiliki error maksimal 0,06% terhadap hasil perhitungan kode SRAC
Thermal Conductivity of Liquid Lead for the Fast Nuclear Reactor Coolant, Calculated by the Green-Kubo Method Using Molecular Dynamics Simulation Artoto Arkundato; Ratna Dewi Syarifah; Lutfi Rohman; Wenny Maulina; Widiasih
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6102

Abstract

Comprehensive information about nuclear reactor coolant materials for application in heat-transfer systems is very important. One important physical property that needs to be known is the thermal conductivity. The goal of this work is to predict the thermal conductivity value of the liquid lead, which is one of the important candidates for cooling materials for Gen-IV fast nuclear reactor designs. The thermal conductivity of liquid lead in this study was predicted using the Green-Kubo scheme and the molecular dynamics (MD) computational method to collect the simulation data. The MD simulation was done in the NVT ensemble, using the Lennard-Jones interaction potential. We observe the thermal conductivity of the liquid lead can be studied based on the diffusion physical process. The thermal conductivity of the liquid lead obtained from this research is λ = 0.0113T + 8.8539 [W/mK]. As a conclusion, this result is very suitable, compared with the available experimental data, then the Green-Kubo method can be used to calculate the thermal conductivity of liquid metal as lead.
Temperatur Curie dan Medan Koersivitas Material Co0,8Ni0,2 dalam Struktur Random Alloy dan Double Layers Rohman, Lutfi; Novitasari, Suci; Supriyadi, Supriyadi
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 10, No 01 (2020): April
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.215 KB) | DOI: 10.13057/ijap.v10i01.31346

Abstract

Material Kobalt Nikel (CoNi) merupakan paduan penting karena memiliki sifat kemagnetan yang baik diantaranya yaitu temperatur curie dan koersivitas yang tinggi. komposisi, struktur alloy dan ukuran sisi kubus bahan berpengaruh terhadap temperatur Curie dan koersivitas. Simulasi mikromagnetik dilakukan pada material Co0,8Ni0,2 dengan struktur random alloy dan double layers untuk menentukan nilai temperatur Curie dan analisis kurva histerisis. Simulasi material Co0,8Ni0,2 dilakukan menggunakan software Vampire dengan variasi ukuran sisi kubus yang digunakan yaitu 5 nm, 8 nm, 10 nm, 12 nm, dan 15 nm. Hasil simulasi menunjukkan nilai temperatur Curie semakin meningkat dengan bertambahnya ukuran sisi kubus. Pada material Co0,8Ni0,2 double layers diperoleh nilai temperatur Curie lebih tinggi dari pada material Co0,8Ni0,2 random alloy. Karakteristik kurva histerisis pada material Co0,8Ni0,2 random alloy dan double layers menunjukkan bahwa nilai koersivitas meningkat seiring bertambahnya ukuran sisi kubus. Namun pada material Co0,8Ni0,2 random alloy ketika ukuran bahan yang diberikan 12 nm dan 15 nm nilai medan koersivitasnya semakin menurun, dibandingkan saat ukuran 10 nm. Pada ukuran sisi kubus 10 nm dikatakan sebagai ukuran terbaik dari material Co0,8Ni0,2 random alloy ditinjau dari nilai medan koersivitas yang besar.