Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Modal Kerja Bersih Terhadap Likuiditas Yeti Rosita
PRISMAKOM Vol 17 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1677.474 KB)

Abstract

Industri otomotif merukapan salah satu industri yang menunjukan pertumbuhan yang signifikan selama beberapa tahun terakhir Selain itu GAIKINDO juga memproyeksikan bahwa penjualan otomotif ditahun 2020 bisa berpotensi tumbuh tipis 5% dibanding tahun 2019. Namun demikian dalam situasi pandemi seperti saat ini laju pertumbuhan industri otomotif melambat, berdasarkan data dari GAIKINDO penjualan kendaran roda empat selama Januari s.d Maret 2020 mengalami penurunan 15,6%. dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan juga dihadapkan pada tantangan lain yaitu ketergantungan pada komponen bahan baku yang diimpor dan kenaikan biaya produksi akibat kenaikan upah minimum tenaga kerja serta fluktuasi nilai tikar Rupiah terhadap mata uang asing. Dimana hal ini akan berdampak pada kebutuhan modal kerja yang diperlukan perusahaan untuk membiayai kegiatan opersionalnya. Berdasarkan laporan keuangan tahunan perusahaan diperoleh informasi bahwa sumber pendanaan modal kerja perusahaan diperoleh dari utang bank, tentunya dengan harapan dapat meningkatkan arus kas masuk bagi perusahaan. Sehingga perusahaan mampu memenuhi kewajiban janga pendeknya, atau dengan kata lain mampu meningkatkan likuiditas perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi sederhana, uji koefisien determinasi dan uji regresi. Berdasrarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa modal kerja bersih memiliki pengaruh yang kuat terhadap likuiditas perusahaan yaitu sebesar yaitu sebesar 0,679, dengan kontribusi sebesar 45,9%. Adapun hasil perhitungan regresi menunjukan arah hubungan yang positif antara modal kerja bersih dan likuiditas.
PREDIKSI HARGA SAHAM MENGGUNAKAN GEOMETRIC BROWNIAN MOTION Yeti Rosita
PRISMAKOM Vol 19 No 1 (2021): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of the economy, financial technology and the internet in recent years, resulted in more and more people starting to invest into the stock market. The problem is, changes in stock prices are often unexpected. Therefore, it requires accurate prediction of stock price changes in order to reduce investment risk and effectively increase investment returns. Forecasting stock prices can provide great benefits for the economic sector because the ability to predict future stock prices can help related parties prepare for expected conditions. One method that can be used to predict changes in stock price is the Geometric Brownian Motion method. Based on the results of calculations and tests using MAPE it can be concluded that changes in stock prices can be predicted using Geometric Brownian Motion.
PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP HARGA SAHAM Yeti Rosita
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 6 No 3 (2022): Edisi September - Desember 2022
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1495.114 KB) | DOI: 10.31955/mea.v6i3.2593

Abstract

Maksud dari tulisan ini adalah untuk mengkaji pembentukan harga saham dan struktur modal, serta memperoleh gambaran bagaimana efek atas perubahan struktur modal terhadap harga saham. Kombinasi penggunaan sumber dana optimal yang mampu meningkatkan harga saham hingga titik maksimal menjadi hal yang penting bagi perusahaan. Untuk mencapai maksud atas tulisan ini, digunakan metode kuantitatif, adapun perkiraan model yang digunakan adalah regresi data panel berimbang. Tulisan ini menggunakan satu ukuran struktur modal sebagai variabel bebas dan satu variabel terikat untuk mengukur harga saham. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, karena seluruh perusahaan dijadikan sebagai sampel penelitian. Dengan demikian sampel dalam penilitian ini adalah sebanyak sembilan perusahaan. Sedangkan untuk mengolah data yang telah diperoleh digunakan analisa data panel. Adapun berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan alat bantu hitung eviews12 diperoleh hasil bahwa struktur modal yang diukur dengan rasio utang terhadap modal memiliki efek negative terhadap harga saham.
Quality Management–Based Marketing Strategy for Kombucha ‘Rumah SCOBY DBA’: A Study at Yayasan Dharma Bintang Akademia Hari Mulia; Suca Rusdian; Junaedi Junaedi; Andri Muhamad Nuroni; Mia Kusmiati; Yeti Rosita; Dini Nurhayati; Sovian Aritonang; Avinash Pawar
Global Management: International Journal of Management Science and Entrepreneurship Vol. 1 No. 3 (2024): August : International Journal of Management Science and Entrepreneurship
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/globalmanagement.v1i3.440

Abstract

This study analyzes the strategic role of quality-based marketing models in enhancing the competitiveness of kombucha products, with a specific focus on Rumah SCOBY DBA, produced by the Yayasan Dharma Bintang Akademia. By integrating Total Quality Management (TQM), Quality Assurance (QA), and Quality Control (QC), the research explores how quality-driven frameworks contribute to marketing effectiveness, consumer trust, brand positioning, and sustainable performance in the functional beverage industry. Employing a Systematic Literature Review (SLR) combined with conceptual analysis, the study systematically examined publications from 2015 to 2025 across leading academic databases, focusing on themes of quality management, functional beverage marketing, kombucha production, consumer behavior, and digital strategies. The findings reveal that product quality—characterized by fermentation stability, microbiological safety, and nutritional consistency—serves as the primary driver of consumer purchase intention. Process quality, through standardized SOPs, hygiene protocols, and traceability systems, reinforces credibility, while service quality, including transparent labeling, health education, and digital engagement, strengthens brand trust. Integrating TQM principles into marketing fosters consumer loyalty, differentiates brands in competitive markets, and supports long-term sustainability. This study provides practical guidance for producers, community-based enterprises, and policymakers to adopt quality-driven marketing models, offering a novel conceptual framework tailored to kombucha products and mapping future research directions in functional beverage innovation.