Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH INTERVAL PEMBERSIHAN PIRINGAN, PENUNASAN DAN BIAYA PEMUPUKAN TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS, JACK) DI KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG cut gustiana; Supristiwendi Supristiwendi; Mulkan Siddik
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.064 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i1.840

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interval pembersihan piringan, penunasan dan biaya pemupukan terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode survey. Objek dalam penelitian ini hanya dibatasi pada petani kelapa sawit rakyat di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Ruang lingkup dalam penelitian ini dibatasi pada pengaruh interval pembersihan piringan, penunasan dan pemupukan terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit rakyat di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2018 s/d Februari 2018. Jumlah populasi dalam penelitian adalah sebanyak 227 orang. Jumlah sampel pada masing-masing desa yaitu Desa Seumadam sebanyak 24 orang, Desa Kebun Sungai Liput sebanyak 15 orang dan Desa Suka Makmur sebanyak 6 orang, sehingga jumlah sampel keseluruhan yaitu 45 orang. Hasil penelitian: Hasil analisis linier berganda diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 8,790 + 0,765X1 + 0,327X2 + 4,383X3 . Nilai R2 sebesar 0,788 artinya bahwa variabel interval pembersihan piringan, interval penunasan dan biaya pemupukan mempengaruhi pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda sebesar 78,8 %. Sisanya sebesar 21,2% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini. Secara serempak variabel interval pembersihan piringan, interval penunasan dan biaya pemupukan berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda. Secara terpisah variabel interval pembersihan piringan berpengaruh nyata terhadap pendapatan, variabel interval penunasan tidak berpengaruh terhadap pendapatan dan variabel biaya pemupukan berpengaruh sangat nyata terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Kejuruan Muda.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHATANI TEBU (Saccharum officinarum, L) DI KECAMATAN BENDAHARA KABUPATEN ACEH TAMIANG Walyupin Walyupin; Muhammad Jamil; Cut Gustiana
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.887 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i2.861

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pendapatan yang di peroleh petani tebu (Saccharum officinarum, L) Di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan metode survei. Objek penelitian adalah petani tebu saja yang berada di desa-desa sampel di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari sampai April 2018. Sampel petani tebu di daerah penelitian sebanyak 32 orang . Hasil penelitian: Karakteristik petani sampel di Kecamatan Bendahara yaitu: umur rata-rata petani sampel adalah 41,1 tahun, tingkat pendidikan rata-rata adalah 10,4 tahun, rata-rata pengalaman berusahatani 12,6 tahun dan jumlah tanggungan keluarga petani rata-rata 4 orang. Dari hasil penelitian ini di perolehlah BEP (Break Even Point) Usahatani tebu di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang harus berproduksi sebesar 408 m/MT dengan total penerimaan sebesar Rp 831. 363 /MT, Analisis profitabilitasnya nilai yang di peroleh NPM (Net Profit Margin) sebesar 69% yang menunjukan bahwa penjualan relatif lebih tinggi 69% dari pada pengeluaran dan ROI (Return On Invesment) 230% yang artinya setiap pengeluaran Rp 1-, maka mendapatkan keuntungan sebesar Rp 2,30 atau 230% dibandingkan dengan biaya pengeluaran.
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN PENCARI KERANG TIRAM DI DESA KUALA LANGSA KECAMATAN LANGSA BARAT KOTA LANGSA cut gustiana; Abdurrachman Abdurrachman; Muhammad Adri
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.396 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i2.864

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan nelayan kerang tiram di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Penelitian ini dilakukan di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa dengan pertimbangan bahwa Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa merupakan salah satu daerah pesisir yang ada di Kota Langsa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Objek dalam penelitian ini dibatasi pada nelayan pencari kerang tiram di wilayah Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Ruang lingkup penelitian ini meliputi produksi, harga jual, total penerimaan, dan pendapatan nelayan pencari kerang tiram di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2018. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling dengan teknik pengambilan secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata umur nelayan pencari kerang tiram di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa adalah 38,99 tahun, masa pendidikan rata-rata 7,49 tahun, pengalaman nelayan rata-rata 7,24 tahun dan jumlah tanggungan rata-rata 3 orang. Rata-rata penggunaan tenaga kerja nelayan pencari kerang tiram sampel di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa yaitu sebesar 1,03 HKP dengan biaya tenaga kerja sebesar Rp. 130.022/bulan. Rata-rata produksi nelayan pencari kerang tiram di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa yaitu sebanyak 76 kg/bulan. Rata-rata biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh nelayan pencari kerang tiram adalah Rp. 753.509/bulan. Rata-rata nilai produksi nelayan pencari kerang tiram adalah Rp. 1.668.292/bulan. Rata-rata pendapatan bersih nelayan pencari kerang tiram sampel di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa yaitu sebesar Rp. 914.783/bulan. Pendapatan bersih nelayan pencari kerang tiram di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa masih berada dalam kategori rendah karena jika dibandingkan dengan tingkat pendapatan sesuai Upah Minimum Regional Kota Langsa yaitu sebesar Rp.2.700.000 per bulan.
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA GULA MERAH DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP RUMAH TANGGA DI KECAMATAN KARANG BARU KABUPATEN ACEH TAMIANG Siti Balqies Indra; Cut Gustiana; Umi Kalsum
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.404 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i2.865

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang dengan menggunakan metode survey yaitu menyebar kuisioner dan melakukan wawancara. Objek penelitian ini adalah pengusaha gula merah di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah pengusaha gula merah di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang yang tersebar di 4 Desa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua pengusaha gula merah yang ada di Kecamatan Karang Baru sebanyak 30 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur keuntungan gula merah dan seberapa besar kontribusinya terhadap pendapatan rumahtangga. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai dengan bulan Juni 2018. Metode pengambilan sampel ini adalah dengan menggunakan Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata biaya produksi usaha gula merah sebesar Rp.1.352.681, jumlah pendapatan bersih usaha gula merah di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang adalah sebesar Rp.46.231.537 sementara jumlah pendapatan total rumah tangga pengusaha gula merah sebesar Rp.64.531.537. Untuk kontribusi gula merah diperoleh sebesar 72 % yang artinya nilai kontibusi gulamerah > dari 50 %. Angka ini menunjukkan bahwa kontribusi usaha gula merah terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang tergolong tinggi.
PENGARUH BIAYA PRODUKSI TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL KOPI BUBUK PADA UD. USAHA JADI DI DESA GAMPONG JAWA KECAMATAN IDI RAYEUK Hanisah Hanisah; Cut Gustiana; Saiful Nizar
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.579 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v5i2.866

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead terhadap penetapan harga jual kopi bubuk pada UD. Usaha Jadi di Desa Gampong Jawa Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Lokasi penelitian ditetapkan di Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut merupakan daerah yang ada usaha pengolahan kopi bubuk. Objek pada penelitian ini hanya dibatasi pada pengusaha pengolahan kopi bubuk pada UD. Usaha Jadi di Desa Gampong Jawa Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur. Ruang lingkup penelitian ini hanya dibatasi pada pengaruh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead terhadap penetapan harga jual kopi bubuk pada UD. Usaha Jadi di Kecamatan Idi Rayeuk. Waktu penelitian dilaksanakan pada Bulan Maret-April 2017. Hasil penelitian diperoleh Persamaan Regresi Linear Berganda sebagai berikut : Ŷ = - 49,28 - 4,38 X1 + 16,64 X2 + 0,78 X3. Hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa besarnya R2 = 0,8643. Ini berarti variasi terhadap naik turunnya penetapan harga jual kopi bubuk (Y) dipengaruhi oleh biaya bahan baku (X1), biaya tenaga kerja (X2) dan biaya overhead (X3) sebesar 86,43 % dan sisanya sebesar 13,57 % lagi dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ikut diteliti dalam penelitian ini. Hasil pengujian secara serempak biaya bahan baku (X1), biaya tenaga kerja (X2) dan biaya overhead (X3) secara serempak berpengaruh sangat nyata terhadap penetapan harga jual kopi bubuk (Y). Hasil pengujian secara parsial untuk biaya bahan baku tidak berpengaruh secara nyata terhadap penetapan harga jual kopi bubuk. Hasil pengujian secara parsial untuk biaya tenaga kerja berpengaruh sangat nyata terhadap penetapan harga jual kopi bubuk. Hasil pengujian secara parsial untuk biaya overhead tidak berpengaruh terhadap penetapan harga jual kopi bubuk.
Pengaruh Faktor Psikologik, Sosial dan Finansial Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Penyadap Karet di PT. Atjeh Raya Corpindo Kab. Aceh Timur Andi Akmal; Siti Balqies Indra; Cut Gustiana
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Agrisamudra
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.249 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v6i1.1332

Abstract

The aim of this research was to know the effect of psychological, social and financial factors to rubber tappers employees statisfaction in PT. Atjeh Raya Corpindo (ARCO) East Aceh district. This research used case study method. Location was determined purposively in PT. ARCO Kebun Alur Buluh, Birem Bayeun sub-district, East Aceh district. The objects of this research only a rubber tappers with mount of sample 33 person with multiple regression linear. The result showed that psychological dan social factor very effected meanwhile financial factor affected to rubber tappers employees statisfaction in PT. Atjeh Raya Corpindo (ARCO) East Aceh district
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PEMANEN KARET (HEVEA BRASILIENSIS) DI KSO PTPN III KEBUN KARANG INONG KECAMATAN RANTAU PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR Nurhaliza Nurhaliza; Muhammad Jamil; Cut Gustiana
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 1 No. 5: September 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims analyze the effect of age, education level, years of service (experience) and number of dependents on work productivity of rubber harvesting employees at KSO PTPN III Kebun Karang Inong. The method of determining the sample is using a sampling technique, namely Probability Sampling, as many as 42 respondents and conducting research consisting of 7 respondents using the Simple Random Sampling method. The data collected in this study are primary data and secondary data. The data analysis method used in this study is Multiple Linear Regression Analysis, using the Classical Assumption Test (Normality Test, Multicollinearity and Heteroscedasticity) and Hypothesis Testing (f test, t test and test). The results showed that simultaneously the influence of the independent variables (age, education level, years of service and number of dependents) on the dependent variable (employee work productivity). Partially, education level and years of service have a significant effect on work productivity, while age and number of dependents have no significant effect on work productivity.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JERUK SIAM (Citrus nobilis) DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Studi Kasus Di Desa Sekoci Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat) Putri Rahayu; Silvia Anzitha; Cut Gustiana
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 2 No. 4: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze how the level of income and the level of contribution received by Siamese orange farmers in running their farming. This research was conducted in Sekoci Village, Besitang District, Langkat Regency. This study uses farming analysis methods, namely analyzing production costs, revenue and income of Siamese citrus farming and analyzing the contribution of Siamese citrus farming to farmers' income. Based on the results and discussion of the research, it can be concluded that the production cost of Siamese orange farming in Sekoci Village is Rp.12,316,597.93/year, the total revenue obtained from Siamese orange farming is Rp.40,733,350/Year and the Siamese orange farming income is Rp.28,416,752.1/Year. Meanwhile, the average income of farmers from all Siamese citrus farming income and non-siam citrus farming income is Rp.55,096,752.1/year, so that the contribution value of Siamese orange farming is 51.5%, which means Siamese orange farming in the village. Lifeboats contribute to farmers' income
Peran Wanita Pengrajin Anyaman Bambu Dalam Membantu Pendapatan Keluarga Di Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai Sisca Rahmadani; Cut Gustiana; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya
MEDIAGRO Vol 19, No 2 (2023): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v19i2.8290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wanita sebagai pengrajin anyaman bambu di Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai dan untuk mengetahui besar pendapatan wanita sebagai pengrajin anyaman bambu di Kecamatan Binjai Utara,Kota Binjai. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sensus atau Sampling Jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 23 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis harvard dan metode analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran wanita pada analisis aktivitas kegiatan produktif  lebih didominasi oleh laki-laki,  kegiatan reproduktif didominasi oleh wanita, dan pada kegiatan sosial dapat dilakukan secara bersam-sama tanpa ada pembedaan. Curahan waktu kerja wanita pengajin anyaman bambu yaitu sebesar 14,11 jam perhari dengan waktu istirahat 9,8 jam perhari. Pendapatan bersih yang diperoleh wanita pengrajin anyaman bambu yaitu sebesar Rp. 899.058, dengan pendapatan keluarga 1.875.234 dan kontribusi wanita pengrajin anyaman bambu terhadap total pendapatan keluarga adalah besar yaitu 51%.Kata Kunci : Anyaman Bambu, Peranan, Pendapatan,Kontribusi 
MARKETING MIX (BAURAN PEMASARAN) TEH DAUN KELOR BEN ALI MORINGA (Studi Kasus: CV. Atlantic, Di Desa Tanjung Ara, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh) Rabiatun Adawiyah; Faoeza Hafiz Saragih; Cut Gustiana
Partner Vol 28, No 1 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v28i1.6628

Abstract

It was necessary to introduce Moringa leaf as a herbal medicine that gives a healthy benefit. The aim of this study was to apply the marketing mix of Ben Ali Moringa leaf tea to achieve maximum profit. Primary data was obtained by observation, interviews, and questionnaires, the sample was the deputy director of CV Atlantic and moringa tea consumers. The sampling technique used the case method and a descriptive qualitative. The results showed that the product diversity is less varied. In quality, there is no BPOM and halal certification from the Indonesian Ulema Council. On the style of the brand that is less prominent and the size is less varied. Ben Ali Moringa leaf tea pricing pays more attention to direct factors. The promotion has not implemented a clear strategy, and the distribution channel was small. To deliver tea using commercial shipping services the costs are still borne by consumers. Key Words: Strategy, Marketing, Marketing, Moringa.
Co-Authors Abdurrachman Abdurrachman Adnan Achmad Afrah Junita Agus Putra AS Ainul Mardiyah Alham, Fiddini Anak Agung Gede Sugianthara Andi Akmal Anzhita, Silvia anzitha, silvia Azmi, Iraldi Randika Baihaqi Baihaqi Basriwijaya, K.M.Z. Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain Cut Mulyani Danar Hadisugelar Desy Pratiwi Dwica, Tiara Egya Fadilah Fadilah Fairus, Fairus Faoeza Hafiz Saragih Faoeza Hafiz Saragih Faoza Hafiz Saragih Faroza, Dwy Felix Hisarma Lumban Gaol Felix Hisarma Lumban Gaol Fitria, Anisya Hanisah Hanisah Hanisah Hanisah Hanisah Hanisah, Hanisah Havifadea Nisa D irwanto irwanto Isma, M. Fauzan Juanda, Boy Riza Kiagus M. Zain Basriwijaya Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya Kurniawan, Toti Sindra Lestari, Sindi Indah Lilian Natasya Lisna Triana Lisna Triana, Lisna Lubis, Nasrul Kahfi M.Khairul Fadli Mahyuddin, Thursina Marnita, Yenni Mita Puspita Sari Sitio Muhammad Adri Muhammad Fuad Muhammad JAMIL Muhammad Jamil Muhammad Jamil Muhammad Jamil Mukti Hanjani Mukti Ramadhani Mulkan Siddik Mutia Ardini Nova Liana Nurhaliza Nurhaliza Nurliza Lubis Panggabean, Windy Fransiska Puspita, Hilda Putri Rahayu Putri, Suhaida Rabiatun Adawiyah Rangga Hardiansyah Putra Ridha, Risky Rini Mastuti Rini Mastuti Rozalina , Rozalina Rozalina, Rozalina Rozalina Safrida, Turti Safrizal Safrizal Saiful Mahdi Saiful Nizar Saputra, Iwan Saragih, M.Sc, Faoeza Hafiz Sartika, Winda Silvia Anzitha Silvia Anzitha Silvia Anzitha Sisca Rahmadani Siti Balqies Indra Siti Balqies Indra Siti Balqies Indra Siti Komariyah Sri Armayanti Supristiwendi Supristiwendi supristiwendi supristiwendi Syamsul Bahri Umi Kalsum Walyupin Walyupin Yani, Risma Zulhilmi Zulhilmi Zulhilmi, Zulhilmi