Fitriani S
FKIP UNTAD

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Mekar Pada Pelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD S, Fitriani
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar pada mata pelajaran IPA, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 65 yang telah ditentukan. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar, maka peneliti menggunakan model pembelajaran kopopertif. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dalam setiap siklus melalui 4 (empat) tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Mekar dengan jumlah siswa 20 orang, 12 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I nilai rata-rata daya serap klasikal siswa mencapai 70% serta ketuntasan belajar klasikal 65% Pada tindakan siklus II nilai rata-rata daya serap klasikal siswa 84% serta ketuntasan belajar klasikal 90 %. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan rata-rata daya serap minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal memperoleh nilai minimal 80 %. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe stad dapat meningkat. Kata Kunci: Hasil belajar, Mata Pelajaran IPA, Kooperatif STAD
Meningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Mekar Pada Pelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD S, Fitriani
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar pada mata pelajaran IPA, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 65 yang telah ditentukan. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar, maka peneliti menggunakan model pembelajaran kopopertif. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dalam setiap siklus melalui 4 (empat) tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Mekar dengan jumlah siswa 20 orang, 12 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I nilai rata-rata daya serap klasikal siswa mencapai 70% serta ketuntasan belajar klasikal 65% Pada tindakan siklus II nilai rata-rata daya serap klasikal siswa 84% serta ketuntasan belajar klasikal 90 %. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan rata-rata daya serap minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal memperoleh nilai minimal 80 %. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe stad dapat meningkat. Kata Kunci: Hasil belajar, Mata Pelajaran IPA, Kooperatif STAD
Meningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Mekar Pada Pelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD S, Fitriani; Djirimu, Muchlis; Lilies, Lilies
Jurnal Kreatif Online Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.955 KB)

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar pada mata pelajaran IPA, yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 65 yang telah ditentukan. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar, maka peneliti menggunakan model pembelajaran kopopertif. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dalam setiap siklus melalui 4 (empat) tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Mekar dengan jumlah siswa 20 orang, 12 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I nilai rata-rata daya serap klasikal siswa mencapai 70% serta ketuntasan belajar klasikal 65% Pada tindakan siklus II nilai rata-rata daya serap klasikal siswa 84% serta ketuntasan belajar klasikal 90 %. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan rata-rata daya serap minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal memperoleh nilai minimal 80 %. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas V SDN Mekar pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe stad dapat meningkat.
Sinergitas Peran Pemerintah Desa dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Sidenreng Rappang: The Synergy of Village Government’s Role and Community Participation in the Process of Development Planning in Sidenreng Rappang District Goso, Goso; Mustanir, Ahmad; S, Fitriani; Adri, Khaeriyah; Nurnawati, Andi Ayu; Goso , Goso
JOURNAL OF GOVERNMENT SCIENCE Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54144/govsci.v1i2.8

Abstract

This research examines the role of village government, community participation, and their influences on development planning in Timoreng Panua village, Panca Rijang subdistrict, Sidenreng Rappang District. This research employed descriptive quantitative method, and involved samples of 55 households out of population of 745 households. The samples were taken randomly by using Yount formula 10%. Data was collected through observation, questionnaires and documentation, and analysed through tabulation, frequency and linear regression analysis by using SPSS 21.0 for Windows. The results show that the percentage of the role of village government contributing to the Timoreng Panua village development planning reached 52,4% (considered as ‘sufficient involvement’), while the percentage of community participation to the development planning is 77% (considered as ‘enthusiastic’). Together, the joint roles of village government and community partipation contributed to village development planning with a figure of 78,4%, categorized as ‘playing a significant role’.  Keywords: community participation, government role, development planning