Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN MODEL – MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM BAGI MAHASISWA DAN GURU Roswita Lioba Nahak; Selfiana Ndapa Lawa; Jhon Enstein; Vera Bulu; Maria Dosantos
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i1.383

Abstract

Tujuan dalam kegiatan ini untuk memberikan bekal pengetahuan kepada mahasiswa dan guru tentang model-model pembelajaran PAIKEM serta mampu modifikasi model pembelajaran, sehingga dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan dilakukan menggunakan zoom meeting. Pada kegiatan ini guru-guru dilatih dengan menggunakan pendekatan kolaboratif. Jumlah peserta sebanyak 66 peserta. Hasil kegiatan menujukkan respon baik, hal ini dibuktikan dari hasil survei menunjukkan 41,9% puas dan 58,1% sangat puas sebab tema yang diangkat sangat menarik dengan persentase sebesar 80,6% karena konten webinar yang edukatif, bermanfaat, menarik serta informatif. sehingga, secara umum penilaian peserta tentang pelatihan yang dilakukan sangat baik Kata Kunci : Pelatihan, Model Pembelajaran, PAIKEM Abstract The aims of doing this activity as one of the community services were to provide knowledge to students and teachers about PAIKEM (an Active, Innovative, Creative, Effective, and Exciting Learning) model and to be able to modify learning model, so that this learning model can be implemented in learning activities. The activity of community service was conducted using a zoom meeting. This community service provided an opportunity for teachers to be trained to use a collaborative approach. The number of participants was 66. The results of the activity showed a good response, this was proven by the survey results which showed 41.9% satisfied and 58.1% very satisfied. This meant that the theme taken was very interesting with a percentage of 80.6%, because the webinar content was educative, useful, interesting and informative. In general, the participants' assessments of the training carried out was very good. Key Words: Training, Learning Model, Active, Innovative, Creative, Effective, and Exciting Learning
WORKSHOP STRATEGI BIMBINGAN BELAJAR SISWA DI RUMAH Femberianus Sunario Tanggur; Roswita Nahak; Selfiana Ndapa Lawa; Jhon Enstein; Khatrin J Taku Neno
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.620

Abstract

Rendahnya tingkat pemahaman orang tua terhadap strategi bimbingan belajar siswa di rumah yaitu dari total 43 orang tua siswa sebanyak 86% (37 orang) tua siswa tidak memahami stretagi membimbing anak belajar di rumah, 14% (6 orang)tua siswa yang memahami strategi bimbingan belajar anak di rumah. Strategi bimbingan belajar anak di rumah yaitu pembagian waktu secara efektif antara bekerja dan membimbing anak belajar, membuat jadwal dan rencana belajar anak, menyediahkan sarana belajar anak seperti ruang, meja dan bangku dan pengawasan penggunaan media sosial dan game terhadap anak di ruma
KETERBATASAN APLIKASI GRAMMARLY DALAM MENGOREKSI TEKS REVIEW JURNAL INTERNASIONAL NON-SCOPUS MAHASISWA SEMESTER 3 UNIVERSITAS CITRA BANGSA Selfiana Triyanty Ndapa Lawa; Viktorius Paskalis Feka; Roswita Lioba Nahak
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI JANUARI 2026)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v5i1.1926

Abstract

Abstract. This study aims to analyse the limitations of the Grammarly application in correcting non-Scopus international journal review texts written by university students, particularly in terms of coherence and logical argumentation. This study employed a qualitative approach using descriptive analysis to provide an in-depth description of Grammarly’s limitations in analysing substantive linguistic aspects. The research subjects were third-semester students of the English Education Study Program at Citra Bangsa University who were enrolled in the Advanced Writing course. Purposive sampling was applied with the criterion that research subjects actively used Grammarly in completing non-Scopus international journal review assignments. The research instruments included students’ journal review documents, a manually assessed error analysis rubric, and interview guidelines. The results showed that Grammarly was effective in detecting technical and mechanical errors at the surface level of language, such as typographical errors, spacing issues, incomplete sentence structures, inappropriate word choices, and ambiguous sentences. However, Grammarly demonstrated significant limitations in identifying errors related to coherence, inter-sentential cohesion, and academic argument logic, including semantic contradictions and illogical cause-and-effect relationships. These findings indicate that Grammarly is not yet capable of replacing manual evaluation in assessing the substantive quality and academic argumentation of student writing. Therefore, the use of Grammarly should be combined with manual assessment to achieve a more comprehensive and in-depth evaluation of students’ academic writing quality. Keywords: Limitations, Grammarly, Academic review texts, International journal Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keterbatasan aplikasi Grammarly dalam mengoreksi teks review jurnal internasional non-Scopus yang ditulis oleh mahasiswa, khususnya pada aspek koherensi dan logika argumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam fenomena keterbatasan Grammarly dalam menganalisis aspek kebahasaan yang bersifat substansial. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Citra Bangsa yang sedang menempuh mata kuliah Advanced Writing. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria yakni mahasiswa yang secara aktif menggunakan Grammarly dalam menyusun tugas review jurnal internasional non-Scopus. Instrumen penelitian yang digunakan yakni dokumen hasil review jurnal mahasiswa, rubrik analisis kesalahan yang diperiksa secara manual, serta panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grammarly merupakan aplikasi yang efektif dalam mendeteksi kesalahan teknis dan mekanis pada level permukaan bahasa, seperti kesalahan pengetikan huruf, penggunaan spasi, struktur kalimat yang tidak lengkap, pilihan kata yang kurang tepat, serta kalimat ambigu. Namun, Grammarly memiliki keterbatasan signifikan dalam mendeteksi kesalahan pada aspek koherensi, kohesi antar kalimat, serta logika argumen akademik, termasuk kontradiksi makna dan hubungan sebab-akibat yang tidak logis. Temuan ini menunjukkan bahwa Grammarly belum mampu menggantikan peran evaluasi manual dalam menilai kualitas substansi dan argumentasi akademik. Oleh karena itu, penggunaan Grammarly perlu dikombinasikan dengan penilaian manual agar kualitas tulisan akademik mahasiswa dapat dinilai secara lebih komprehensif dan mendalam. Kata Kunci: Keterbatasan, Grammarly, Teks Review, Jurnal Internasional