Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perencanaan DKM Al-Muhajir Bandung dalam Meningkatkan Pelayanan Jamaah Kasi Ainun Aisyah; Nanih Machendrawaty; Irfan Sanusi
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 6 No 1 (2021): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v6i1.2386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur perencanaan, langkah-langkah perencanaan, serta keuntungan dan kerugian perencanaan di Masjid Al-Muhajir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi dokumen, dan rekaman audio. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat unsur perencanaan yang didalamnya ada 5W+1H. Langkah-langkah perencanaan meliputi evaluasi kegiatan sebelumnya, diterimanya beberapa masukan ide dari para jamaah untuk kegiatan yang akan direncanakan. untuk Keuntungannya kegiatan menjadi lebih terarah dan tersusun, kegiatan berjalan secara optimal, dan mudah untuk di evaluasi. Kerugiannya, terdapat beberapa kegiatan yang tidak terrealisasi, serta adanya kekhawatiran mengenai anggaran masjid, karena keuangan masjid baru berpacu pada kotak infaq saja. This study aims to determine the elements of planning, planning steps, as well as the advantages and disadvantages of planning at Masjid Al-Muhajir. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection was carried out by means of observation, interviews, document study, and audio recordings. The results of this study indicate that there is an element of planning in which there are 5W + 1H. The planning steps include evaluation of previous activities, receiving some input from the congregation for the activities to be planned. For the benefit, activities become more focused and structured, activities run optimally, and are easy to evaluate. The disadvantages are that there are several activities that are not realized, as well as concerns about mosque budgets, because mosque finances are only racing on the infaq box.
Manajemen Humas Radio Rama 104.7FM Bandung dalam Meningkatkan Pemasang Iklan Muhamad Sidik Triadi; Irfan Sanusi; Lida Imelda Cholidah
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 2 No 3 (2019): Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v2i3.608

Abstract

ABSTRAK Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui manajemen humas radio Rama FM Bandung dalam meningkatkan pemasang iklan dari mulai tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan sampai dengan pengawasan, metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengetahui karakteristik dengan cara berinteraksi secara langsung dan mendalam mengenai sebuah program dan ringkasan yang digambarkan pada konteks di atas mendasari untuk menggali dan mendeskripsikan kegiatan-kegiatan yang dijalankan oleh radio Rama FM Bandung dalam meningkatkan pemasang iklan. Analisis penelitian ini menggunakan deskriptif kualittaif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan manajemen humas radio Rama FM Bandung dalam meningkatkan pemasang iklan dimulai pada tahapan pertama yaitu perencanaan pembuatan proposal, inovasi program, pengemasan iklan dan penyampaian iklan. Tahapan kedua yaitu pengorganisasian dengan komunikasi, membentuk team, pertimbangan tugas, dan persetujuan dari pimpinan. Tahapan ketiga yaitu pelaksanaan sesuai tugas, presentasi, pelaksanaan tugas sesuai susunan, pelaksanaan kegiatan. Tahap keempat yaitu pengawasan koordinasi, kinerja team yang bertugas, program yang berlangsung, dan pengawasan proses sebagai bahan evaluasi. Kata Kunci : Manajemen Humas; Meningkatkan; Pemasang Iklan. ABSTRACT This writing aims to determine radio public relations management Rama FM Bandung in increasing advertisers from the stages of planning, organizing, implementation to supervision, this research method uses a case study method to determine the characteristics by interacting directly and deeply about a case and summary illustrated in the above context underlying to explore and describe the activities carried out by radio Rama FM Bandung in improving advertisers. The analysis of this study uses descriptive qualitative. The results showed that the radio public relations management activities of Rama FM Bandung in increasing advertisers began in the first stage, namely the planning of making proposals, program innovation, packaging of advertisements and delivery of advertisements. The second stage is organizing with communication, forming teams, considering assignments, and approval from the leadership. The third stage is the implementation of tasks, presentations, implementation of tasks according to the arrangement, implementation of activities. The fourth stage is monitoring coordination, the performance of the team in charge, the ongoing program, and monitoring the process as an evaluation material. Keywords : Management Public Relations; Improve; Advertiser.
Manajemen Penerbitan Majalah eMagz Melalui Four Step Public Relations Indah Yulia Sopariah; Irfan Sanusi Sanusi; Dyah Rahmi Astuti
Reputation: Jurnal Hubungan Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Reputation: Jurnal Ilmu Hubungan Masyarakat
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/reputation.v4i2.810

Abstract

Media internal merupakan sarana penyampaian penerimaan dan informasi yang bersifat internal. Media internal dapat menjadi perantara yang baik untuk membina hubungan harmonis dan memotivasi kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan data kualitatif melalui studi Deskriptif tentang meneliti Manajemen Media Internal Jasindo melalui Jasindo eMagz untuk mengetahui proses Mendefinisikan Masalah, proses perumusan Perencanan Pemrograman, Mengambil Tindakan dan Berkomunikasi, dan Mengevaluasi Program pada media internal melalui Jasindo eMagz. Penelitian ini menggunakan konsep Four Steps PR Process atau yang sering dikenal dengan proses operasional Public Relations pada Manajemen penerbitan Media Internal dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen penerbitan majalah eMagz terbagi empat tahapan 1). mendefinisikan masalah tiga diantaranya informasi seputar kegiatan perusahaan, berita konvensional, berita online. 2). merencanakan program dua tahap diantaranya konten majalah, sasaran majalah. 3). mengambil tindakan dan berkomunikasi tiga tahapan diantaranya menentukan topik, membuat berita, berdiskusi. 4). Mengevaluasi ada dua tahapan diantaranya survey, koreksi majalah. Internal media is a means of delivering internal receipts and information. Internal media can be a good intermediary to foster harmonious relationships and motivate employee performance. The purpose of this study is to produce qualitative data through Descriptive studies about examining Jasindo Internal Media Management through Jasindo eMagz to determine the process of Defining Problems, the process of formulating Programming Planning, Taking Action and Communicating, and Evaluating Programs on internal media through Jasindo eMagz. This study uses the Four Steps PR Process concept or what is often known as the operational process of Public Relations in Internal Media publishing management in increasing employee work motivation. The results of the study show that the management of publishing eMagz magazine is divided into four stages 1). define three problems including information about company activities, conventional news, online news. 2). plan a two-stage program including magazine content, magazine goals. 3). take action and communicate three stages including determining topics, making news, discussing. 4). Evaluating there are two stages including surveys, corrections to magazines.
Implementasi Fungsi Pengorganisasian Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Kualitas Santri di Pondok Pesantren Al-Ma’munul Hamiddiyah Elin Nurhasanah; Yusuf Zaenal Abidin; Irfan Sanusi
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 6 No 2 (2021): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v6i2.2511

Abstract

This study aims to analyze the determination of santri activities and human resources, design and development, placement and assignment and delegation of authority at the Al-Ma'munul Hamiddiyah Islamic Boarding School to produce quality students. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach through field observations, interviews, documentation studies and literature studies which are then compiled and classified according to the data that the author needs. The results of the research at the Al-Ma'munul Hamiddiyah Islamic Boarding School were that the determination of the activities of the students and human resources for the board was determined by the pesantren leadership, the kiai council, the teacher council, and the santri council and adjusted to the needs of the students. The design and development is carried out by analyzing the needs of the pesantren in order to adapt to the times through experience and comparative studies. Placement and assignments are determined by the leadership, board and Ex-Officio based on predetermined criteria, this is done so that the elected administrators are able to guide and direct the students. The delegation of authority to each individual / management is adjusted to the main duties and functions of each position of each santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis penentuan kegiatan santri dan sumber daya manusia, perancangan dan pengembangan, penempatan dan penugasan serta pendelegasian wewenang di Pondok Pesantren Al-Ma’munul Hamiddiyah untuk melahirkan santri yang berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, studi dokumentasi dan studi kepustakaan yang kemudian disusun dan diklasifikasikan sesuai dengan data yang penulis butuhkan. Hasil dari penelitian di Pondok Pesantren Al-Ma’munul Hamiddiyah yaitu penentuan kegiatan santri dan SDM untuk pengurus ditentukan oleh pimpinan pesantren, dewan kiai, dewan guru, dan dewan santri serta disesuaikan dengan kebutuhan santri. Perancangan dan pengembangan dilakukan dengan menganalisis kebutuhan pesantren agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman melalu pengalaman dan studi banding. Penempatan dan penugasan ditentukan oleh pimpinan, dewan dan Ex-Officio berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, hal itu dilakukan agar pengurus yang terpilih mampu membimbing dan mengarahkan santri. Pendelegasian wewenang kepada setiap individu/pengurus disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi dari setiap jabatan masing-masing santri.
Peran Kepemimpinan Kepala Kantor Urusan Agama Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Pegawai EKI KURNIAWAN; Irfan Sanusi; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 7 No 2 (2022): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v7i2.3017

Abstract

Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran kepemimpinan Kepala Kantor Urusan Agama Sumberjaya. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian mengenai peran kepemimpinan Kepala Kantor Urusan Agama dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai diketahui gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Sumberjaya adalah gaya kepemimpinan birokratis, partisipatif, delegatif dan bebas kendali. Fungsi kepemimpinan diterapkannya dengan maksimal dan proses menggerakan pegawai (actuating) dilakukan dengan cara koordinasi, pemberian motivasi, menciptakan komunikasi yang baik dan memberikan bimbingan. Kehadiran Kepala Kantor Urusan Agama mampu meningkatkan kedisiplinan pegawainya. The purpose of writing this journal is to find out how the leadership role of the Head of the Sumberjaya Religious Affairs Office is. This study uses a descriptive method and a qualitative approach. From the results of research on the leadership role of the Head of the Office of Religious Affairs in improving employee discipline, it is known that the leadership style applied by the Head of the Office of Religious Affairs in Sumberjaya District is a bureaucratic, participatory, delegative and free-control leadership style. The leadership function is implemented optimally and the process of moving employees (actuating) is carried out by coordinating, providing motivation, creating good communication and providing guidance. The presence of the Head of the Office of Religious Affairs is able to improve the discipline of his employees.