L. M. Sabri
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBUATAN PETA MODEL UNDULASI LOKAL (STUDY KASUS : KECAMATAN RAO, KABUPATEN PASAMAN-SUMATERA BARAT) M. Khaeru Reza; Sutomo Kahar; L. M. Sabri
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.459 KB)

Abstract

Pembuatan model undulasi lokal dari pengukuran gravitasi serta ketinggian orthometric bumi. Gaya berat yang digunakan adalah gaya berat relatif. Gaya berat relatif adalah gaya berat yang diperoleh dari hasil pengukuran gaya berat di suatu tempat yang diikatkan dengan gayaberat absolut. Untuk memperoleh nilai gaya berat absolut dilakukan pengukuran gaya berat yang diikatkan dengan sistem yang sudah ada yang dikenal sebagai Sistem Postdam. Sistem ini merupakan jaringan stasiun gaya berat yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pengkuran gaya berat relatif di suatu tempat di permukaan bumi ini. Penelitian ini dilaksanakan di daerah pengukuran gaya berat relative yang telah dilakukan di kecamatan Rao kabupaten Pasaman Sumatra Barat.Dari penelitian yang dilakukan untuk pembuatan model undulasi lokal diperlukan beberapa tahapan pengolahan. Tahapan-tahapan yang dilakukan tersebut meliputi tahapan penentuan anomali dari data gravity yang diperoleh dilapangan, yang terdiri dari : bacaan alat gravimeter, dikoreksi pasut, perhitungan G observasi, perhitungan gaya berat normal, koreksi udara bebas, koreksi terrain, serta koreksi bouger hingga diperoleh nilai anomaly bouger.Sedangkan untuk perhitungan undulasi dilakukan tahap-tahap perhitungan stokes serta perhitungan spherical harmonic serta kontribusi geoid global (N1) dari Nico Sneew. Untuk perhitungan N0 untuk penentuan titik nol pusat bumi serta trunsection error (€N) tidak perlu dilakukan perhitungan karena tidak signifikan pengaruhnyaKata Kunci : Gayaberat ,Undulasi, Geoid.
Penentuan Resiko Dan Kerentanan Tsunami Di Kebumen Dengan Citra Alos Faiz Islam; Sawitri Subiyanto; L. M. Sabri
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.109 KB)

Abstract

Indonesia is the country that has the potential for major natural disasters due to a ring of fire around . One of the risk is tsunami . Kebumen is a district in Central Java has the potential to be exposed to the risk of a tsunami . Kebumen geographically located at 7 ° 27 ' - 7 ° 50 ' south latitude and 109 ° 22 ' - 109 ° 50 ' which has 35 km along the southern coast . Prevention needs to be a systematic way of determining the risks and vulnerabilities to prevent the disaster victims .The method used in this study is the determination of risk is the Run - Up Regulation of the Minister of Public Works No.06/PRT/M/2009 . In addition to satellite imagery used is the image of ALOS ( Advanced Land Observing Satellite ) is from Japan . Vulnerability parameters to be obtained in the form Slope , population density , distance from the coast .Vulnerability of the parameters obtained will be weighted by Pairwise Comparison method . After that it will be overlay by risk . Then formed Vulnerability and Risk maps Kebumen tsunami . Then formed Vulnerability and Risk Tsunami in Kebumen . From result that area in kebumen have impact with tsunami for elevation run-up 0-16 m is 44,16%, then area save from tsunami is 56,484%. Mirit, Ambal, Buluspesantren, Kuwarasan and Ayah is districk with more risk than any other  area.Keywords : Kebumen, , Run-Up, Tsunami, Vulnerability, risks
Analisis Ruang Terbuka Hijau Kota Semarang Dengan Meggunakan Sistem Informasi Geografis Handayani Nur Arifiyanti; Moehammad Awaluddin; L. M. Sabri
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.39 KB)

Abstract

Ruang terbuka hijau atau yang sering disingkat RTH memiliki banyak pengertian. Di dalam pengaturannya RTH juga dapat disebut dengan ruang terbuka hijau kawasan perkotaan (RTHKP). Fungsi hijau dalam ruang terbuka hijau (RTH) kotamerupakan penyeimbang antara polusi udara dengan lingkungan alam. Lebih dari itu, masih banyak fungsi RTH termasuk fungsi estetika yang bermanfaat sebagai sumber rekreasi publik.Pada penelitian ini menggunakan Citra Quickbird Kota Semarang, peta garis Kota Semarang, peta permukiman Kota Semarang dan data Taman Kota semarang tahun 2012 untuk membuat sistem informasi geografis tentang RTH Kota Semarang. Jenis RTH yang diteliti dalam penelitian ini adalah hutan, jalur hijau jalan, taman, lapangan, makam, sawah dan perkebunan. Pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan software ArcGIS 9.3 dan Microsoft Excel 2010.Hasil penelitian ini menunjukkan dari 16 kecamatan yang dimiliki oleh Kota Semarang dengan luas sebesar 373,70  memiliki ruang terbuka hijau sebesar 17.149,902 Ha yang terdiri atas hutan 68.152.865,51, jalur hijau jalan 354.590,98 m, dan taman 268.143,41 , sedangkan ruang terbukah hijau privat yang dimiliki oleh Kota Semarang terdiri atas hutan produksi 23.347.152,35 , perkebunan 9.641.452,91, pertanian 17.588.565,97, lapangan 882,102,36 , dan makam 1.289.692,49 .Luasan kapasitas dari suatu taman atau yang bisa disebut dengan Carrying Capacity adalah 1,5 , dari acuan tersebut dan dilakukan perhitungan dengan cara perbandingan antara luasan taman dengan jumlah penduduk didapatkan hasil dari 64 taman aktif hanya 9 taman yang memenuhi standard dan 55 taman yang tidak memenuhi standart kapasitas taman bermain dan olahraga.Kata Kunci : Ruang Terbuka Hijau, Sistem Informasi Geografis, Carrying Capacity
Assessment of Flood Risk Induced by Land Subsidence Using Machine Learning Yuwono, Bambang Darmo; Sabri, L. M.; Wijaya, A. P.; Awaluddin, M.
Indonesian Journal of Geography Vol 56, No 3 (2024): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.94726

Abstract

Semarang City is facing significant environmental challenges, with land subsidence being a critical issue that intensifies flood inundation and worsening flood damage. As urban areas expand and climate change impacts become more pronounced, understanding and mitigating flood risks are crucial for sustainable urban development and disaster management. Therefore, this study aimed to assess flood risk induced by land subsidence using machine learning to improve flood management. Five different machine learning models (MLMs) were used to assess flood risk, which included Decision Tree (DT), K-Nearest Neighbor (KNN), Logistic Regression (LR), Support Vector Machine (SVM), and Random Forest (RF). Additionally, fourteen different indices and 2884 sample points were used to train and test the models, with hyperparameter optimization ensuring fairness in comparisons. To address uncertainty in the sample dataset, flood hot spots were used to validate the rationality of flood risk zoning maps. The study investigated driving factors of different flood risk levels, focusing on flood areas to determine flood risk mechanisms in the highest-risk areas. The results showed that KNN performed the best and provided the most reasonable flood risk value among the models. Meanwhile, curve number (CN), distance to the river (DTRiver), and Building Density (BD) were identified as the top three significant factors of flood risk, ranked using the average score decrease in KNN model. Finally, this study expanded the application of machine learning for flood risk assessment and also deepened understanding of the potential mechanisms of flood risk, and provided perceptions about better flood risk management.
Perancangan WebGIS Persebaran Rumah Sakit Kota Semarang Rifqi, Muhammad Alifian; Awaluddin, Moehammad; Sabri, L. M.
Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Geodesi Undip
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgundip.2023.39265

Abstract

Pelayanan informasi kesehatan yang efisien dan dapat diandalkan memiliki peran penting di area perkotaan, seperti Kota Semarang, Indonesia, yang penduduknya mengalami pertumbuhan yang pesat. Dalam penelitian ini, fokusnya adalah mengembangkan aplikasi WebGIS yang memanfaatkan perangkat lunak SuperMap untuk meningkatkan layanan kesehatan di kota tersebut. Dengan memanfaatkan teknologi WebGIS yang memungkinkan penyediaan data, visualisasi, dan analisis, aplikasi ini berkontribusi pada kemajuan inisiatif kota cerdas, dengan penekanan khusus pada sektor kesehatan. Untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi WebGIS, dilakukan uji coba ketergunaan yang komprehensif. Uji coba tersebut mencakup berbagai dimensi, termasuk kemudahan pembelajaran, efisiensi, daya ingat, kesalahan, dan kepuasan pengguna secara keseluruhan. Hasil uji coba ketergunaan menunjukkan hasil yang menjanjikan, dengan aplikasi ini mendapatkan skor yang baik pada aspek-aspek yang dievaluasi. Uji coba ketergunaan menunjukkan skor yang memuaskan untuk kemudahan pembelajaran (4,425), efisiensi (4,325), peta dan informasi yang mudah dimengerti (4,45), fungsionalitas pencarian (4,55), dan kepuasan secara keseluruhan (4,625). Aplikasi ini berkinerja baik, namun perbaikan dapat dilakukan dalam hal daya ingat dan kemampuan pengguna untuk mengingat fitur-fitur tertentu. Temuan ini menyoroti pentingnya mengoptimalkan antarmuka dan ketergunaan aplikasi untuk pengalaman pengguna yang berkualitas tinggi.