Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Sistem Proteksi Gangguan Petir pada Stasiun Pemancar TV I Gede Suputra Widharma; I Nengah Sunaya; I Gusti Putu Arka; I Gde Nyoman Sangka
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 9 No 3 (2019): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.913 KB) | DOI: 10.31940/matrix.v9i3.1436

Abstract

Petir mempunyai karakteristik yang berbeda di berbagai negara. Mengingat kerusakan yang timbul akibat dari sambaran petir, maka muncul usaha untuk melindungi dari akibat sambaran petir. Dalam kelistrikan, ini dinamakan usaha proteksi petir. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membuat simulasi sistem proteksi gangguan petir pada stasiun pemancar TV sesuai standar PUIPP dan SNI 03-7015-2004. Sistem proteksi gangguan petir pada stasiun pemancar TV ini memanfaatkan teknik pengolahan data deskriptif pada menara stasiun pemancar TV yang memiliki tinggi 50 meter, panjang 30 meter, dan lebar 20 meter. Data ini dikaji dengan literatur yang ada. Dengan membandingkan tingkat proteksi petir dengan efisiensinya diperoleh indeks dan kebutuhan proteksi yang terbaik yaitu tingkat proteksi III dan indeks sebesar 13.
PENJADWALAN WAKTU BEBAN KERJA DENGAN METODE ALGORITMA ACTIVE SCHEDULE DAN HEURISTIC SCHEDULE UNTUK EFISIENSI DAYA LISTRIK I Gede Suputra Widharma; I Made Sajayasa
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 4 No 1 (2014): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.272 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada power house tenaga listrik di Politeknik Negeri Bali, yaitu pada transformator distribusi 630 KVA dalam menyupply daya bagi institusi yang terbagi dalam 21 grup waktu kerja. Sebelum penjadwalan waktu kerja diperoleh bahwa daya terpakai pada hari selasa, hari rabu dan hari jumat melewati daya tersambung (345 KVA). Berdasarkan 21 group waktu kerja yang ada, Laboratorium Refrigrasi yang sangat signifikan pemakaian dayanya dan dimungkinkan jadwal prakteknya yang diatur. Setelah aplikasi Algoritma Heuristic ini, besar tingkat pembebanan transformator distribusi 630 KVA pada beban puncak sebesar 375 KVA. Pengaturan pembebanan transformator distribusi 630 KVA dilakukan dengan pengaturan jadwal praktek hari Selasa pukul 11.00 ke hari Senin pukul 08.30, hari Rabu pukul 11.00 ke pukul 13.00 dan hari Jumat pukul 10.30 ke hari Kamis pukul 08.00, di Laboratorium Refrigrasi. Besarnya daya yang dapat diatur pada pembebanan transformator distribusi 630 KVA sebesar 36 KVA, sehingga diperoleh efisiensi daya listrik.
Animal Tracking Berbasis Internet of Things I Kadek Cahyadi Arta; Andrian Febriyanto; Ida Bagus Made Harisanjaya Adi Nugraha; I Gede Suputra Widharma; Ida Bagus Irawan Purnama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 21 No 1 (2022): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2022.v21i01.P02

Abstract

Peternakan merupakan kegiatan pengembangbiakkan dan pemeliharaan hewan yang dapat dilakukan dengan sistem kandang maupun sistem lepas. Sistem peternakan lepas masih banyak dijumpai di wilayah Nusa Tenggara dan sebagian wilayah di Bali. Peternakan jenis ini sulit dipantau sehingga rentan pencurian. Selain kemungkinan pencurian, sistem pengembalaan hewan ternak seperti ini memiliki banyak resiko lain, salah satunya adalah kehilangan ternak baik itu karena tersesat ataupun terjebak di suatu tempat. Maka dari itu perlu dikembangkan suatu alat pelacak yang mampu memonitoring keberadaan hewan ternak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Internet of Things (IoT) guna memonitoring hewan ternak atau peliharaan dengan memakai GPS, NodeMCU ESP8266, Firebase dan Kodular. Data berupa nilai latitude dan longitude yang didapat oleh modul GPS akan dikirimkan ke Firebase melalui jaringan WiFi. Data tersebut kemudian ditampilkan pada aplikasi Kodular dalam bentuk koordinat latitude, longitude, dan marker pada maps. Selain itu, alat tracking yang dapat dikalungkan pada leher hewan ini dilengkapai dengan lampu LED yang bertujuan untuk memantau posisi hewan ternak pada malam hari sehingga posisi hewan dapat terlihat ketika kondisi gelap. Kata Kunci— Animal Tracking, Firebase, GPS, IoT, Kodular
WAinar Graphic Design dengan Pendekatan Berbasis Komunikasi Digital untuk Meningkatkan Psikomotor Keterampilan Mahasiswa Putu Gede Sukarata; I Gede Suputra Widharma
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v10i1.337

Abstract

The development of technology is currently experiencing very rapid development. Technology in various areas of life is indispensable and very helpful for life itself. The existing example is the replacement of manual processes into digital processes, although not entirely replaceable. One example of a face-to-face learning process can be replaced with an online learning process, especially at this time of the Covid-19 pandemic that hit the world. In this study, researchers conducted an online learning process in the Graphic Design course using the whatsapp group media as a means of communicating with students. Learning Graphic Design courses are mostly done in practice. Researchers have conducted observations and experiments since March 2020. The presentation of the material carried out is with text, images and videos. In the communication process carried out using everyday languages ​​and interspersed with light jokes so that students do not experience boredom. The use of WhatsApp media was chosen considering its use is very familiar to students, besides that it is lighter and can be used at any time. The contents of the conversation on WhatsApp will be visible during the learning process or not. At the end of the lesson the researcher can see the results of the learning process and can be assessed well. In the next semester, the researcher redeveloped it by adding additional material through video tutorials uploaded to the youtube channel at the address http://youtube.com/c/GeTriRumahProduksi. The results obtained are better and closer to the expected results in the Graphic Design learning process. So from the researcher's assessment that learning through the whatsapp group media succeeded in improving the psychomotor in each student.
Proses Digitalisasi Dokumen Laboratorium Dengan Menggunakan Omnipage Software I Gede Suputra Widharma; I Gde Nyoman Sangka; I Nengah Sunaya; I Made Sajayasa; I Gde Ketut Sri Budarsa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i1.796

Abstract

Teknologi digital sudah banyak sekali dimanfaatkan di berbagai bidang, baik terasa maupun tidak terasa. Digitalisasi adalah proses alih media dari bentuk tercetak, audio, dan video menjadi bentuk digital. Demikian juga pada digitalisasi dokumen laboratorium (lab) yang merupakan sistem yang dikembangkan menggunakan pendekatan berdasarkan penggunaan teknologi digital yang terintegrasi dengan sistem mekanisasi pengolahan data sebagai penyedia informasi untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan administrasi dan operasional lab. Untuk menjalankan proses digitalisasi ini memerlukan perangkat lunak berupa pengolahan file menjadi bentuk digital yaitu omnipage software. Setiap lab memiliki sistem untuk menyimpan data yang berhubungan dengan peralatan dan administrasi lab. Selama ini hal tersebut masih dilakukan secara manual, yang dapat menghabiskan waktu lama dan kemungkinan menyebabkan kesalahan dalam proses pencatatan data. Proses digitalisasi dokumen laboratorium ini terdiri atas seleksi documen, persiapan alat dan bahan, instalasi jaringan, instalasi system digital, pelatihan digitalisasi kepada tim, scanning dokumen, dokumentasi perlengkapan laboratorium, media transfer (microfilm ke digital), menterjemah dan membuat panduan penggunaan alat yang berbahasa Inggris, membuat analysis dan validasi data, mengedit file digital, input dan meng-upload data, memberikan label/kode pada peralatan, dan membuat back up data. Dengan pemanfaatan omnipage software pada proses digitalisasi ini memberikan hasil digitalisasi yang lebih efisien dalam kapasitas dan kualitasnya.
Sistem kontrol otomatis dan monitoring temperatur ruangan menggunakan ESP-32 untuk mengendalikan motor DC pada motorized valve I Putu Gede Giri Satriawan; I Made Eri Setiadi; I Putu Bagus Wisnu Saputra; Wayan Nara Wisesa; Dewa Ayu Indah Cahya Dewi; I Gede Suputra Widharma; I Wayan Raka Ardana; I Wayan Teresna; I Wayan Sudiartha; I Nyoman Sugiarta
Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology Vol. 3 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jametech.v3i3.99-103

Abstract

Sistem kontrol otomatis dan monitoring temperature ruangan menggunakan ESP-32 untuk mengendalikan motor DC pada motorized valve yang mengatur aliran air dingin pada AHU (air handling unit) adalah rancangan alat yang dibuat untuk mengontrol suhu pada suatu ruangan. Dengan adanya alat kontrol temperatur otomatis menggunakan mikrokontroler ESP-32, maka dapat menjadikan alternatif untuk kontrol suhu pada suatu ruangan. Alat kontrol temperature otomatis menggunakan mikrokontroler ESP-32, suatu buah sensor suhu termokopel MAX6675 untuk membaca suhu pada supply ducting AHU serta menggerakkan motorized valve dari 0%, 50%, dan 100%. Komponen yang digunakan untuk mengatur pergerakan motorized valve tersebut adalah motor driver L298N. Motor driver L298N ini berfungsi sebagai pengatur tegangan output motor yang di mana tegangan output tersebut diubah menjadi gelombang PWM yang mengatur pergerakan motorized valve, sehingga motorized valve dapat terbuka dari 0%, 50%, dan 100% sesuai dengan pembacaan suhu dari sensor suhu.
Pelatihan Sistem Informasi dan Sumbangan Komputer serta Alat Terapi untuk Yayasan Tapasya Stroke Center di Tabanan Dewa Ayu Indah Cahya Dewi; I Gede Suputra Widharma; I Made Budiada
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.499

Abstract

Yayasan Tapasya Stroke Center Amaranee merupakan organisasi nirlaba yang berlokasi di Jl. Teratai No 41A Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan yang didirikan oleh Nyoman Titiek yang berfokus pada pendampingan dan pemulihan stroke tahun 2017. Selama proses pendampingan dan pemulihan stroke di Yayasan ini masih melakukan pencatatan data penyintas stroke secara manual yang ditulis dalam buku folio dan belum adanya perangkat hardware yang mendukung. Berdasarkan kondisi tersebut, Program Studi Teknik Otomasi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Bali melakukan pengabdian di Yayasan Tapasya Stroke Center Amaranee, dimulai dari tahap persiapan pengabdian dalam bentuk survey ke lokasi, wawancara dengan pengelola yayasan dan observasi yayasan. Tahap kedua yaitu pelaksanaan pengabdian yang berupa pembuatan sistem informasi untuk mengelola data penyintas, data donatur dan relawan berbasis web, sumbangan komputer dan printer untuk mendukung implementasi penggunaan sistem informasi, pelatihan penggunaan sistem informasi dan sumbangan tempat lampu dan alat terapi. Tahap ketiga yaitu evaluasi. Kegiatan pengabdian ini mendapat sambutan baik dari Ketua Yayasan dan pengelola yayasan, selain itu antusias dan kehadiran para penyintas, relawan dan beberapa fisioterapis yang turut membantu saat pelaksanaan kegiatan pengabdian.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENYINTAS STROKE BERBASIS WEB DENGAN METODE SDLC I Gede Suputra Widharma; DA Indah Cahya Dewi; IM Budiada; IN Sunaya; IGN Sangka
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v6i2.889

Abstract

Yayasan penyintas stroke menggunakan sistem informasi pengelolaan data untuk mengelola informasi mengenai kegiatan dan operasional yayasan. Sistem informasi pengelolaan data yayasan meliputi informasi tentang data pasien, data donatur, data keuangan, data operasional, dan sebagainya. Sistem ini terdiri dari berbagai modul atau aplikasi, yaitu modul pendaftaran pasien, modul pengelolaan donasi, dan modul akuntansi. Informasi ini diintegrasikan ke dalam satu sistem agar mudah dikelola dan diakses oleh pihak yang berwenang. Perancangan sistem ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle) dalam lima tahap yaitu Analisis, Perancangan, Implementasi, Pengujian dan Pemeliharaan. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah system informasi berbasis web yang mampu melakukan pemrosesan data secara terintegrasi dan terkomputerisasi dengan baik. Sistem informasi membantu yayasan dalam mengelola informasi dengan lebih efisien dan efektif, mengurangi kesalahan data, meningkatkan pengambilan keputusan yang tepat, memudahkan pelaporan dan audit. Sistem dapat membantu yayasan dalam membangun hubungan yang lebih baik dengan pasien, donatur, dan stakeholder lainnya. 
Animal Tracking Berbasis Internet of Things I Kadek Cahyadi Arta; Andrian Febriyanto; Ida Bagus Made Harisanjaya Adi Nugraha; I Gede Suputra Widharma; Ida Bagus Irawan Purnama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 21 No 1 (2022): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2022.v21i01.P02

Abstract

Peternakan merupakan kegiatan pengembangbiakkan dan pemeliharaan hewan yang dapat dilakukan dengan sistem kandang maupun sistem lepas. Sistem peternakan lepas masih banyak dijumpai di wilayah Nusa Tenggara dan sebagian wilayah di Bali. Peternakan jenis ini sulit dipantau sehingga rentan pencurian. Selain kemungkinan pencurian, sistem pengembalaan hewan ternak seperti ini memiliki banyak resiko lain, salah satunya adalah kehilangan ternak baik itu karena tersesat ataupun terjebak di suatu tempat. Maka dari itu perlu dikembangkan suatu alat pelacak yang mampu memonitoring keberadaan hewan ternak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Internet of Things (IoT) guna memonitoring hewan ternak atau peliharaan dengan memakai GPS, NodeMCU ESP8266, Firebase dan Kodular. Data berupa nilai latitude dan longitude yang didapat oleh modul GPS akan dikirimkan ke Firebase melalui jaringan WiFi. Data tersebut kemudian ditampilkan pada aplikasi Kodular dalam bentuk koordinat latitude, longitude, dan marker pada maps. Selain itu, alat tracking yang dapat dikalungkan pada leher hewan ini dilengkapai dengan lampu LED yang bertujuan untuk memantau posisi hewan ternak pada malam hari sehingga posisi hewan dapat terlihat ketika kondisi gelap. Kata Kunci— Animal Tracking, Firebase, GPS, IoT, Kodular