Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : library insight journal

Urgensi Penyusunan Daftar Arsip Inaktif Sebagai Salah Satu Kegiatan Pengelolaan Arsip Inaktif: Studi Kasus Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap Margareta AD; Dyah Safitri
Library Insights Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Library Insight Journal
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lij.v2i2.50302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi urgensi penyusunan daftar arsip inaktif sebagai langkah penting dalam mengoptimalkan pengelolaan arsip inaktif di Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap. Pengelolaan arsip inaktif di DPMPTSP Kabupaten Cilacap mengalami berbagai kendala, seperti penumpukan arsip yang tidak terstruktur dengan baik, kesulitan dalam temu kembali arsip, serta keterbatasan sumber daya manusia dan sarana penyimpanan yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan berbagai informan di DPMPTSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan daftar arsip inaktif sangat penting untuk meningkatkan keteraturan, efisiensi penyimpanan, dan kemudahan dalam temu kembali arsip. Daftar arsip inaktif memiliki peran penting dalam mengelola arsip yang jarang digunakan, tetapi tetap memiliki nilai guna untuk kepentingan administratif, hukum, dan referensi sejarah. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun kebijakan pengelolaan arsip inaktif telah ditetapkan, implementasinya masih belum konsisten antar unit kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, meningkatkan pelatihan kearsipan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kearsipan, serta sarana penyimpanan arsip untuk mendukung pengelolaan arsip inaktif yang lebih efektif dan akuntabel.
Optimalisasi Fungsi Aplikasi Simaori Guna Mendukung Percepatan Penyelesaian Laporan Masyarakat: Studi Kasus Pada Ombudsman Republik Indonesia Rynova Anindya Jasmine; Dyah Safitri
Library Insights Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Library Insight Journal
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/lij.v3i1.53200

Abstract

Penelitian ini mengkaji optimalisasi fungsi aplikasi SIMAORI dalam mendukung percepatan penyelesaian laporan masyarakat di Ombudsman Republik Indonesia. Volume laporan masyarakat yang terus meningkat dari 18.111 laporan pada 2021 menjadi 23.596 pada 2025 menuntut sistem pengelolaan arsip yang efisien dan terintegrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur dengan tujuh informan dari Biro SDMU dan Biro AP4, serta studi dokumen internal. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman dan kerangka penilaian sosioteknis Laudon & Laudon (2020) yang mencakup dimensi organisasi, manajemen, dan teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan SIMAORI telah mendigitalisasi empat fungsi utama yaitu pencatatan, klasifikasi otomatis, akses dokumen secara real-time, dan temu kembali dokumen. Namun sistem belum optimal karena tidak tersedianya fitur distribusi otomatis ke Keasistenan Utama, sehingga distribusi laporan masih dilakukan manual melalui email dan WhatsApp setiap hari. Kendala lain meliputi kesalahan klasifikasi kode LM, ketergantungan pada PDN tanpa backup lokal, dan fitur pencarian yang tidak akurat. Upaya optimalisasi berupa bimbingan teknis, FGD, dan pengajuan penambahan fitur belum terealisasi optimal karena terkendala anggaran dan kontrak vendor. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan fitur distribusi otomatis, penerbitan SK wajib penggunaan SIMAORI, dan penjadwalan bimbingan teknis secara rutin.