Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Strategi Pembelajaran Know Want Learn Dalam Pembelajaran Mengidentifikasi Alur Cerita Dan Konflik Teks Drama Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Buay Sandang Aji Oku Selatan Ratih Utami Ramadhaniati; Dewi Lestari; Darningwati; Samsul Anam
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2022): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.328 KB) | DOI: 10.58218/alinea.v2i3.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Buay Sandang Aji OKU Selatan dalam pembelajaran mengidentifikasi alur cerita dan konflik teks drama sebelum dan setelah menggunakan strategi pembelajaran Know Want Learn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimen.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes tertulis berbentuk objektif. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif menggunakan rumus uji t.. Berdasarkan hasil analisis data tes pada pretest menunjukan bahwa siswa sebanyak 9 orang siswa (30%) termasuk kategori tuntas. Sebanyak 27 orang siswa (90%) termasuk kategori tidak tuntas dengan nilai rata-rata siswa mencapai 58,67%. Selanjutnya, pada posttest menunjukan sebanyak 21 orang siswa (70%) termasuk kategori tuntas. Sebanyak 9 orang siswa (10%) termasuk kategori tidak tuntas dengan nilai rata-rata siswa mencapai 78,33%. Berdasarkan hasil analisis uji t dapat diketahui thitung sebesar 9,10, jika dibandingkan dengan ttabel pada taraf signifikan 5% dengan df 29 yaitu 2,04. Hal ini, menunjukan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (9,10 > 2,04). Artinya, Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Know Want Learn efektif digunakan dalam pembelajaran mengidentifikasi alur cerita dan konflik teks drama siswa kelas XI SMA Negeri 1 Buay Sandang Aji OKU Selatan.
Pkm Pelatihan Blended Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Digital Raihan, Siti; Wizerti Ariastuti Saleh; Ratih Utami Ramadhaniati; Saprizal
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2820

Abstract

Blended learning training for elementary school teachers who are members of the Timbuseng Teacher Working Group (KKG), Pattallassang District, Gowa Regency is motivated by the demands of digital transformation in education in the society 5.0 era as well as the readiness of partner schools that already have adequate supporting facilities and a strong willingness to improve digital competence. The aim of this activity is to improve teacher competence in managing blended learning through the use of Google Classroom, Padlet, Canva, Kahoot!, and Quizizz. The method used is a three-day training and workshop with an experiential learning approach, including preparation, implementation, as well as evaluation and mentoring stages. The results showed a significant increase in teacher competence with an average pre-test score of 46.6 increasing to 87.5 in the post-test, and N-Gain values ranging from 0.58 to 0.71 which are included in the medium to high category. All 25 teachers succeeded in producing outputs in the form of 25 Google Classroom classes, 25 Padlet boards, 25 Canva teaching modules, and 25 Kahoot! and Quizizz interactive quizzes. The implications of this activity are increased teacher confidence in managing blended learning and the formation of a WhatsApp-based teacher learning community. In conclusion, blended learning training is effective in improving teacher competence and plays an important role in supporting schools to transform towards inclusive and equitable education