Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Perancangan Consept Art dan Storyboard pada Animasi Lala dan Penjaga Hijau Amelia, Fitri; Ocmi Sakti, Sheanny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27172

Abstract

Perkembangan industri animasi di Indonesia semakin pesat, tidak hanya sebagai media hiburan tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penyampaian pesan moral. Penelitian ini berfokus pada perancangan concept art dan storyboard untuk animasi Lala dan Penjaga Hijau, yang bertujuan menyampaikan pesan pelestarian lingkungan melalui interaksi tokoh utama dengan roh penjaga hutan. Metode yang digunakan meliputi pipeline produksi untuk alur kerja terstruktur dan teknik thumbnail sketching untuk eksplorasi desain cepat. Concept art dikembangkan menggunakan Adobe Photoshop, sedangkan storyboard dibuat dengan Storyboard Pro 20.1 untuk memvisualisasikan alur cerita, sudut kamera, dan komposisi adegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menghasilkan desain visual yang kohesif dan storyboard yang terarah, sehingga mempercepat produksi dan meminimalkan kesalahan. Dengan demikian, perancangan concept art dan storyboard yang matang menjadi kunci dalam menciptakan animasi berkualitas tinggi yang selaras dengan visi cerita. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami peran elemen visual dalam narasi animasi serta manfaat praktis dalam meningkatkan efisiensi produksi.
Perancangan Film Animasi untuk Edukasi Pertanian Jagung “Dari Benih yang Menjadi Berkat” Hanafiah, Mhd Ali; Sakti, Sheanny Ocmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27239

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara penyampaian informasi, termasuk dalam bidang pendidikan. Namun, materi edukatif di bidang pertanian masih dominan disampaikan melalui metode konvensional yang kurang menarik bagi generasi muda. Artikel ini membahas rancangan media edukasi berbasis animasi 2D berjudul "Dari Benih Menjadi Berkat" sebagai solusi untuk meningkatkan minat dan pemahaman generasi muda terhadap pertanian, khususnya budidaya jagung. Pendekatan ini menggabungkan nilai edukatif dengan visual yang kreatif dan narasi yang inspiratif. Penggunaan animasi 2D dipilih karena fleksibilitas dalam penyampaian pesan, biaya produksi yang lebih rendah, serta efektivitasnya dalam menyederhanakan informasi kompleks. Studi ini berlandaskan pada beberapa penelitian terdahulu yang menegaskan peran media visual interaktif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Diharapkan, karya ini dapat menjadi contoh inovatif dalam penggunaan media kreatif untuk edukasi pertanian dan menginspirasi pendekatan serupa di bidang lainnya.
Application of 3D Animation Techniques Anticipation and Follow Through in Makania Season 2 Series Kurniawan, Muhammad Abdi; Sakti, Sheanny Ocmi
International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Vol 6, No 01 (2025): International Journal of Applied Counseling and Social Sciences
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0051301ijaccs

Abstract

This study examines the application of the anticipation and follow through principles in 3D animation to improve motion clarity and realism. The research focuses on Makania Season 2, episode 11, titled “Next Level,” produced by Piapi Creative Media and broadcast on Astro Ceria and Sooka. The animation was developed using Blender 3.6.11 with a pose to pose workflow, including blocking, in-between, and polish stages, complemented by revisions from supervisors and clients. Motion data were obtained from real-world observation and visual references, and were applied to both human and non-human characters. Findings show that consistent use of these principles enhanced movement naturalness, emotional expression, and narrative delivery, particularly in dynamic scenes such as chases and comedic interactions. This research contributes practical insights for animators and supports the creation of visually engaging 3D animations within the Indonesian creative industry.
Pembuatan Video Edukasi Berbasis Motion Graphic dengan Tema Mengatasi Kecanduan Media Sosial Azizah Dwi Handayani; Sakti, Sheanny Ocmi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19060

Abstract

Kecanduan media sosial telah menjadi fenomena yang meluas dikalangan remaja saat ini. Penggunaan media sosial yang berlebihan memberikan dampak negatif bagi penggunany, seperti terganggunya kualitas tidur dan menurunnya produktivitas. Memanfaatkan motion graphic sebagai media edukasi mampu menggabungkan elemen visual dan audio, sehingga lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Perancangan motion graphic bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kecanduan media sosial serta mengatasi perilaku tersebut berdasarkan teori habit loop yang dikenalkan oleh Charles Duhigg. Habit loop terdiri dari pemicu, rutinitas, dan hadiah. Metode perancangan menggunakan pipeline karena sistem pengerjaan lebih sistematis dan terstruktur, terdiri dari pra-produksi, produksi, dan paska-produksi. Hasil karya beupa video edukasi berbasis motion graphic tentang kecanduan media sosial dengan durasi 2 menit. gaya visual yang digunakan flat design serta penggunaan tone warna cerah dan lembut untuk membangun suasana positif. Motion graphic ini diharapkan mampu menjadi media edukasi terutama remaja dan dewasa muda agar lebih bijak dalam penggunaan media sosial, serta mampu mengelola waktu penggunaan media sosial yang berlebihan.
Implementasi “ Metode Pose To Pose pada Ekspresi Karakter “ dalam Serial Little Ammar Season 3 EPS 28 Shot 21 Muhammad Yusuf; Geovanne Farell; Falma, Fris Okta; Ocmi Sakti, Sheanny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19109

Abstract

Permasalahan utama dalam produksi animasi edukatif untuk anak-anak adalah bagaimana menyampaikan pesan moral secara emosional tanpa mengandalkan narasi verbal yang kompleks. Dalam proyek animasi Little Ammar, Shot 21 dirancang untuk menggambarkan transisi emosi karakter utama dari rasa takut menjadi berani. Tantangan teknis yang dihadapi animator adalah menciptakan perubahan ekspresi secara halus, konsisten, dan dapat dipahami secara visual oleh anak-anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi teknik pose to pose dalam mengatur ekspresi karakter, serta bagaimana fitur Blender 3.4 seperti Graph Editor, Inverse Kinematics (IK), dan sistem keyframing digunakan untuk menghasilkan gerakan yang ekspresif dan meyakinkan. Metode produksi yang digunakan mencakup tahapan blocking, refining, stabilizing, dan polishing, yang dikombinasikan dengan prinsip animasi seperti timing, spacing, dan ease in-out. Komunikasi antar-tim dilakukan secara daring melalui Discord dan Google Sheets untuk efisiensi kolaborasi. Hasilnya, ekspresi karakter mampu menggambarkan proses psikologis karakter secara bertahap dan emosional. Shot ini juga berhasil menyampaikan pesan edukatif keberanian dan kemandirian melalui kombinasi visual dan musik. Proyek ini membuktikan bahwa pendekatan teknis yang tepat dapat menghasilkan animasi edukatif yang efektif secara naratif dan menarik secara visual. Kata kunci: animasi karakter, pose to pose, ekspresi emosi, Blender, keberanian, edukasi anak
Penerapan Gerak Animasi 3D Pada Serial Animasi Little Ammar Season 04 Episode 01 - 09 M Zikri; Sheanny Ocmi Sakti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1387

Abstract

Proyek akhir ini bertujuan untuk menerapkan gerak animasi 3D dalam serial animasi Little Ammar Season 04 Episode 01–09, yang ditujukan untuk anak-anak usia 1–9 tahun. Serial inimengusung nilai-nilai edukatif dan Islami yang disampaikanmelalui visualisasi yang menarik dan ramah anak. Metode yang digunakan dalam proyek ini adalah pipeline produksi animasiyang terdiri dari tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Tahapan animasi mencakup teknik blocking, spline, dan polishing, dengan pendekatan pose to pose untukmemastikan kualitas gerak dan ekspresi karakter yang sesuaidengan alur cerita. Proyek ini menggunakan perangkat lunakBlender 3D dengan render engine Cycles dan resolusi Full HD 1920x1080 piksel. Evaluasi teknis menunjukkan bahwa animasiberhasil menyampaikan pesan secara efektif dengan kualitasvisual yang baik, ritme gerakan yang halus, serta karakter yang menarik dan konsisten. Hasil ini membuktikan bahwa penerapananimasi 3D dapat meningkatkan daya tarik dan efektivitas pesandalam serial anak-anak. Proyek ini diharapkan dapat menjadireferensi teknis dan artistik dalam pengembangan animasiedukatif di industri kreatif Indonesia.
Implementasi Lighting Dan Rendering Video Animasi“Lala Dan Penjaga Hijau” Muhammad Habil; Sheanny Ocmi Sakti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3119

Abstract

Laporan tugas akhir ini membahas proses perancangan Lighting dan Rendering dalam produksi video animasi 3D berjudul “Lala dan Penjaga Hijau”. Animasi ini bertujuan untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya peduli terhadap lingkungan. Metode pengembangan yang digunakan adalah Pipeline, yang mencangkup tahapan Pra-produksi, produksi dan pasca-produksi untuk memastikan alur kerja yang efisien dan terstruktur. Pada penerapan Lighting, teknik three point lighting dipakai untuk menciptakan pencahayaan yang seimbang dan tiga dimensi pada subjek, sehingga subjek terlihat menonjol dan tidak datar serta membantu mengontrol bayangan dan kontras untuk memberikan fleksibilitas dalam suasana yang di inginkan. Sedangkan pada tahap Rendering yang digunakan adalah render cycle untuk menghasilkan gambar atau video berkualitas tinggi yang realistis dengan menyimulasikan bagaimana cahaya berinteraksi dengan objek dalam sebuah adegan. Proses ini didukung oleh penggunaan perangkat lunak Blender 3.6. Hasil akhir menunjukkan bahwa penggunaan metode dan teknik tersebut mampu menghasilkan Lighting dan Rendering yang mampu mendukung suasana dan emosi pada cerita secara optimal. Laporan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembaca yang ingin mengetahui bidang animasi, khususnya dalam tahapan perancangan visual.
Penerapan Motion Graphic Pada Animasi 2D Sirah Nabawiyah Andra Hariadi Fernando; Sheanny Ocmi Sakti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3161

Abstract

The study purpose was to explore the application of 2D motion graphic animation in the educational animation series "Sirah Nabawiyah," produced by Studio Piapi, aiming to enhance public understanding of the life and teachings of Prophet Muhammad SAW and to share practical experience in motion graphic animation as a learning resource for aspiring animators. Materials and methods involved a combination of creative design and animation techniques using 2D motion graphic tools, focusing on integrating graphic elements, text, and audio to create dynamic and engaging visual narratives. The study also involved reflection on the animator’s professional experience in the production process of the series. Results demonstrated that 2D motion graphic animation is effective in visualizing complex Islamic historical concepts simply and attractively, making the content accessible and educational for children and the wider community. The medium proved beneficial not only for communication but also for artistic expression aligned with cultural and religious values. Conclusions indicate that 2D motion graphic animation is a suitable and impactful media format for religious educational content like "Sirah Nabawiyah." It supports enhanced learning engagement, encourages value internalization, and offers a practical platform for training future motion graphic animators.
Implementasi Metode Digital Storyboarding Pada Naskah Serial Animasi 2d Sirah Nabawiyah Episode 1 Waffa Alhusna; Sheanny Ocmi Sakti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3337

Abstract

The study purpose was to analyze the implementation of digital storyboarding in translating the script of Sirah Nabawiyah Episode 1 into a storyboard, focusing on the visual conformity with the script. Animation has rapidly evolved as a creative industry medium that combines audio and visual elements, playing a significant role not only as entertainment but also as an educational tool across various age groups. This study highlights the special challenges of Islamic historical animation, which requires visual appeal alongside historical accuracy and adherence to Islamic representation guidelines. The pre-production phase, especially storyboard creation, is critical in minimizing production errors and costs. Sirah Nabawiyah, a collaborative animated series between Durioo and Piapi Studio, targets children aged 6-12 years and aims to present the history of Prophet Muhammad SAW with simple visuals and narrative styles accessible to young audiences. Materials and methods involved the use of digital storyboarding techniques to transform the written script into comprehensive visual guides, determining effective shot composition and smooth narrative flow. Adobe Photoshop was utilized as the primary software tool. The process facilitated technical collaboration across teams while ensuring adherence to client guidelines established during the conceptual stage. Results demonstrated a high level of visual consistency with the script, with the storyboard effectively conveying moral and historical messages tailored for children. The use of digital storyboarding improved workflow efficiency and accuracy, producing outputs that meet technical standards and narrative requirements. Conclusions indicate that digital storyboarding is an effective method for producing Islamic educational animation, ensuring continuity between script, storyboard, and animatic stages while maintaining visual and technical quality.
OPTIMALISASI POTENSI DIGITAL UMKM DI KOTA PAYAKUMBUH MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI Thamrin, Thamrin; Sartika Anori; Khairi Budayawan; Geovanne Farell; Vera Irma Delianti; Sheanny Ocmi Sakti
Journal of Community Service Vol 7 No 2 (2025): JCS, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v7i2.294

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pandangan bisnis secara dramatis, termasuk dalam strategi pemasaran produk .Perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan digital marketing dalam mempromosikan produk mereka. Namun, banyak pelaku UMKM di Kota Payakumbuh yang masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi ini, terutama dalam membuat materi promosi digital yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi digital UMKM melalui pelatihan pemanfaatan teknologi, khususnya dalam pembuatan materi digital marketing menggunakan Aplikasi Capcut. Kegiatan ini menggunakan metode pelatihan langsung yang mana pesertanya adalah pemilik UMKM di kota Payakumbuh. Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Payakumbuh Barat ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam membuat materi promosi digital yang dapat diterapkan dalam usaha mereka. Selain itu, pelatihan ini juga membuka wawasan peserta tentang pentingnya digital marketing dalam meningkatkan daya saing produk mereka di pasar yang semakin kompetitif, serta memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam usaha mereka.