Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perancangan Consept Art dan Storyboard pada Animasi Lala dan Penjaga Hijau Amelia, Fitri; Ocmi Sakti, Sheanny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27172

Abstract

Perkembangan industri animasi di Indonesia semakin pesat, tidak hanya sebagai media hiburan tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penyampaian pesan moral. Penelitian ini berfokus pada perancangan concept art dan storyboard untuk animasi Lala dan Penjaga Hijau, yang bertujuan menyampaikan pesan pelestarian lingkungan melalui interaksi tokoh utama dengan roh penjaga hutan. Metode yang digunakan meliputi pipeline produksi untuk alur kerja terstruktur dan teknik thumbnail sketching untuk eksplorasi desain cepat. Concept art dikembangkan menggunakan Adobe Photoshop, sedangkan storyboard dibuat dengan Storyboard Pro 20.1 untuk memvisualisasikan alur cerita, sudut kamera, dan komposisi adegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menghasilkan desain visual yang kohesif dan storyboard yang terarah, sehingga mempercepat produksi dan meminimalkan kesalahan. Dengan demikian, perancangan concept art dan storyboard yang matang menjadi kunci dalam menciptakan animasi berkualitas tinggi yang selaras dengan visi cerita. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami peran elemen visual dalam narasi animasi serta manfaat praktis dalam meningkatkan efisiensi produksi.
Perancangan Film Animasi untuk Edukasi Pertanian Jagung “Dari Benih yang Menjadi Berkat” Hanafiah, Mhd Ali; Sakti, Sheanny Ocmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27239

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara penyampaian informasi, termasuk dalam bidang pendidikan. Namun, materi edukatif di bidang pertanian masih dominan disampaikan melalui metode konvensional yang kurang menarik bagi generasi muda. Artikel ini membahas rancangan media edukasi berbasis animasi 2D berjudul "Dari Benih Menjadi Berkat" sebagai solusi untuk meningkatkan minat dan pemahaman generasi muda terhadap pertanian, khususnya budidaya jagung. Pendekatan ini menggabungkan nilai edukatif dengan visual yang kreatif dan narasi yang inspiratif. Penggunaan animasi 2D dipilih karena fleksibilitas dalam penyampaian pesan, biaya produksi yang lebih rendah, serta efektivitasnya dalam menyederhanakan informasi kompleks. Studi ini berlandaskan pada beberapa penelitian terdahulu yang menegaskan peran media visual interaktif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Diharapkan, karya ini dapat menjadi contoh inovatif dalam penggunaan media kreatif untuk edukasi pertanian dan menginspirasi pendekatan serupa di bidang lainnya.
Application of 3D Animation Techniques Anticipation and Follow Through in Makania Season 2 Series Kurniawan, Muhammad Abdi; Sakti, Sheanny Ocmi
International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Vol 6, No 01 (2025): International Journal of Applied Counseling and Social Sciences
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0051301ijaccs

Abstract

This study examines the application of the anticipation and follow through principles in 3D animation to improve motion clarity and realism. The research focuses on Makania Season 2, episode 11, titled “Next Level,” produced by Piapi Creative Media and broadcast on Astro Ceria and Sooka. The animation was developed using Blender 3.6.11 with a pose to pose workflow, including blocking, in-between, and polish stages, complemented by revisions from supervisors and clients. Motion data were obtained from real-world observation and visual references, and were applied to both human and non-human characters. Findings show that consistent use of these principles enhanced movement naturalness, emotional expression, and narrative delivery, particularly in dynamic scenes such as chases and comedic interactions. This research contributes practical insights for animators and supports the creation of visually engaging 3D animations within the Indonesian creative industry.
Pembuatan Video Edukasi Berbasis Motion Graphic dengan Tema Mengatasi Kecanduan Media Sosial Azizah Dwi Handayani; Sakti, Sheanny Ocmi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19060

Abstract

Kecanduan media sosial telah menjadi fenomena yang meluas dikalangan remaja saat ini. Penggunaan media sosial yang berlebihan memberikan dampak negatif bagi penggunany, seperti terganggunya kualitas tidur dan menurunnya produktivitas. Memanfaatkan motion graphic sebagai media edukasi mampu menggabungkan elemen visual dan audio, sehingga lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Perancangan motion graphic bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kecanduan media sosial serta mengatasi perilaku tersebut berdasarkan teori habit loop yang dikenalkan oleh Charles Duhigg. Habit loop terdiri dari pemicu, rutinitas, dan hadiah. Metode perancangan menggunakan pipeline karena sistem pengerjaan lebih sistematis dan terstruktur, terdiri dari pra-produksi, produksi, dan paska-produksi. Hasil karya beupa video edukasi berbasis motion graphic tentang kecanduan media sosial dengan durasi 2 menit. gaya visual yang digunakan flat design serta penggunaan tone warna cerah dan lembut untuk membangun suasana positif. Motion graphic ini diharapkan mampu menjadi media edukasi terutama remaja dan dewasa muda agar lebih bijak dalam penggunaan media sosial, serta mampu mengelola waktu penggunaan media sosial yang berlebihan.
Implementasi “ Metode Pose To Pose pada Ekspresi Karakter “ dalam Serial Little Ammar Season 3 EPS 28 Shot 21 Muhammad Yusuf; Geovanne Farell; Falma, Fris Okta; Ocmi Sakti, Sheanny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19109

Abstract

Permasalahan utama dalam produksi animasi edukatif untuk anak-anak adalah bagaimana menyampaikan pesan moral secara emosional tanpa mengandalkan narasi verbal yang kompleks. Dalam proyek animasi Little Ammar, Shot 21 dirancang untuk menggambarkan transisi emosi karakter utama dari rasa takut menjadi berani. Tantangan teknis yang dihadapi animator adalah menciptakan perubahan ekspresi secara halus, konsisten, dan dapat dipahami secara visual oleh anak-anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi teknik pose to pose dalam mengatur ekspresi karakter, serta bagaimana fitur Blender 3.4 seperti Graph Editor, Inverse Kinematics (IK), dan sistem keyframing digunakan untuk menghasilkan gerakan yang ekspresif dan meyakinkan. Metode produksi yang digunakan mencakup tahapan blocking, refining, stabilizing, dan polishing, yang dikombinasikan dengan prinsip animasi seperti timing, spacing, dan ease in-out. Komunikasi antar-tim dilakukan secara daring melalui Discord dan Google Sheets untuk efisiensi kolaborasi. Hasilnya, ekspresi karakter mampu menggambarkan proses psikologis karakter secara bertahap dan emosional. Shot ini juga berhasil menyampaikan pesan edukatif keberanian dan kemandirian melalui kombinasi visual dan musik. Proyek ini membuktikan bahwa pendekatan teknis yang tepat dapat menghasilkan animasi edukatif yang efektif secara naratif dan menarik secara visual. Kata kunci: animasi karakter, pose to pose, ekspresi emosi, Blender, keberanian, edukasi anak